Showing posts with label filmislami. Show all posts
Showing posts with label filmislami. Show all posts

Tuesday, December 2, 2008

THE CONVERT

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Documentary
Sutradara Panu Aree, Kong Rithdee, Kaweenipon Ketprasit

Penulis Skenario Panu Aree, Kong Rithdee, Kaweenipon Ketprasit

Pemain Thanwadee Hemara, Akasit Hemara

Genre Dokumenter

Produksi Thailand

Durasi 83 menit

Cerita

June, seorang perempuan penganut agama Budha, memulai kehidupan barunya setelah menikah dengan Ake. Ake adalah seorang Muslim yang taat dan tinggal di Bangkok. Hidup June berubah, bukan hanya karena ia sekarang menjadi seorang istri, tetapi juga karena ia menjadi seorang Muslim. Di Thailand, dengan 95 persen penduduknya menganut agama Budha, hidup sebagai seorang Muslim dianggap suatu kelemahan dan akan menyusahkan pergaulan dengan masyarakat lain. Karena, sejak peristiwa terorisme yang terjadi di New York 9 November 2001, masyarakat Thailand mempunyai pandangan yang negatif terhadap Muslim. Terlebih lagi setelah terjadi kekerasan di Thailand yang dilancarkan oleh sekelompok orang dari Thailand bagian Selatan yang mayoritas Muslim. Islam lalu diidentikkan sebagai agama kekerasan.

Panu Are, seorang seniman film, mempunyai keinginan untuk memperbaiki pandangan itu melalui film. Bekerjasama dengan Kong Rithdee, seorang pengamat perfilman Thailand, dan Kaweenipon Ketprasith, seorang pengusaha pembuat film, Panu Are membuat sebuah film dokumenter tentang kehidupan empat laki-laki Muslim moderat di Bangkok. Film itu diberi judul In Between. Setelah In Between rampung, ia bertemu June. Keinginannya untuk membuat film tentang kehidupan Muslim kembali memuncak. Ia kembali mengajak Kong Rithdee dan Kaweenipon Ketprasith untuk mengeksplorasi cerita June. Kemudian terciptalah film The Convert.

Film yang berjudul asli Muallaf ini mengisahkan kehidupan June yang berubah dari seorang perempuan muda Bangkok yang bergaya metropolis menjadi seorang perempuan Muslim di Satul, sebuah propinsi kecil di bagian Selatan Thailand. June berubah dari keyakinannya kepada banyak tuhan menjadi satu Tuhan, serta usahanya untuk mejalankan shalat dan puasa seperti yang dilakukan Ake, suaminya.

The Convert sangat menarik karena di sisi yang lain menggambarkan kehidupan nyata dari masyarakat Thailand yang pada dasarnya mempunyai toleransi yang tinggi terhadap berbagai keyakinan yang berbeda. Mereka bisa hidup saling berdampingan dengan damai. «

sumber :http://alifmagz.com/wp/?page_id=1313

CAPTAIN ABU RAED

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Other
Sutradara Amin Matalqa

Penulis Skenario Amin Matalqa

Pemain Nadim Sawalha, Rana Sultan, Hussein Al-Sous, dan Udey Al-Qiddissi

Produksi Jordania

Genre Drama

Durasi 102 menit

Penghargaan Sundance Film Festival - World Cinema Audience Award; Heartland Film Festival

- Grand Prize; Heartland Film Festival - Audience Award; Helsinki International Film Festival - Audience Award; Traverse City Film Festival - Audience Award

Cerita

Film ini berkisah tentang cita-cita, persahabatan, kebesaran hati, dan perjuangan. Di Bandara Internasional Queen Alia di kota Amman, Jordania, tersebutlah seorang petugas kebersihan bernama Abu Raed [Nadim Sawalha]. Suatu ketika, saat sedang membersihkan bandara, ia menemukan topi bekas yang di buang di tempat sampah. Tampaknya topi itu milik seorang kapten pilot yang sudah tidak terpakai lagi. Abu Raed menyukai topi itu dan memakainya saat pulang. Seorang anak melihatnya dan mengira ia adalah kapten pilot sungguhan. Meski ia matimatian menjelaskan, anak itu tetap yakin bahwa Abu Raed berprofesi sebagai pilot sebuah pesawat yang besar.

Kesesokan harinya, sekelompok anak sudah menunggu di depan pintu Abu Raed. Mereka memintanya bercerita tentang pengalamannya berkeliling dunia. Karena tak ingin mengecewakan wajah-wajah polos di hadapannya, Abu Raed terpaksa bercerita tentang negara-negara dan tempat-tempat menarik di dunia yang pernah ia baca dari buku atau dari cerita orang-orang di bandara. Anak-anak menjadi senang dan gembira mendengar kisah-kisah itu. Mereka berharap suatu saat nanti bisa berkunjung ke tempat-tempat yang diceritakan Abu Raed.

Murad [Hussein Al-Sous], seorang anak di luar kelompok itu merasa tidak senang dengan kegembiraan anak-anak tersebut. Ia lalu berusaha membuktikan kebohongan Abu Raed. Tetapi belakangan, Murad beserta adik dan ibunya justru mendapat pertolongan Abu Raed dari perlakuan ayah mereka yang keras. Bagaimana hubungan antara Murad dan Abu Raed selanjutnya? «




 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design