Sering ditanya atau diramalkan oleh beberapa teman,bahwa saya tidak bakalan betah di tempat saya bekerja saat ini. Ada yang bilang bukan passion saya, ada yang bilang saya jadi sering sakit-sakitan sejak kerja di tempat kerja yang sekarang dsb. Tapi ada juga yang mengira saya justru betah di tempat kerja sekarang, misalnya ketika patner kerja ada pikiran pindah tempat kerja,dia berkomentar "kalau kamu mesti nggak bakalan pindah". Hohohoooo...itulah pandangan orang, bisa bermacam-macam,dengan sudut pandang masing-masing.
Kalau saya pribadi sih,kadang merasa capek,bosen, tertekan,merasa tidak berharga, merasa tidak punya kemampuan,merasa kadang tidak dianggap, tapi terkadang saya merasa bahagia,merasa nyaman dengan lingkungan,merasa menikmati pekerjaan.Lengkap kan?
Hal ini biasanya saya manage diri,hati dan waktu agar diri ini bisa kelihatan happy dan bisa bertahan di tempat kerja. Alhasil saya masih bisa bertahan hingga sekarang. Setidaknya saya punya beberapa tips agar bisa melakoni peran di tempat kerja dengan baik.
1. Niatin Ibadah.
ketika kita tahu bahwa apa yang kita lakukan adalah dengan niat ibadah,maka segala macam ujian itu kita anggap sebagai tempaan agar kita bisa lolos menjadi manusia yang lulus ujian dalam menghadapi godaan-godaan dalam beribadah. Tanamkan diri "dengan niat Ibadah,moga tiap langkah bisa dipermudah"
2. Yakin di manapun kita berkerja bakalan nemu apa itu friksi.
Jadi kalau udah nemu friksi dan kita berniat pergi untuk menghindari itu bukan langkah yang bagus,karena di tempat baru kelak kita akan menemukan friksi pula. Itu sudah "sunnatullah". Yang terpenting justru kita perlu belajar untuk menghadapi friksi-friksi itu dengan cantik tanpa meninggalkan konflik yang mencekik secara berkepanjangan.
3. Manfaatkan waktu senggang dengan istirahat dan bercanda dengan sesama teman kerja.
Terkadang fisik yang terlalu capek membuat kita mudah sekali emosi,maka kadang berilah hak diri buat jeda sebentar untuk istirahat. Dan sebisa mungkin bisa berkomunikasi dengan sesama teman,buat ngobrol atau bercanda,agar otot-otot saraf kendor dan juga bisa membuat hubungan pertemanan menjadi dekat.
4.Jangan bawa masalah rumah ke tempat kerja, dan masalah di tempat kerja di rumah.
Hal ini penting agar emosi diri dan fisik tidak terforsir dalam masalah itu keseharian,hal itu akan berpengaruh terhadap mood dan lingkungan sekitar kita
5.Hadapi hari dengan senyuman.
Senyum adalah energi positif yang bisa mempengaruhi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Coba bayangkan ketika kita masuk kerja dengan wajah murung atau jutek, bisa membuat teman kerja merasa tidak nyaman dan membuat diri kita menjadi malas melakukan aktivitas.
6. Jangan lupa berdoa
Ini pentingggg...agar tiap langkah kita dalam bekerja tidak menyakiti orang lain dan bisa menjalankan amanah kerja dengan baik dan nyaman.
7. Ingat kerja itu amanah yang harus dipertanggung-jawabkan.
Ketika kita ingat bahwa bekerja adalah amanah,maka kita akan berusaha menjalankan dengan baik walau badai menerpa. Kalau ada yang membuat kita nggak nyaman,ingat point pertama bahwa bekerja adalah ibadah yang kelak harus dpertanggung-jawabkan tidak hanya kepada pemberi amanah tetapi juga kepada Allah SWT.So..kita akan berusaha tetap bertahan walau badai menerjang dan langkah kaki mulai goyah.
8. Sesekali nikmati hiburan.
Bisa sesekali mengatur diri untuk jeda menghibur diri. Bagaimana caranya tergantung diri masing-masing.
