Showing posts with label lombamenulis. Show all posts
Showing posts with label lombamenulis. Show all posts

Friday, December 28, 2012

LG Monitor TV...adakah yang bisa mengalahkan kecanggihannya??

Sudah tahukah kamu kawan bahwa LG  menyiapkan generasi terbaru LG Cinema 3D Monitor yaitu LG Cinema 3D Monitor TV. Yang masih tetap mempertahankan teknologi Film Patterned Retarder (FPR) seperti pendahulunya, perbedaan besar ada pada penyematan fungsi TV pada monitor ini.

Dipertahankannya teknologi FPR dalam monitor 3D ini karena teknologi tersebut dipercaya menjadi pembaharu kelemahan teknologi shutter glasses yang masih digunakan pabrikan lain. Teknologi shutter glasses mengandalkan kacamata Liquid Crystal berdaya baterai untuk menangkap sinyal dari layar monitor. Proses menangkap sinyal layar monitor ini berjalan bergantian oleh mata kiri dan kanan pada ritme tertentu. Hal inilah yang kemudian menstimulasi otak menciptakan efek 3D.

Keunggulan LG Monitor TV ini juga adalah sifatnya certified flickerfree. Yang mana menimbulkan gambar yang lebih jernih dan bebas kedip tentunya.

Lain halnya dengan teknologi FPR yang hanya perlu kacamata berlensa terpolarisasi (polarized lens) dan memungkinkan kedua mata bersamaan menangkap sinyal layar monitor.Karena LG Monitor TV comfortable dengan 3D glasses yang bisa digunakan oleh segala umur. Alhasil ketika di kombinasikan dengan tak ada lagi keluhan efek flicker. Minus komponen elektronik pada tubuhnya, membuat kacamata 3D Film Patterned Retarder ini tak hanya jauh lebih ringan dan nyaman digunakan, namun pula membuat pengguna lepas dari kemungkinan efek negatif gelombang elektromagnetik. Untuk keunggulannya ini, teknologi FPR mendapat pengakuan dua lembaga berskala internasional yaitu TÜV dan Intertek untuk tayangan bebas flicker.

LG Monitor TV juga mempunyai 3d Efek Mode,dimana bisa mempertegas dimensi objek untuk menunjukkan kesan 3 dimensi yang lebih hemat dan nyata.Monitor ini juga dilengkapai dual play yang bisa jadi pembanding tampilan 3D dalam layar tersendiri.Pengguna pun tak perlu lagi risau akan terbatasnya konten 3D untuk dinikmati dengan LG Cinema 3D Monitor TV. Bekal teknologi konverter 2D ke 3D di dalamnya bakal membuat pengguna dapat mengubah setiap konten berformat 2D jadi bernuansa 3D yang pengoperasiannya cukup dengan satu tombol.Wah ini tentu akan sangat menarik tentunya

Lebih jauh dari itu, dukungan TV Tuner yang terintegrasi dalam tubuhnya, membuat penggunanya semakin kaya pilihan hiburan. Tak saja membuat pengguna dapat mengganti layar monitor menjadi layar televisi, namun kolaborasinya dengan konverter 2D ke 3D akan membuat seluruh tayangan TV kini dapat disaksikan dalam nuansa 3D. “Sinergi kedua fitur ini memangkas tuntas keterbatasan konten 3D. Keberadaannya membuka akses pengguna pada kemungkinan yang lebih luas untuk menikmati 3D sesuai keinginannya.Dan tentu ini akan memanjakan para pecinta tanyangan 3 Dimensi

Dan ada keunggulan yang tentu tak kalah menarik yaitu LG monitor TV ini bersifat Wide Viewing angle,jadi kualitas gambar akan tetap sempurna dilihat dari dimensi apapun.Ini akan membuat penonton tidak akan berebut posisi tempat duduk karena pengaruh gambar yang berbeda kan??:DSemua bisa menikmati tontonan ini dari segi manapun dengan gambar yang sama.

