Showing posts with label latihan. Show all posts
Showing posts with label latihan. Show all posts

Monday, October 1, 2012

Lamaran Sang Mujahid


Deg..Segera saja kuhempaskan tubuhku ke kasur yang tak begitu empuk.
Segera, saya baca ulang kata demi kata yang berjajar di deretan SMS di HP ku
"assalamu'alaykum ukhty, afwan kalau apa yang tadi sore saya katakan menyakiti hati anti..tapi sungguh ana kira itu yang terbaik.." afwan....Ahmad

Sungguh masih terdapat tanda tanya di hatiku, apakah ia sudah tahu tentang eputusanku sehingga ia sudah mengambil langkah awal sebelum saya katakan terebih dulu tentang pembatalan pernikahan kami..
Yah saya butuh waktu untuk mengatakan bahwa saya akan membatalkan pernikahan yang sudah kami rencanakan sekitar 1 bulan lagi..
Akhirnya, setelah menunggu saya menjelaskan kepada orang tua, disela-sela ketertatihanku menjelaskan keputusanku ini ke orang tuaku, ia justru lebih awal mengatakan tentang "pembatalan pernikahan itu..
Sedih..,
Bukan karena pernikahan ini dibatalkan, karena pada akhirnya saya jua sependapat
Tapi karena prasangkaku yang tidak baik terhadap dia tentang alsan pembatalan itu

Yang saya tahu, ia mengatakan ini mungkin jalan yang terbaik..
Jalan yang terbaik??
sebuah kata yang kemudian coba kembali saya cerna..

kemudian muncul sebuah prasangka, bahwa ia membatalkan pernikahan kami
karena keputusanku untuk gabung menjadi relawan bersama sebuah lembaga kesehatan ke daerah Gaza..yah beberapa waktu lalu saya memutuskan ikut daftar ke sebuah wajihah yang membuka pendaftaran relawan
Yah, saya maklum ditengah rasa ingin menikah..pasti ia nggak ingin menikah dengan seseorang yang akan pergi jauh yang belum tentu kepulangannya...
Sungguh, benarkah ia orang yang berfikir seperti itu???

Akhirnya rasa itu hilang..
Rasa penasaran yang kemaren sempet berkelebat
tertimbun dengan aktivitas, pembekalan dan urusan test relawan
yah, saya sudah lupakan hal itu..

Sampai akhirnya..
sebelum keberangkatanku
Seorang ikhwan datang menemuiku
Dengan membawa sepucuk surat, amanah dari mantan calon suamiku
Dan ketika  saya menanyakan keberadaannya, ia menjawab "anti akan tahu, setelah membaca surat itu.."

Yah, sebelumnya saya berfikir ini adalah surat perpisahan sebelum keberangkatan saya
Tapi dugaaanku itu salah ketika saya baca tiap bait demi bait isi surat itu..

Teruntuk;
Ukhty. Ajeng
Di bumi Alloh

Bismillahirohmanirrohim
Assalamu'alaykum Wr.Wb
Atas nama ALLOh sang pengengam alam semesta yang menentukan takdir seseorang, sholawat serta salam terhatur terhadap junjungan Nabi Muhammad SAW yang saya berharap bisa berjumpa dengannya kelak di akhirat, bersanding dalam jannahNYa
Afwan ukhty, bila keputusan ana kemaren membuat kesedihan anti...
Tapi sungguh, saya kira itu jalan yang terbaik..
kArena pasca kepulangan ana dari rumah anti,ana mendaptt tawaran untuk bergabung dengan teman-teman untuk raih cinta yang lebih abadi untuk membantu saudara-saudara kita di bumi Alloh yang tertekan oleh kaum kafir laknatullah..
Anti tahu, besar harapan ku untuk bisa bergabung
Karena cita-citaya besar yang ingin segera terwujud adalah menjadi syuhada..
untuk itu, karena saya berfikir tidak ingin anti terbebani dengan keputusan ini, maka ana putuskan untuk membatalkan pernikahan itu....
Afwan,atas segala khilaf yang ana perbuat,,serta mohon do'a atas keputusan ini, moga ALLOh ridlo dan ana tetep bisa senantiasa ikhlas dan bias terwujud cita-cita itu..
Afwan
Wassalamu'alaykum,Wr.Wb

Tertanda

Ahmad

NB: ketika anti terima surat ini, kemngkinan ana sudah tidak bernyawa..