9. Bila lelah yang amat sangat mendera,baik lelah fisik atau psikis..segera beri jeda buat rehat walau sebentar.
10. Anggap "hal-hal yang membuat kita tidak betah" adalah langkah yang membuat kita kelak menikmati "bonus menakjubkan"
bonus itu bisa berupa apa saja,harta,kenikmatan kerja,rasa lapang dada,mental yang kuat atau pahala.
So..mari manage diri agar tetap bisa menikmati hari di tempat kerja
Showing posts with label Tips dan trik. Show all posts
Showing posts with label Tips dan trik. Show all posts
Saturday, May 14, 2016
Thursday, March 31, 2016
5 Kiat agar resolusimu tercapai
Udah telat sih ngomongin resolusi dibulan maret,biasanya kata ini sering bersliweran di bulan-bulan Desember-Januari. Tapi tak apalah yak,biar kita ingat dan makin gigih melakukan usaha agar resolusi kita tercapai. Btw sebelum ngobrolin kiat agar resolusi tercapai kita inget-inget dulu yak pengertian resolusi.
Kalau dalam kamus besar bahasa indonesia, re·so·lu·si adalah putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal. Resolusi adalah tujuan atau sesuatu yang hendak saya capai untuk tahun-tahun ke depan.
Kalau dalam bahasa singkatku sih resolusi itu targetan yang pengen dicapai dalam waktu ke depan dengan batasan waktu yang telah ditentukan. Nah biasanya awal tahun kita biasanya punya tuh resolusi-resolusi yang pengen dicapaikan?entah tertulis atau hanya diangan-angankan aja dalam lintasan pikiran.
Nah biasanya resolusi itu cuma tertulis atau tergambar dalam lintasan pikiran sering kali tanpa ada realisasi atau keberhasilan dari apa-apa yang ingin dicapai. Bahasa kerennya GAGAL...(itu bahasa keren bukan sih?).
Kegagalan itu biasanya disebabkan oleh beberapa hal,misalnya tidak mempunyai motivasi untuk mengejar target dan terkadang terlalu memikirkan omongan orang.Nah agar Resolusi kita berhasil gemilang itu kiatnya apa saja sih?
Yuk simak yaa..
1. Butuh diterjemahkan ke dalam bahasa tulisan atau lisan
Kita butuh menuliskan resolusi kita kalau perlu tulis besar-besar dan tempel di tempat yang biasa kita lihat,agar bisa mengingatkan dan memotivasi agar resolusi kita tercapai. Kalau perlu ceritakan tentang resolusimu kepada banyak orang,jadi ada motivasi buat kita berusaha menggapainya karena sudah terlanjur banyak orang tahu.
2.Optimis
Perlu banget percaya diri,yakinlah bahwa apa yang jadi target-terget kita bakal tercapai. Kalau kamu ragu akan tercapai,maka akan timbul rasa malas berusaha dan bisa menjadi sugesti diri bahwa hal itu akan berhasil kita capai. Ingat kata " Allah bersama prasangka hamba-hambaNya"
3.Beri penghargaan bagi diri sendiri.
Nih biar makin mantep dalam mencapai resolusi-resolusi kita,perlulah kita buat penghargaan bagi diri kita atas keberhasilan dalam mencapai apa yang sudah kita rancang di awal. Misal resolusi bulan februari harus bisa nulis di media, dan begitu berhasil dan dapat honor bisalah kita pakai honor itu buat membeli barang yang bisa membuat kita makin semangat bila melihat barang itu dan juga wujud hadiah buat diri sendiri yang sudah berusaha mati-matian buat nulis.
4.Bikin strategi buat menggapainya
Rancang strategi-strategi buat mencapai resolusi kita,misal dengan membuat management yang lebih bagus dan lebih disiplin terhadap apa yang kita targetkan. Kalau perlu ditulis secara detail dalam buku khusus.
5.Do'a jangan lupa yaa..
Jangan lupa ya buat berdo'a atau memohon do'a kepada orang-orang disekeliling kita,bisa juga meminta do'a terhadap orang yang pasti terkabul do'anya.Kita tidak tahu do'a siapa yang bakal dikabulkan Allah kan?Siapa tahu resolusi kita terkabul karena do'a yang tak kunjung henti dari seorang ibu yang begitu menyayangi kita dan beharap apapun yang diharapkan anaknya terkabul.