Yang terpenting Monitor terbaik ini juga Full HD,yang mana bisa menampilkan resolusi digital untuk mempertajam kualitas gambar,sehingga yang kita lihat bisa menyerupai aslinya.Keunggulan yang terakhir yang perlu jadi pertimbangan adalah, Monitor ini bisa tersambung dengan perangkat digital lain sehingga memudahkan kita untuk memilih tayangan yang kita suka. Misal kita sambungkan dengan DVD player, kamera digital dll.Wah ini akan membuat kita semakin betah menikmati hiburan dirumah

So apa lagi yang bisa mengalihkan kita dari memilih Monitor yang okey punya ini.
Desain yang ciamik,elegan dan sedap dipandang ini patut dimiliki setiap keluarga atau anda yang menginginkan kualitas prima dan okey punya.^-^
Bersama LG IT pasti semua okey punya....

Wednesday, September 29, 2010

Jilbab pertama-koe...^-^

Bismillah...
Kapan pertama kali ku tetapkan tuk berjilbab??ku sendiri binggung,hehehe..kenapa??ya karena sebuah perjalanan yang mengantarku tuk berjilbab agak ribet.ceritanya..^-^

Di akhir SMP..yah saat itu selepas ujian kelulusan, kita siswa kelas 3 tentu dirumah sambil menanti pengumuman. Aktivitasku banyak waktu luang, tiap sore paman dan mas-mas saudara jauhku pada sering main kerumah. Saya adalah ponakan terakrab, selain agak nurut juga agak tomboy,hehehe..Kita sering menghabiskan waktu bersama, dari panen mangga,ngobrol2, jalan-jalan cari makan sore-sore mencoba menu beberapa warung makan dsb..Suatu hari nih, ane Pengen banget liat "Sekatenan " di Solo, yah semacam tradisi di kraton Di tiap bulan Maulud. Konon disana tuh rame, banyak permainan, jajanan, dll. Pamanku yang tahu keinginanku akhirnya bilang gini " pengen neng sekatenan??ya tak ter'ke neng syarate kudu ngaji sik ( pengen ke sekatenan??ya ntar tak anter tapi syaratnya hrs ngaji dulu )" akhirnya ku iya kan saja, lagipula dapat gratisan siapa sih yang nggak mau..wal hasil tiap ahad ku diajak ke pengajian ahad pagi didaerah solo, ntar pulangnya mampir ke Sekatenan..

Dari beberapa kali ikut pengajian, ku emang dititpkan ibu-ibu,maklum jama'ah ikhwan-akhwat emang dipisah. Disana ku dengerin kajian dengan khusyuk,maklum karena ku nggak kenal sama orang-orang disekitarku,hehhee..lama-kelamaan kurasakan kedaimanan dan kesejeukan melihat orang pakai jilbab. Sampai akhirnya dipertemuan kesekian sesampai dirumah ku nggak lepas jilbab. Seorang cowok sebelah rumah nyeletuk gini "wah saiki krudungan??("wah sekarang kerudungan??" )dan entah kenapa ku jawab yakin "ya.."

Ada nggak sih halanmgan tuk berjilbab??
Sebenernya kendalanya adalah, ku nggak punya jilbab..ku hanya punya 2 kala itu. Jadi pakainya cuma itu2 ajah, yang paling parah adalah karena saya pakai jilbab setelah lulusan otomatis saya nggak punya seragam SMP yang panjang. Nah pas harus masuk sekolah tuk cap tiga jari dsb ane binggung harus pakai kostum apa. AKhirnya dengan sangat terpaksa saya buka jilbab.:( ntar sampai rumah pakai lagi..karena begitu berkali2, sampai ane tuh kayak jadi orang yang munafik..akhirnya ane dirumah nggak pakai jilbab. Tapi berkat teguran tetangga yang bilang gini "lho kok copot??"(lho kok lepas)..ane tersadar dan kembali memaki jilbab dirumah. Tapi lucunya ke sekolah tetep pakai rok selutut dan tanpa jilbab, tapi berangkatnya sembunyi-sembunyi lewat kebun-kebun..kalau ingat pengen ketawa, soalnya kan dsekolah juga keliatan kan saya tanpa jilbab??hehehe
Kondisi semacam itu saya alami sampai saya masuk SMA..diluar nggak pakai jilbab dirumah pakai..dan akhirnya pas seragam sekolah jadi dan saya putuskan tuk pakai seragam muslimah, saya mulai berjilbab disekolah dan rumah.Kala itu temen-temen sekelasku malah bilang gini "wah ada murid baru nih.."gara pas masuk dan MOS saya belum pakai jilbab, dan mereka agak pangling liat ku pakai jilbab.
Nah itu critanya, jadi ku binggung harus bilang pakai jilbab sejak SMP atau SMA.

