Sunday, July 27, 2008

Kisahku dengan orang yang SKSD

SKSD alias Sok Kenal Sok dekat..
Pernah nemui orang yang seperti itu nggak?
kalau pernah bagaimana perasaan anda.
Senang, sebel atau marah?

pasti jawabannya tergantung SKSDnya seperti apa dan bagaimana suasana hati kita?
Sayapun pernah ngalami jadi korban SKSD jadi juga pernah jadi pelaku

Jadi pelaku
Ya kadang sikap itu diperlukan juga guna proses recruitmen
Ya dakwah fardiyah lah..
Tapi tentu sama sesama jenis kalau lawan jenis masih da yang lain
Tanggapan korban, macem-macem. Da yang cuek, da yang senang
Tapi kalau marah belum ada deh.

Tapi kalau jadi korban SKSD
ya pasti tergantung seperti yang diatas..
Misalnya suatu hari ketika saya diperpustakaan
Ketika sedang asyik-asyiknya browsing, lumayanlah gratisan.
Tiba-tiba datanglah seorang mahasiswa,
Langsung tanya " mbak, internetnya yang satu kosong?'
"iya, pakai aja" jawabku agak kaget.
kebetulan komputer sebelahku kosong
"mbak, ajarin aku nyimpan di flashdisc ya!" pintanya
belum sempat kujawab iapun dah berkata" saya coba dirumah nggak bisa trus, kenapa ya?"
akupun tersenyum.. "coba mana flashnya.."tanyaku
iapun menyodorkan flash kepadaku
Kemudian aku ajarin bagaimana buka, nyimpan dari komputer dll
Saya kembali menekuri komputerku.
" mbak kalau nyimpen ini, sama seperti tadi?'
Ia menunjukkan hasil browsingnya.Saya kembali mengajarinya
Berikutnya masih tanya bagaimana, mindah data dari flash ke email, nyimpen data dll.
Ya agak gimana githu, sempet terpikir apa saya ada tampang penjaga warnet atau Operator komputer?..
Sampai akhirnya ada hawa-hawa dosen yang suka nanyain kapan lulus datang.
"he..kamu disini tho.Kapan lulus?" pertanyaan klasik yang sudah bisa ku tebak.
Tapi tunggu kayaknya orang sebelahku kaget,,
"lho..mbak semester.."belum sempat ia melanjutkan kata-katanya
akupun menyahut"iya..dah tua nih..memang nggak kelihatan semester tua ya?
Akupun tersenyum syukurin...
"maaf mbak..tak kira semester bawah.."katanya agak malu
Ia pun langsung buru-buru mencabut flashnya.
"eiiit tunggu..jangan asal dicabut. ntar cepet rusak flashmu"seruku
"oooh..lha gimana mbak?"tanyanya malu
Akupun membantu ia mengeluarkan flashnya
"mbak aku pasang lagi ya, ntar ajarin lagi.." katanya tanpa dosa.
"yee. masih pede juga nih anak. dari tadi minta tolong aja" Batinku
Ya nggak apa-apalah. daripada ia GAptek...
"makasih ya, mbak..."
"ya.."jadi bayangin apa adek lelakiku besok juga seperti dia..?


Antara sedih dan senang "ada curhatan"

Kemaren di tengah perjalanan menuju kampus, tiba-tiba ban sepedaku bocor
Alhamdulillah pas didepan bengkel.
Sambil nunggu ban ditambal, aku mulai ambil HP
mengabari temanku yang nunggu ujian teman sekelasku
Karena aku juga mau nunggu ujian skripsinya
Tapi ternyata ia sudah selesai
Ya udah aku kasih selamat via HP sambil tanya dosen yang akan kutemuai ada nggak

Wah bosen juga nunggu tambal ban
Akhirnya aku ketik beberapa kata Tausiyah made ku sendiri
lumayan ada paket 50 SMS untuk hari ini.
kemudian aku kirim ke beberapa teman.
Demikian selanjutnya kegiatanku mengarang kata dan mengirimkan ke beberapa teman