Robbi, sungguh ada kesedihan dihati ini
kesedihan atas prasangka akh ahmadd, bahwa saya bakalan nggak akan menerima keputusan beliau, bukankah sebuah kebanggaan ketika saya kan dilamar oleh seorang mujahid
Yah, afwan juga akh..ketika saya sempet berprasangka yang sama, bahwa antum membtalkan pernikahan ini karena antum tahu keputusanku untuk gabung dalam barisan yang berharap mati syahid..

sebuah senyum akhirnya terkembang,semoga kita bisa berjumpa dalam jannahnya..yang lebih indah..
Dibanding dalam mahligai pernikahan dunia..
SEMOGA

#fiksi mini, pernah ditulis di Multiply 

Wednesday, April 1, 2009

Ketika yang pertama belum bisa dilupa..

Aku kembali terhenyak,,mencoba berfikir kembali siapa lelaki yang kini berdiri dismaping hidupku,,karena semua begitu cepat dan belum ter-set dalam pikiran untuk tahu sapa dirimu sayang...

"mas..adek pinjem HPnya ya, mau telpon temen" pintaku..

"ehmm..ambil aja di saku dek..??"jawab mas andy agak kaget,,ia mulai agak gelisah didepan laptopnya.."tapi,,,ntar dek...."ia kemudian menghampiriku yang udah memegang HPnya..

"eh..nggak apa-apa ding.."ia pun melempar senyum..

"ada apa sih mas???tanyaku curiga..tapi segera kutepis kecurigaan itu..

sayapun segera telpon si lala, mau ijin nggak dateng dampingi ibu-ibu kelurahan sebelah belajar mengaji Al Qur'an..maklum hujan diluar deras sekali dan sesekali terdengar petir menyambar,,sedang kondisi badan nggak memungkinkan..

Setelah selesai saya kembali penasaran,kenapa mas andy tadi ya??

akhirnya kesempatan itu datang, ketika mas andy sedang sholat,,saya ambil HPnya..

ana cek beberapa SMS..dan laporan panggilan..

dan ternyata...................................................

deg..nama itu??Robbi..kenapa??

"anti yang sabar ya ukh..., moga ALLOh beri yang terbaik bagi kita"salah satu SMS Mas Andy yang dadaku bergemuruh...dan nama itu........

segera saya masukan lagi HP itu ketempatnya..

selesai mas Andy sholat, ane pun segera pamit" Mas, mau ijn ke tempat kajian ibu-ibu ya.."

saya segera mencium tangannya dan membiarkan ia terkaget-kaget,,"assalamu'alaykum..."saya pun segera meluncur menerobos hujan..

"wa'alaykum salam,,,lho katanya nggak jadi..."jawabnya..

saya hanya tersenyum dan segera menuju parkir depan ambil motor..

saya tak mengubris teriakan mas andy" dek,,biar mas antar.....dek..."

yah kata apa lagi yang ia katakan,,saya udah nggak dengar dalam pikiranku hanya satu.."keluar menumpahkan gemuruh didada...sepanjang jalan hatiku gerimis..mungkin tidak hanya gerimis,,tapi hujan deras,,sederas hujan disepanjang jalan..

sepulang dari kajian, saya masih terpekur dihalaman masjid.Lala yang sempet kuatir dengan kondisiku ku minta pulang saja..

tiba-tiba...

sesosok pria, berdiri tegak didepanku

dengan payung ditangan, dan senyum lebar..

"dek..ayo pulang...mas kuatir lho tadi"..ajaknya sambil tetep tersenyum..