Dan pada akhirnya selamat mencoba...semoga berhasil dan semoga kita sama-sama dapat mencapai apa yang menjadi resolusi kita...
#taraaaaa
Kalau dalam kamus besar bahasa indonesia, re·so·lu·si adalah putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal. Resolusi adalah tujuan atau sesuatu yang hendak saya capai untuk tahun-tahun ke depan.
Kalau dalam bahasa singkatku sih resolusi itu targetan yang pengen dicapai dalam waktu ke depan dengan batasan waktu yang telah ditentukan. Nah biasanya awal tahun kita biasanya punya tuh resolusi-resolusi yang pengen dicapaikan?entah tertulis atau hanya diangan-angankan aja dalam lintasan pikiran.
Nah biasanya resolusi itu cuma tertulis atau tergambar dalam lintasan pikiran sering kali tanpa ada realisasi atau keberhasilan dari apa-apa yang ingin dicapai. Bahasa kerennya GAGAL...(itu bahasa keren bukan sih?).
Kegagalan itu biasanya disebabkan oleh beberapa hal,misalnya tidak mempunyai motivasi untuk mengejar target dan terkadang terlalu memikirkan omongan orang.Nah agar Resolusi kita berhasil gemilang itu kiatnya apa saja sih?
Yuk simak yaa..
1. Butuh diterjemahkan ke dalam bahasa tulisan atau lisan
Kita butuh menuliskan resolusi kita kalau perlu tulis besar-besar dan tempel di tempat yang biasa kita lihat,agar bisa mengingatkan dan memotivasi agar resolusi kita tercapai. Kalau perlu ceritakan tentang resolusimu kepada banyak orang,jadi ada motivasi buat kita berusaha menggapainya karena sudah terlanjur banyak orang tahu.
2.Optimis
Perlu banget percaya diri,yakinlah bahwa apa yang jadi target-terget kita bakal tercapai. Kalau kamu ragu akan tercapai,maka akan timbul rasa malas berusaha dan bisa menjadi sugesti diri bahwa hal itu akan berhasil kita capai. Ingat kata " Allah bersama prasangka hamba-hambaNya"
3.Beri penghargaan bagi diri sendiri.
Nih biar makin mantep dalam mencapai resolusi-resolusi kita,perlulah kita buat penghargaan bagi diri kita atas keberhasilan dalam mencapai apa yang sudah kita rancang di awal. Misal resolusi bulan februari harus bisa nulis di media, dan begitu berhasil dan dapat honor bisalah kita pakai honor itu buat membeli barang yang bisa membuat kita makin semangat bila melihat barang itu dan juga wujud hadiah buat diri sendiri yang sudah berusaha mati-matian buat nulis.
4.Bikin strategi buat menggapainya
Rancang strategi-strategi buat mencapai resolusi kita,misal dengan membuat management yang lebih bagus dan lebih disiplin terhadap apa yang kita targetkan. Kalau perlu ditulis secara detail dalam buku khusus.
5.Do'a jangan lupa yaa..
Jangan lupa ya buat berdo'a atau memohon do'a kepada orang-orang disekeliling kita,bisa juga meminta do'a terhadap orang yang pasti terkabul do'anya.Kita tidak tahu do'a siapa yang bakal dikabulkan Allah kan?Siapa tahu resolusi kita terkabul karena do'a yang tak kunjung henti dari seorang ibu yang begitu menyayangi kita dan beharap apapun yang diharapkan anaknya terkabul.
Dan pada akhirnya selamat mencoba...semoga berhasil dan semoga kita sama-sama dapat mencapai apa yang menjadi resolusi kita...