Akhirnya sesampai dikampus
ketika tengak-tengok nyari dosen
tiba-tiba mataku tertuju kepada adik kelasku, yang tadi jadi salah satu " korban" SMSku
Temannya segera meraih tanganku dan menyapa dengan salam
sedang dia
Cuma memekik tertahan dengan posisi mulut ditutup tangan..
Akupun berkata sama temannya dengan nada bercanda
"tuh, ketemu bukannya salam malah diam aja"
"Mbak, aku senang banget ketemu mbak.." jawabnya sambil memeluk aku serta cipika-cipiki
Kemudian ia menciumi tanganku layaknya santri ke bu Nyai.
Akupun melakukan hal yang sama sambil bercanda kulontarkan kata"tangan mbak bau terasi nih, jangan diciumi". Aku memang nggak terlalu senang diperlakukan seperti itu.
"mbak, sukron ya tausiyahnya tadi..Kebetulan aku juga lagi ada masalah" curhatnya kemudian.
ya kebetulan aku tadi mengirimi ia kata-kata tentang kesabaran
"mbak, kirimi aku lagi ya..aku juga mau curhat nih" sambungnya memelas
"insya Allah, tapi masalahnya apa dulu, biar pas ntar kata-katanya" jawabku saat itu
denganwajah yang agak muram seakan mau mengatakan sesuatu ia berkata lirih ke telingaku
"mbak, aku sedang ada masalah. Tapi besok aja ceritanya. Tapi jangan bilang sapa2, kalau ditanya aku ada maslah apa"
"memang mbak mau crita sama sapa, kan jarang main kesini sekarang" jawabku memberi kepastian
"ya dah mbak, besok ya.."
iapun pergi meninggalkanku...

sepeninggal dia ada rasa senang dihati
"yee aku da"pasien" lagi, dah lama nggak mecahin masalah orang"
Ya dulu aku pernah saingan dengan seorang mahasiswa jurusan konseling untuk mendapat "pasien" terbanyak. Bahkan dulu aku pernah menang banyak dari ummi angkatku yang seorang psikolog dalam jumlah orang yang"curhat"
bahagia karena bisa jadi orang yang dipercaya, tapi...
tiba-tiba aku merenung benarkah, perasaanku selama ini?
senang? bukankah harusnya kita sedih dengan penderitaan orang lain.
Bukankah tiap orang yang punya masalah itu dalam kondisi menderita
kenapa aku harus senang
apakah selama ini aku bersenang-senang diatas penderitaan orang lain
Pertanyaan-pertanyaan itupun silih berganti melintas dalam pikiranku

Tapi akhirnya aku sadar bahwa kita harus bersedih atas masalah orang lain
dan kemudian berusaha bersama untuk memecahkannya
dan bahagia atas kebersamaan dalam suka dan duka serta bahagia bila teman kita bisa keluar dari masalah.
Dan yang paling penting bahagia menjadi bagian atas dirinya..

Thursday, July 24, 2008

Percaya nggak..?

Dapatkan Mesej Bergambar di Sini

Lomba bikin theme blog yang islami

Bagi temen-temen yang bakat bikin theme islami bisa ikut lomba ini
info lengkap kunjungi http://murnii.multiply.com/journal/item/242/Berani_terima_tantangan
sapa tahu, menang...hadiah kalau nggak mau bisa dikasih ke saya,hehe..

Akhirnya roboh juga...

Akhirnya roboh juga benteng kesabaranku
beberapa kali tegar mendengar teman-teman kencang berlari
Masih keukeuh, alah ntar...
tapi kini bertubi-tubi orang-0rang yang satu barisan
mulai berlari mengejar mimpi
aku masih dengan keenganan merangkak
benar-benar merangkak

Berjuta apologi yang terlontar
hanya sebagai alasan untuk bermanja diatas buaian
Huh..kadang benci dengan diri yang begini
Afwan...huh..hanya bisa kuucapakan atas diri yang masih setia berdiri disini

Memori dengan teteh: bener teh eneng lupa mikir yang nomor hiji..punten..

Maafkan aku duhai para kekasihku..