"maafin mas ya..akhir2 ini sering egois,,suka cuek dan suka menyendiri" jelasnya..

ia mulai meraih bahuku...akupun menangis..dalam hatiku bertanya"kenapa begini mas??ada apa denganmu??ada apa kamu dengannya..apakah masih juga kau mengingatnya???"tapi segudang pertanyaan itu hanya sampai ditenggorokan..lidah ini juga kelu..yang ada hanya..air mata dan kebinggunganku..

3 bulan pertama katanya adalah masa-masa adaptasi tersulit,,tapi bagiku itu adalah suuuuliiiiiiiiit banget,,,dan belum banyak yang ku tahu tentang mu Mas...yang kutahu,,sebelum kau menerimaku,,kau sudah hampir menikah dengan seorang akhwat..tapi karena kendala orang tua,,akhirnya,,proses itu cut,,,si akhwat akhirnya menikah dengan pilhan orang tuanya,,dan kini mahligai itu diambang perceraian,,karena ternyata sang suami,,seorang penipu...

itu saja,,dan nama itu kembali..kembali..menhantui mu kembali..

SMS-SMS itu,,laporan panggilan itu???

"dek..maafin mas ya??selama ini ada yang sembunyiin dari ade'"akhirnya kita ia mulai bercerita.."selama ini, si wulan kembali menghubungin mas,,mas tahu itu salah,,tapi kata dia,ia nggak tahu harus crita sama siapa..orang tuanya, keluarganya sudah tidak peduli dengan nasibnya,,"makanya mas coba menjadi teman bagi dia..tidak lebih.."telingaku rasanya agak sedikit panas.."kenapa harus mas andy??dan kenapa mas andy nggak pernah crita???

"dek..mas pikir ternyata mas salah..salah sama adek, sama diri sendiri atas posisi ini dan slaah kepada semua..."ia mulai tertunduk,,dan saya hanya bisa terpaku...menerukuri lantai masjid,,

"makanya selama ini mas selalu kelihatan menyendiri..maafin mas ya??"pintanya sedikit merajuk..."munkin berat untuk adek,,tapi ku mohon dek..apapun mas akan lakuin agar adek mau maafin mas..."

Dan tiba-tiba mata ini kaburrr,gelap dan gelap,,tangis ini begitu deras..

segera saya ranggul makhluk yang sangat kusayangin ini..

tapi tiba-tiba tangan ini tidak sampai,,karena sosok itu kemudian menjauh..dan terus menjauh, menjadi bayangan dan hilang menjadi sebuah titik..

dan kekaburan itu menjadi cahaya silau..dan tiba-tiba,,

"brughhhh....."tubuhku terpental...dan kemali gelap

dan ketika ku tersadar,,aroma obat menyeruak...

terdengar lirih,,sebuah suara.."dek...bangun..."

"mas..dimana aku??"tanyaku..

"adek dirumah sakit, tadi waktu dijalan adek ditabrak sepeda motor.."

"tadikan mas udah bilang..jangan pergi..."mas andy membelai kepalaku..

tapi tiba-tiba kepala ini pusing..

dan mata ini makin lemah...untuk sedikit terbuka..

mas andy panik..dan tiba-tiba ia memanggil perawat , dan ketika itu ia menelepon seseorang.."ukh wulan,,ni dek ranti pinsan lagi..."

dan ketika saya mendengar nama itu...

Robbi, saya mau bangun dan teriak,,,Mas,,,aku benci mas panggil namanya..

"mas..mas..."tapi suara itu tercekat..kepala ini makin gelap..

"mas....kapan engkau ngertiin aku,,,,??"saya dah tak peduli dengan rasa sakit itu,,karen ahti ini lebih perih dibanding sakit disekujur tubuh...

Besok ketika ku sadar,,aku ingin bertanya"mas apakah kau mencintaiku??dan maukah engkau melupakan ia yang pertama??

....saat-saat menunggu kesembuhan itu melonjak-lonjak...

 

.....jah selesai juga, walau kesannya basi isinya,,tapi lumayan bisa tertulis juga..walau jauh dari ide,,,

*teruntuk seorang ummi di seberang tempat yang memanage cemburu,,,

 

 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design