Dukungan UMMI
Pada awal berjilbab kan saya masih SMP tuh, dan dikampung saya belum ada yang pakai jilbab. Jadi  saya tuh jadi orang aneh menurut warga. Yah kalau pergi warung suka diejek-ejekin bapak-bapak deket warung "wah bu haji lewat..." ku cuma cengar-cengir..yah semoga jadi wujud do'a ajah..hehhe..padahal hampir tiap hari ku ke warung.Belum lagi ada tetangga yang bilang ke Ummi sampai nyamperin ke rumah.."yu, anakmu kuwi lho, krubat-krubut kudungan wae..opo ora sumuk..mbok kon nyopot.." (mbak..anak kamu itu lho,krubat-krubut kerudungan terus apa nggak gerah..mbk disruh lepas aja). Mungkin dia risih dengan pemandangan baru kalau ku pakai jilbab.Tapi untunglah ummi nggak dengerin malah bilang "yo ben, sing nglakoni anakku kok kowe sing ribut..yen sumuk yo engko men copot dewe ( ya biarin, yg njalani anakku sendiri kok kamu yang ribut..kl gerah ya biar lepas sendiri "


Tapi yakin dah kalau kita tetep sabar dan istiqomah insyaaAllah bisa kita lalui hal atau omongan-omongan yang nggak baik. Ya sering denger dari keluarga yang matahin semangt, misal crita tentang orang pakai jilbab yang jorok, orang pakai jilbab yang nggak bisa gaul , orang berjilbab harus pendiem nggak banyak polah kayak saya dsb.Tapi ya cuekin ajah. Alhamdulillah masih bisa mempertahankan jilbab sampai sekrang dan semoga sampai akhir hayat. Aamiin.
Dan Allah rupanya merestui keputusanku, Pas SMA alhamdulillah punya kerjaan sambilan yang bisa dikumpulin tuk beli jilbab, dan sering dapt rejeki tuk melengkapi koleksi busana muslimah. Dan makin hari makin belajar berpakaian yang longgar.dari pakai celana,akhirnya bisa pakai rok trs bisa juga beli gamis..

Harus dijilbabi hatinya dulu baru fisiknya..
sering banged denger artist atau orang-orang bilang githu..tapi sebenernya kalau dipikir-pikir dengan jilbab fisik itu bisa membuat kita belajar tuk menjilbabi hati lho. Kan malu semisal kita berjilbab tapi masih melakukan hal-hal yang dilarang, jadi secara otomatis kita belajar tuk jadi lebih baik. Ya setidaknya pas awal-awal pakai jilbab saya jadi merasa semangat ngaji, misalnya karena masih jarang komunitas kajian dulu ngajinya harus ke masjid kecamatan sendirian naik sepeda tiap ahad.tapi saya tuh enjoy..Atau bergabung dengan kajian kakak-kakak kelas (saya anak kelas 1 sendiri waktu itu )seminggu sekali dirumah seorang penduduk deket sekolah dengan murobbi ikhwan,hehehe....


makanya yang belum pada berjilbab ayo segera jangan ragu deh..
apalagi sekarang pakai jilbab tuh sudah bebas, coba kalau saya dulu ...lulus SMA suruh lepas jilbab pas foto ijasah, saya tolak dunk..apalagi konsekuensinya cuma buat surat pernytaan bermaterai 6ribu&nanggung kalau ijasahnya nggak berlaku..atau pas kuliah dihukum  gara-gara pas OSPEK dilarang pakai rok, harus pakai celana panjang, padahal kuliah dikampus Islam...atau ejeke-ejekan dr orang-orang karena jarang orang pakai jilbab..


(Untuk diikutsertakan dalam lomba yang diadakan  di http://cambai.multiply.com/journal/item/339/Lomba_Menulis_Tema_Jilbab_Pertama_ku..._)
 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design