Tadi pagi dapat SMS dari ibu sang kekasih hati
Menanyakan kepastianku untuk bisa bertemu anaknya lagi
"duh...maafkan daku kekasihku.."
mungkin daku belum bisa untuk menemuimu kembali tiap hari.
Tempat yang seharusnya menjadi tempat romantis dan tempat masa-masa indah dulu
tidak berkenan menerimaku

Kemaren sang kekasih yang lain mengkhawatirkanku
atas beberapa hal yang menimpaku
Menjadi beban pikiranmu
"Maafkan daku duhai kekasihku..."
bukan maksud membebani pikiranmu
Ku tak mau kau memikirkan apapun yang menimpaku
percayalah aku bisa berdiri tegak

Setahun yang lalu
aku pernah membuat janji
untuk memberi hadiah kecil atas semua cinta dan kasih sayangmu
Tapi hingga kini aku belum bisa mewujudkannya
"maafkan daku duhai kekasihku...
kekasih yang selalu dihati dan mengisi tiap hariku ditiap hembusan nafasku..

Maafkan daku...
Mungkin ada waktu, moment dan cara yang tepat
untuk kita memadu cinta dan bermanja..

Spesial untuk kekasih2ku : Daffa (mantan muridku ), murobbiyah dan khusus Ummi dirumah

Wednesday, July 23, 2008

hati2 dalam bercanda..

Bercanda, bergurau atau apapun namanya
mungkin sering kali kita lakukan
Tapi pernahkah kita bertanya
apakah dalam bercanda kita masih dalam koridor2 yang berlaku
tidak berbohong, menyakiti hati orang lain atau ghibah?

kadang kita sering bercanda hanya sekedar membuat orang lain tertawa
walau kadang orang lain ada yang menangis atau justru marah
atau pernah sadar dalam bercanda ternyata kita mencetak point2 dosa yang labih banyak?

Karena pada dasarnya dalam tiap sisi kehidupan kita itu diatur dalam islam
termasuk bercanda...
tidak boleh bercanda yang berlebihan, membuat orang lain marah, berbohong, atau ghibah..

Pernah suat ketika hampir2 saja kau menangis karena gurauan ibu dan keluargaku.

    suatu hari ketika solo sedang diterjang banjir, malam hari aku harus meladeni beberapa SMS yang mengabarkan keadaan beberapa daerah..saya pun berusaha mengecek keadaan teman-teman yang dekat daerah yang diprediksi terkena banjir..

    Malam sampai pagi saya masih sibuk menghubungkan orang-orang yang mohon bantuan ke orang-orang yang dilapangan.Tapi pagi-pagi ada SMS dari bulik " cepat pulang, banjir dah sampai timur desa.."
degh..masih dalam keadaan sedikit cemas saya berusaha menanyakan keadaan rumah, karena saat itu posisiku sedang berada di daerah yang jauh dari rumah. Tinggal dengan sebuah keluarga yang memeintaku tinggal dirumahnya. Dan keluargaku nggak tahu, yang mereka tahu aku kost.
Sampai akhirnya ada SMS " ....Ibu kamu kesitu nggak? tadi pamit mau nyusul kamu..."
"ummi nyusul aku?" aku mulai panik, dan pada kondisi tersebut aku sudah kehabisan pulsa. Terpaksa aku minta ke mmi angkatku.
Dan ketika aku telpon terdengar nada bercanda. tapi karena kekuatiranku. Aku masih ngotot menayakan kepastian keberadaan ummi. Dan jawaban yang ku peroleh" tadi pamit nyusul kamu, trus ni nggak da dirumah"
Ya ampun mana mungkin ummi nyusul, ia nggak tahu aku tinggal dimana. Pun ketika aku putuskan untuk tinggal dirumah ummi angkatku, aku hanya bilang kost. Dan memang ummi agak keberatan.
    Akhirnya ummi angkatku bilang" de' mungkin cuma bercanda."Akupun coba sedikit tenang setelah hampir2 menangis, memang ketika terjadi musibah dirumah aku sering tidak dirumah.Seperti ketika terjadi gempa, aku sedang diluar kota..itupun aku harus menangis karena kehilangan kontak. dan sekarang...
ketika sudah agak tenang, aku pun pamit menjemput adek tingkat yang minta bantuan ngantar surat pembicara ke kost sebelah.
'neng turun depan UMS ya, ntar teteh jemput, teteh nggak bisa jemput ke kost..cepat ntar teteh mau pulang"Setelah aku jawab telponnya aku pun segera persiapan menjemputnya, digerbang kampus. setelah itu, aku menuju DPC ngantar bantuan  dari ummi dan ngantar eneng ke kampus.
    disepanjang jalan aku dah nggak mikir apapun. untuk ummi aku dah nggak bisa mikir apapun.
Setiba dirumah...dah pada senyum-senyum.." pasti guyonan.."tanyaku.
T
api tunggu dulu ummi mana?.Akhirnya ummi muncul dengan senyum-senyum juga..
"ummi...mesti guyonan, aku wis kuatir.."
bulik ngapusi tho?
tanyaku manyun..
"lha wong ra ono tenan.."
jawabnya nggak mau dislahkan
ummipun tertawa penuh kemenangan, "mesti wis degdegan yo"
"wis arep nangis"jawabaku protes
'lha wong mung gojek do percaya"ibuku berargumen
Akhirnya aku tahu tadi ibu mau maen ketempat tetangga, dan ketika ditanya
jawabnya mau nyusul aku.Dan orang rumah pada percaya semua..
Padahal maksud ibu bercanda..
Akhirnya akupun berkata"pokoknya kalau bercanda jangan keterlaluan"
"yo, ning akhire kowe yo mulih tho.., wong kok betah ra mulih..( ya akhirnya kamu pulang tho..wong kok betah nggak pulang.)"Jawab ummi sambil mengacak kepalaku