#taraaaaa
Labels:
Tips dan trik
Tuesday, April 21, 2015
Belajar dari Ibu-Ibu Mertuamu,dan mertua Impianku
Pagi tadi pas COD-an dengan seorang teman,sempet ada sedikit cerita tentang ketidak-cocokan istri dengan ibunya. Sayapun berkomentar," ya wajar kog, banyak yang seperti itu. Dan memang baiknya orang kalau sudah menikah baiknya memang tidak tinggal berdekatan. Karena kan tiap keluarga punya konsep pemikiran yang berbeda, ntar yang tua merasa lebih pengalaman tapi yang muda merasa bahwa konsepnya berbeda zaman dengan orang tuanya "
"iya mbak,moga antum kelak tidak demikian"
"aamiin...",saya tersenyum dan mengaminkan serta berharap do'a itu terbang dan dikabulkan oleh Allah.
Sering saya mendengar ketidak-cocokan antara menantu dan mertua. Sampai muncul istilah Mertua vs menantu. Kisah-kisah ketidak-harmonisan itu ada yang saya dengar lewat cerita ada juga yang melihat nyata. Semisal melihat adek yang tidak cocok dengan mertua,melihat teman yang diperlakukan mertua dengan semena-mena versi dia. Bayangkan ketika lebaran dan banyak tamu serta kerabat datang, sang ibu mertua ini tidak mau membantu masak dan beberes rumah,padahal itu di rumah mertuanya. Dan teman saya hamil tua, dia harus masak 3 kali, mencuci piring,bersih-bersih rumah dan pekerjaan rumah sendirian. Kadang mertuanya pengen dibelikan makanan di luar oleh suaminya temanku pakai duit suaminya temanku yang notabene adalah anaknya tapi malangnya temanku ini tidak dibagi secuilpun makanan itu. Sampai dia merajuk dan memintaku datang ke rumah mertuanya untuk membantu pekerjaan rumahnya. Dia merasakan perutnya kram ketika harus banyak melakukan kerjaan berat.
Ada lagi kisah seorang yang saking tertekannya tinggal dengan mertua,dia merasa nggak bisa-bisa punya anak,akan tetapi setelah pindah rumah dia langsung hamil. Ada juga seorang ibu muda yang curhat sampai nyesek,ketika dia merasa dikucilkan dan ditekan oleh mertua dan pihak keluarga besarnya,gara-gara dia tidak bekerja dan hanya menjadi ibu rumah tangga saja. Pengen pindah tapi suaminya tidak berkenan. Akhirnya pasrah bersabar dengan keadaan.
Hii..kisahnya serem-serem yak?
Tapi yakin deh itu hanya kisah-kisah pahit,yang mungkin bisa kita kupas dan mengantisipasinya. Sebagai orang yang belum berkeluarga hal-hal semacam itu membuat saya tergelitik untuk mengupas dan belajar,sebenarnya ada apa sih soal bahasan menantu dan mertua.Akhirnya sayapun memesan buku yang membahas soal hubungan mertua dan menantu ini
Sayapun berusaha membacanya dan menikmati ilmunya sembari makan nasi beserta sambal balado dan membayangkan seakan-akan ibu mertua itu di depan saya. Sayapun tersenyum dan berdiskusi serta bercengkrama penuh mesra dengan beliau.
Sebelum menuliskan ini,sayapun banyak membaca tulisan dan kisah soal mertua-mertua yang baik dari beberapa ibu-ibu. Ada yang mertua yang pintar memasak dan memperhatikan anak serta menantunya.
Dan setelah saya runut dan ubek-ubek benang merahnya,ternyata kuncinya ada dalam komunikasi,sikap saling menghargai dan mengerti dan beradaptasi.
Ketika seorang menantu datang,ia adalah orang luar yang bisa jadi menjadi semacam rival bagi ibu mertua dalam merebut perhatian anaknya. Nah sebagai seorang perempuan,harus paham bahwa seorang anak lelaki itu walau sudah menikah ia menjadi hak orang-tuanya,dia masih bertanggung jawab bila orang tuanya membutuhkan bantuannya.
Terkadang ini yang terlupakan oleh seorang menantu,ia terkadang egois dan pengen menguasai anak sang mertua secara penuh. Seakan mereka lupa bahwa hubungan ibu-anak itu tidak akan terputus dengan adanya pernikahan.Dan biasanya ketika seorang menantu yang lebih paham kondisi mertuanya dan tidak menghalangi dan memutuskan hubungan ibu dan anak akan lebih mudah diterima oleh mertua.