Uhhh, ummi aku sayang banget sama UMMI, maaf kalau kemaren sempet lama nggak dirumah..

Atas nama Cinta

Atas nama cinta sering kita ucapakan " say.., honey...cinta.."
Tapi benarkah itu atas nama cinta?
kalaupun benar, cinta yang seperti apa?
gombal, basa-basi. nafsu atau cinta yang benar2 suci?

Atas nama cinta
kata orang, bisa membuat kita melakukan apapun
tapi sekali lagi perbuatan yang seperti apa?
konyol, asal atau sesuai dlm batas cinta itu sendiri

Atas nama cinta
kata orang bisa merubah segalanya
tapi perubahan yang seperti apa?
kebaikan atau keburukan

Atas nama cinta
kadang membuat kita menjadi pecemburu
tapi sekali lagi
cemburu yang bagaimana
buta atau cemburu atas nama kebaikan keduanya

Atas nama cinta
begitu mudah orang berkata
walau ketika ditanya
apa yang telah kau perbuat atas nama cinta
hanya kebisuan, kegombalan dan kemunafikan yang mereka katakan
lalu atas nama cinta
cinta siapa?

Saturday, July 19, 2008

Empat Amalan Yang Sulit..

Tadi siang ketika asyik2nya berdiam diri di"GOA"
Pengen baca buku di rak sebelah.
Mataku tertuju pada terjemah"Nashaihul Ibad"
Cari2 nasehat bagi diri sendiri yang kadang sering alpha.
Akhirnya nemu ilmu yang jelasin tentang 4 amaln yang Sulit..

Tertulis disitu bahwa Ali Ra..berkata:

"amalan yang paling sulit itu ada empat yaitu :
  1. memberi maaf ketika marah
  2. bermurah hati ketika sempit
  3. iffah ketika sendirian
  4. mengatakan yang haq, baik kpd org yang disegani maupun kepada orang yang mengharapkannya
Kalau dipikir2 memang benar apa yang dikatakan oleh imam Ali tadi..pasti tiap diri kita
juga pernah mengalami sesuatu amalan yang sulit dikerjakan diantara empat amalan tadi kan?
Kalau saya sendiri jujur pernah, bahkan sering mungkin...
Memberi maaf ketika marah..pernah, walau saya suka bergurau dan terkesan santai
tapi teman2 sering bilang kalau saya lagi marah lebih ngeri daripada orang yang sering marah.
Bisa betah sampai 3 hari, walau seringnya saya yang minta maaf akhirnya, tapi sekedar memberi pelajaran agar mereka nggak bikin marah..tapi mungkin juga nafsu amarah saya pada saat itu lebih dominan dari pada memaafkan..

Bermurah hati ketika sempit,wuiih kadang sulit juga..memang saya membebaskan
siapapun minta tolong kapanpun mereka butuh. tapi kadang saya merasakan sulit bila kondisi juga nggak memungkinkan..Lagi nggak da pulsa misalnya..eh pagi2 dah da yang SMS tanya hukum fiqh,yang diakhir tulisannya ada kata bls atau ngerinya ada yang bls gpl..rasanya kadang gimana..masak minta tlog maksa, lagi bokek juga. Walau sebenarnya bisa minta pulsa ke saudara tapi rasanya giman githu..ato ketika uang nipis, pegang uang 5 ribu eh da yang pinjam buat pulang naik bis, dan beli bensinlah...wuiiih berat...

iffah ketika sendirian
Sulit juga, kadangkan kalau merasa nggak diawasin orang suka seenaknya..pernah suatu ketika ada yang curhat "mbak,maafin saya ya....ana sekarang jarang sholat.."
Lho...padahal dulu ia anak pondok..tapi mungkin karena dulu ada komunitas yang dukung. Tapi giliran sendirian...sulit..

Mengatakan yang haq, baik kepada orang yang disegani ato mengharapkan
biasa dilakukan untuk mendapat simpati atau sekedar biar nggak dimarahi...padahal ada kata2 yang mengatakan "katakanlah yang haq walu itu pahit.."

Wallahu 'alam bi showab


Friday, July 18, 2008

Akhwat pembalap dan tukang bengkel

kata itu sempat terdengar dari seorang ikhwan yang ditujukan padaku
ya, saat itu memang saya baru dari kampus dan mampir ke toko buku miliknya
yang nggak tahu kenapa hari itu ia ada disitu..
Datang dari kampus dengan kondisi agak mayun
"mbak, nih aku baru bongkar motor...businya error, kotor plus kena bensin"curhatku
ketika baru datang..
"Wah hebat tuh ukh..."komentar siikhwan.
"hebat apaan terpaksa pak, nggak da yang bisa dimintain tolong"jawabku
"tadi tuh sampingan sama motornya Pak fulan tapi...ia cuma lihatin dari jauh, ane bongkar2.
dah githu ketika ane selaesai baru berani ambil motornya"sambungku
ya maklum sih menghindari fitnah. Ane memang terbiasa bongkar motor walau
cuma bongkar busi doang..maklum jauh dari namanya komunitas "ikhwan"
jadi kadang terpaksa gantiin posisi ikhwan dirumah.
Menyembelih ayam, jadi tukang ojek, bongkar motor dsb

Ya awalnya sih terpaksa ketika jadi" tukang bengkel amatir"
tapi ketika memang bermanfaat ya kenapa tidak?
bahkan ketika teman2 perempuan mengalami "mogok" motornya
ya bisa bantu2 dikitlah, atau setidaknya bila motor sendiri ngadat dijalan.

Pembalap? ane rasa nggak juga.
karena sering ngejar waktu untuk efisiennya kenapa tidak?
Tapi kl ketahuan ummi, tetep jadi anak manis, hehe
karena pernah kualat...
Pagi2 entah kenapa ummi bilang" hati2 nggak usah ngebut!"
"mboten mi, sinten sing sanjang?" jawabku, wah sapa yang bocorin nih..
" alah..koyo aku ra ngerti.."jawab ummi.Ya ketahuan deh
Dijalan karena ane dah telat akhirnya...brugh...jatuh nabrak tukang becak..

Yah tapi sekarang BBM mahal jadi pelan2 biar irit...
cuma bisa mengenang aja, jatuh bergulingan sampai terindih motor
kerena ngantuk dan kecapekan
tapi tetep ngebut walau dah tahu laker depan error
tapi tetep nggak kapok, habis sakitnya nggak parah..malamnya
malah bisa "among tamu" pengajian
Memeri dikawal ikhwan tapi ia malah kehilangan jejak
nggak bisa ngejar motorku atau balapan ketika silaturohmi ke tempat teman
pasca KKN

Tapi sekarang semua dikurangi, selain irit BBM..juga nggak berharap
motor ngadat..juga biar pada lupa julukan "valentino Rossidah"dariku,hehe
Tapi kalau kondisi mengharapku jadi "akhwat pembalap dan tukang bengkel" lagi
kenapa tidak???