Point selanjutnya, jangan lupa untuk terus berkomunikasi dengan mertua. Bila suami lupa,kita bisa mengingatkan atau berinisiatif untuk tetap berkomnikasi via telpon atau silaturhmi langsung.Hal ini bisa membuat mertua lebih welcome juga.
Hadiah, bisa jadi hal yang melumerkan hati mertua pula. Sesekali berilah hadiah kepada mertua,jangan hanya suka nenteng sesuatu ketika habis dari rumah mertua saja. Biasanya ketika seorang menantu suka memberi hadiah,ia akan dianggap sebagai orang dermawan dan perhatian ke mertua.
Adalagi cara selanjutnya,masuklah ke dalam keluarga besar dan berdiamlah di hatinya. Artinya pelajari sifat keluarga besar,bergabunglah dengan mereka ketika berkumpul,dan jangan sungkan untuk ikut terlibat dalam pekerjaan rumah tangga di rumah mertua. Kadang moment-moment seperti ini bisa membuat mertua menilai positif dan lebih bisa menerima menantu dengan penuh suka cita.
Ahh..tiba-tiba saya membayangkan beliau...sosok yang penuh cinta,yang menyayangi saya serta membuat anak lelakinya sendiri iri kepada saya karena rasa sayang beliau lebih besar kepada saya daripada suami saya.Saya tiba-tiba merasakan beliau demikian dekat,kita memasak dan beberes rumah bersama serta bercengkrama di teras rumah sembari menunggu para suami pulang dan melihat keakraban kami dengan penuh senyum mempesona.
Moga ini buka sekedar impian dan berhenti di sini saja,tapi saya bisa pintal menjadi sebuah do'a-doa yang kelak Allah urai menjadi butir-butir kebahagiaan yang mewujud nyata karena dianugrahkan mertua sholehah dan penuh cinta
tulisan ini diikutkan dalam #K3BKartinian
"iya mbak,moga antum kelak tidak demikian"
"aamiin...",saya tersenyum dan mengaminkan serta berharap do'a itu terbang dan dikabulkan oleh Allah.
Sering saya mendengar ketidak-cocokan antara menantu dan mertua. Sampai muncul istilah Mertua vs menantu. Kisah-kisah ketidak-harmonisan itu ada yang saya dengar lewat cerita ada juga yang melihat nyata. Semisal melihat adek yang tidak cocok dengan mertua,melihat teman yang diperlakukan mertua dengan semena-mena versi dia. Bayangkan ketika lebaran dan banyak tamu serta kerabat datang, sang ibu mertua ini tidak mau membantu masak dan beberes rumah,padahal itu di rumah mertuanya. Dan teman saya hamil tua, dia harus masak 3 kali, mencuci piring,bersih-bersih rumah dan pekerjaan rumah sendirian. Kadang mertuanya pengen dibelikan makanan di luar oleh suaminya temanku pakai duit suaminya temanku yang notabene adalah anaknya tapi malangnya temanku ini tidak dibagi secuilpun makanan itu. Sampai dia merajuk dan memintaku datang ke rumah mertuanya untuk membantu pekerjaan rumahnya. Dia merasakan perutnya kram ketika harus banyak melakukan kerjaan berat.
Ada lagi kisah seorang yang saking tertekannya tinggal dengan mertua,dia merasa nggak bisa-bisa punya anak,akan tetapi setelah pindah rumah dia langsung hamil. Ada juga seorang ibu muda yang curhat sampai nyesek,ketika dia merasa dikucilkan dan ditekan oleh mertua dan pihak keluarga besarnya,gara-gara dia tidak bekerja dan hanya menjadi ibu rumah tangga saja. Pengen pindah tapi suaminya tidak berkenan. Akhirnya pasrah bersabar dengan keadaan.
Hii..kisahnya serem-serem yak?