kadang kita hanya bisa merencanakan..

hari itu saya sudah menyusun rencana untuk menghadiri 3 acara yang bersamaan
yang sama2 ana butuhkan. Jam tujuh pagi rencana awal harus dilakukan mengetik..
gagal, ponakan nangis minta gendong..
bahkan ketika dah mau berangkat bulik yang baru datang siap menyetop untuk minta
tolong"bongkar motor"...dsb...
Ya memang kadang banyak yang sering meleset dalam tiap perencanaan hidup kita
tapi sekali lagi tarbiyah yang menyertainya mungkin labih berharga dari sekedar mengeluh

Bicara memang mudah akan tetapi mewujudkannya menjadi sebuah realita...
sekali lagi tarbiyah berbicara...

seperti halnya akhir2 ni, ketika beberapa waktu lalu
sempat menghindar dari dunia anak2 dan ibu2, ternyata...
belajar menilai mana yang terbaik itu sulit
apalagi bila menuntut hasil yang terbaik bagi diri sendiri orang lain dan umat...
ya, mungkin perlu lebih banyak belajar dan bersabar
keikhlasan juga diperlukan pada awal,pertengahan dan pada akhir

Friday, July 11, 2008

Hari-hari dirumah akhir-akhir ini

Menikamati hidup dirumah akhir-akhir ini
punya banyak cerita...

ada perubahan-perubahan aktivitas dan peran
Pagi berkutat dari bersih-bersih rumah, memasak atau aktivitas lainnya
Pusing dan ayik dengan dua ponakan yang suka berebutuntu bergelanyut
di pangkuan dan gendonganku
dah mirip ummahat

Mau makan tinggal petik di sawah depan rumah
yang disulap kakakku menjadi kebun plus kolam ikan
Melihat tingkah polah para anak-anak kecil yang main
disekitar rumah dan kadang2 meninjak-injak tanaman
yang ditanam kkak ato memancing dikolam..
dan juga terikkan "simbah" yang melarang anak-anak main disawah

menjadi orang yang terawat gizi fisik
bisa makan minimal 2 kali sehari, yang sebelumnya
sering dimarahi teman dan dilaporkan MR karena dianggap nggak pernah makan
tentram tanpa intrik dan pikiran ngurusi orang yang kadang bikin "mumet"

Tapi sebenarnya kadang nggak betah di "zona nyaman "ini
Tanpa tantangan menjadikan malas dan tak berkembang..
kadang kangen belajar hidup mandiri&Nomaden
terasa benar-benar hidup dan merasakan perjuangan..

Tapi mikir juga Ummi
sekarang menjadi sosok yang aku sering nggak tega
untuk sering jauh-jauh darinya..
beban hidup dan keluhan-keluhannya
akhir-akhir ini, membuat aku tetap bisa bertahan..


Disaat aku kangen "Bapak"

Kerena terkadang rencana jauh dari realita

bete..bete...bete..
tekadang jenuh dan capek ketika semua yang kita rencanakan
hilang sia-sia, tersandung dengan hal-hal yang membuatnya
bisa membulat menjadi sesuatu yang kita harapkan

bete..bete..
ketika semua yang di sekeliling kita bisa berjalan sempurna
tapi kenapa ini tidak..

sesuatu yang kukejar sejak beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun
sering saja tertunda keberhasilannya..

Marah?
perlukah, bukankah keberhasilan itu
kadang butuh waktu

Kematangan dari keberhasilan
waktu yang tepat
mungkin itulah skenario Allah...

Ketika keikhalasanku teruji..

beberapa kali kata"keikhlasan' menjadi sangat sulit dilakukan
Ditengah keterbatasnku aku harus menghadapi
permintaan tolong dengan kesan " memaksa"..
padahal mereka tahu aku juga punya keterbatasan untuk membantu

Ya robb...
kemana hati yang dulu sering bergumam
"ya apapun yang mereka lakukan, insya Allah bila
kita mau menolong. Insya Allah, Allah Akan membalas
dengan cara lain dan melalui orang lain juga"

Bagaimana aku bisa kekeuh ketika
ada yang protes " de' apa anti nggak merasa diperalat..ketika orang butuh anti,
ia datang. Tapi setelah masalah mereka selesai mereka melupakan anti.."
waktu itu aku bisa pasrah ya biar, kan niat membantunya
bukan karena minta balasan dari mereka, tapi dari Allah

Tapi kini, beberapa hari ini..
ketika ada yang berbuat yang sama, aku merasakan sulit...

Dulu saya dengan mudah memaafkan teman ketika
ada yang bilang " ukh..afwan ya.."
"da apa,?"
"pokoknya afwan dulu!'
ya akhirnya aku hrus memaafkan beliau yang merusakkan barangku
dan nggak mau nganti, padahal saat itu ia tahu aku begitu sulit untuk dikatakan
"punya"..hingga saat ini pun nggak bisa beli lagi..
ato dgn permintaan yang memaksa, padahal aku dah katakan lagi nggak punya
tetap aja... "ukh, anti kan baik hati."

Ya..padahal dulu aku dah merasakan bahwa balasan Allah itu pasti..
ketika tiap bulan ada aja orang yang menjdi "pasienku"
Kadang aku harus ijin orang yang keluarga tempatku tinggal
ketika mereka harus mabit untuk curhat, untuk minta tolong bantuin bikin tugas
atau sekedar datang pinjam"sesuatu"
Ya walau kebanyakan setelah masalah mereka kelar
mereka jarang yang datang, atau sekedar tanya kabarku
tapi ketika aku py maslah aku py sahabat yang siap menjemputku
kapan saja dan membawanya kerumahnya...

Ya, robbi jadikan hamba menjadi hamba
yang bisa ikhlas ditiap lapang maupun sempit
karena ternyata ketika sempit justru kata "ikhlas" itu sulit dilakukan

"mengingat masa2 ku tinggal dengan seorang keluarga dan menjadi orang Nomaden"

Tuesday, July 8, 2008

Fitnah HP...


Dari beberapa permasalahan yang diungkapkan beberapa
akhwat tentang kader2 dakwah sekarang yang mulai terjangkit
virus2 yang di timbulkan benda cantik yang bernama"HP"
Kemaren ada yang cerita pernah memergoki akhwat SMS dengan cowok
dengan bahasa2 yang Tak layak...pakai kata "sayang", sampai bercerita tentang
"bentuk anak2 mereka kelak.."
Ada juga yang yang lebih ngeri, setelah sekian lama berhubungan "HP" akhirnya
ia mengadakan kopi darat di sebuah masjid di suatu kota, ditambah dengan waktu
pertemuan yang melebihan jam malam yang diterapkan dan juga tanpa ditemani mahrom
si akhwat nekad menembus malam menemui si ikhwan..


"Robbi...rasanya kepala ini mulai berputar dan mata ini mulai memerah, menahan geram dan kesedihan.."
kenapa itu terjadi, padahal mereka adalah aktivis dakwah dan mengemban amanah yang
tak kalah penting dari sekedar memikirkan ikhwan yang "tidak halal"
Memang fitnah "HP" mulai merajalela menimpa semua orang tanpa memandang siapa dia...

bagi orang lain sulit sekali untuk mendeteksi temannya bila terkena"Virusnya"
Tapi bila kita sudah merasakan bila orang2 disamping kita mulai "senyum2 sendiri didepan HP"dan HP beliau menjadi pelit dipegang orang lain maka perlu diwaspadai tuh orang..

Dan bagi para murobbi/yah terkadang perlu diadakan razia untuk para mutarobbinya
Atau kalau perlu bila si"korban" mengelak padahal dah ketahuan terjangkiti..
maka perlu juga kita "kerjain dia dengan mencoba menggodanya dengan nomor yang tidak ia kenal". kita nantikan reaksinya..kalau reaksinya positif terhadap "godaan kita" jadikan itu bukti untuk melakukan "sidang kecil" untuk menyadarkannya..