Tapi yakin deh itu hanya kisah-kisah pahit,yang mungkin bisa kita kupas dan mengantisipasinya. Sebagai orang yang belum berkeluarga hal-hal semacam itu membuat saya tergelitik untuk mengupas dan belajar,sebenarnya ada apa sih soal bahasan menantu dan mertua.Akhirnya sayapun memesan buku yang membahas soal hubungan mertua dan menantu ini
| |||||
| foto koleksi pribadi |
Sayapun berusaha membacanya dan menikmati ilmunya sembari makan nasi beserta sambal balado dan membayangkan seakan-akan ibu mertua itu di depan saya. Sayapun tersenyum dan berdiskusi serta bercengkrama penuh mesra dengan beliau.
Sebelum menuliskan ini,sayapun banyak membaca tulisan dan kisah soal mertua-mertua yang baik dari beberapa ibu-ibu. Ada yang mertua yang pintar memasak dan memperhatikan anak serta menantunya.
Dan setelah saya runut dan ubek-ubek benang merahnya,ternyata kuncinya ada dalam komunikasi,sikap saling menghargai dan mengerti dan beradaptasi.
Ketika seorang menantu datang,ia adalah orang luar yang bisa jadi menjadi semacam rival bagi ibu mertua dalam merebut perhatian anaknya. Nah sebagai seorang perempuan,harus paham bahwa seorang anak lelaki itu walau sudah menikah ia menjadi hak orang-tuanya,dia masih bertanggung jawab bila orang tuanya membutuhkan bantuannya.
Terkadang ini yang terlupakan oleh seorang menantu,ia terkadang egois dan pengen menguasai anak sang mertua secara penuh. Seakan mereka lupa bahwa hubungan ibu-anak itu tidak akan terputus dengan adanya pernikahan.Dan biasanya ketika seorang menantu yang lebih paham kondisi mertuanya dan tidak menghalangi dan memutuskan hubungan ibu dan anak akan lebih mudah diterima oleh mertua.
Point selanjutnya, jangan lupa untuk terus berkomunikasi dengan mertua. Bila suami lupa,kita bisa mengingatkan atau berinisiatif untuk tetap berkomnikasi via telpon atau silaturhmi langsung.Hal ini bisa membuat mertua lebih welcome juga.
Hadiah, bisa jadi hal yang melumerkan hati mertua pula. Sesekali berilah hadiah kepada mertua,jangan hanya suka nenteng sesuatu ketika habis dari rumah mertua saja. Biasanya ketika seorang menantu suka memberi hadiah,ia akan dianggap sebagai orang dermawan dan perhatian ke mertua.
Adalagi cara selanjutnya,masuklah ke dalam keluarga besar dan berdiamlah di hatinya. Artinya pelajari sifat keluarga besar,bergabunglah dengan mereka ketika berkumpul,dan jangan sungkan untuk ikut terlibat dalam pekerjaan rumah tangga di rumah mertua. Kadang moment-moment seperti ini bisa membuat mertua menilai positif dan lebih bisa menerima menantu dengan penuh suka cita.
Ahh..tiba-tiba saya membayangkan beliau...sosok yang penuh cinta,yang menyayangi saya serta membuat anak lelakinya sendiri iri kepada saya karena rasa sayang beliau lebih besar kepada saya daripada suami saya.Saya tiba-tiba merasakan beliau demikian dekat,kita memasak dan beberes rumah bersama serta bercengkrama di teras rumah sembari menunggu para suami pulang dan melihat keakraban kami dengan penuh senyum mempesona.
Moga ini buka sekedar impian dan berhenti di sini saja,tapi saya bisa pintal menjadi sebuah do'a-doa yang kelak Allah urai menjadi butir-butir kebahagiaan yang mewujud nyata karena dianugrahkan mertua sholehah dan penuh cinta
tulisan ini diikutkan dalam #K3BKartinian
Labels:
#K3BKartinian,
menantu,
mertua,
parenting,
Tips dan trik
Saturday, April 18, 2015
Latihan bikin katalog jilbab pakai Fotonea
Karena Permintaan Pelanggan dan reseller,akhirnya otak-atik bikin katalog abal-abal ini...
Yang mau otak-atik juga...buka aja fotonea.com :)
Yang mau otak-atik juga...buka aja fotonea.com :)
Labels:
katalog,
Tips dan trik
Subscribe to:
Comments (Atom)