Monday, July 7, 2008

Antara Film dan Novel

Apakah film "laskar Pelangi " akan sama bagusnya dengan Novelnya

Tidak, kan beda antara novel dan film pemarannya
 
 1

ya, karena digarap dilokasi dan artis yang sama dengan latarnya
 
 0

Sama-sama bagus walau mungkin ada bedanya
 
 2

Wah kayaknya dan sepertinya pasti sebentar lagi kita akan menikmati
film yang diangkat dari  novel "laskar Pelangi"..
Kira-kira nanti sama nggak ya nasibnya dengan film "ayat-Ayat Cinta"
Yang jauh banget dari Novelnya..
Kalau kemaren dengar dari penulisnya sih katanya kemungkinana sama
dengan novelnya, bahkan artis dan lokasinya pun dari daerah yang menjadi latar
di Novelnya..
Nah sambil menunggu film atau bahkan ketika film itu muncul
menurut anda sama kan isi film dengan novelnya,

Thursday, July 3, 2008

Pendidikan Indonesia...nasibmu kini

Baru tadi saya mendengar ada beberapa oknum guru
yang tertangkap, "membantu muridnya mengerjakan UAN"
Via SMS...
Ya kalau niatannya untuk membantu
mungkin dipertanyakan caranya..
apalagi dampaknya..

Memang ketika standart nilai dinaikkan
banyak sekolah2 yang memutar otak untuk meluluskan semua
muridnya dengan berbagai cara
termasuk ikut mengerjakan dan"disalurkan" jawabanya
dengan berbagai cara...

Nasib-nasib..
sudah kita ketahui rangking kualitas pendidikan Indonesia
sangat rendah di bandingkan negara2 ASEAN bahkan Dunia.
 ditambah lagi  dengan kualitas moral out put dari pendidikan kita
ini ditambah lagi dengan contoh yang nggak baik dari kaum pendidik

Bukankah cara2 mereka justru mengajarkan ketidak jujuran, kemalasan
dan sikap2 jelek lainnya..
Pantas banyk korupsi, nepotisme dan tindak kejahatan yang lain
yang justru dilakukan oleh kaum terdidik

ya  jadi koreksi tentang metode, kurikulum serta sistem evalusi
yang diterapkan di dunia pendidikan kita.
Sebenarnya apakah UAN itu bisa jadi ukuran
kecerdasan seseorang?

Apalagi kalau yang diujikan hanya beberapa mata pelajaran
padahal tiap orang py tipe kecerdasan yang berbeda
dari kesekian jenis kecerdasan
dan juga belum tentu orang yang lulus Ujian Nasional
adalah siswa yang pintar  dan bermoral
dan orang yang nggak lulus adalah orang yang "bodoh'
dan bermasa depan suram..bisa jadi sebaliknya..

Tuesday, July 1, 2008

TEGAR

"de' qbanyak belajar tegar menghadapi hidup dari de'***..."
sebuah SMS yang membuat aku harus merenung...
"tegar"
Benarkah selama ini aku tegar
Setelah sekian lama
hidup
Baru akhir2 ini sering aku dengar
kata2 itu ditujukan kepadaku
Benarkah aku tegar
bukankah selama ini
yang kulakukan hanya sekedar bertahan
Agar tidak terlempar dari hidup
kelubang kenistaan

kalau bercermin
kepada orang2 yang lebih banyak
py kesabaran yang revolusioner
aku bukanlah apa2...

Tangan2
orang sabar saja
yang tidak kenal lelah mengajariku
untuk tidak mudah mengeluh
dan tidak mudah menumpahkan
air mata..

Karena kita bukan sapa2
dari pada para Nabi dan Rosul
atau orang2 yang mendapatkan
tekanan dalam hidupnya

Tapi aku hanya ingin
mencoba
belajar dan meniru
kesabaran mereka
menuju kesabaran yang revolusioner

                                            Ketika nggak pede dikatakan sebagai orang "tegar"

Info beasiswa

Dibuka pendaftaran santri beasiswa penuh"GRATIS asrama dan biaya Pendidikan".
Pendidikan 1 tahun di Pondok pesantren Agrobisnis Abdurohman bin Auf, Tlangu, bulan, wonosari Klaten Jawa tengah.
Syarat:
  • muslim
  • usia 18-25 tahun
  • min lulus SLTP
keterangan lebih lanjut hub (0271) 7060430
paling lambat tgl 19 juli 2008


 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design