Showing posts with label parenting. Show all posts
Showing posts with label parenting. Show all posts

Tuesday, April 21, 2015

Belajar dari Ibu-Ibu Mertuamu,dan mertua Impianku

Pagi tadi pas COD-an dengan seorang teman,sempet ada sedikit cerita tentang ketidak-cocokan istri dengan ibunya. Sayapun berkomentar," ya wajar kog, banyak yang seperti itu. Dan memang baiknya orang kalau sudah menikah baiknya memang tidak tinggal berdekatan. Karena kan tiap keluarga punya konsep pemikiran yang berbeda, ntar yang tua merasa lebih pengalaman tapi yang muda merasa bahwa konsepnya berbeda zaman dengan orang tuanya "

"iya mbak,moga antum kelak tidak demikian"

"aamiin...",saya tersenyum dan mengaminkan serta berharap do'a itu terbang dan dikabulkan oleh Allah.

Sering saya mendengar ketidak-cocokan antara menantu dan mertua. Sampai muncul istilah Mertua vs menantu. Kisah-kisah ketidak-harmonisan itu ada yang saya dengar lewat cerita ada juga yang melihat nyata. Semisal melihat adek yang tidak cocok dengan mertua,melihat teman yang diperlakukan mertua dengan semena-mena versi dia. Bayangkan ketika lebaran dan banyak tamu serta kerabat datang, sang ibu mertua ini tidak mau membantu masak dan beberes rumah,padahal itu di  rumah mertuanya. Dan teman saya hamil tua, dia harus masak 3 kali, mencuci piring,bersih-bersih rumah dan pekerjaan rumah sendirian. Kadang mertuanya pengen dibelikan makanan di luar oleh suaminya temanku pakai duit suaminya temanku yang notabene adalah anaknya tapi malangnya temanku ini tidak dibagi secuilpun makanan itu. Sampai dia merajuk dan memintaku datang ke rumah mertuanya untuk membantu pekerjaan rumahnya. Dia merasakan perutnya kram ketika harus banyak melakukan kerjaan berat.

Ada lagi kisah seorang yang saking tertekannya tinggal dengan mertua,dia merasa nggak bisa-bisa punya anak,akan tetapi setelah pindah rumah dia langsung hamil. Ada juga seorang ibu muda yang curhat sampai nyesek,ketika dia merasa dikucilkan dan ditekan oleh mertua dan pihak keluarga besarnya,gara-gara dia tidak bekerja dan hanya menjadi ibu rumah tangga saja. Pengen pindah tapi suaminya tidak berkenan. Akhirnya pasrah bersabar dengan keadaan.

Hii..kisahnya serem-serem yak?
Tapi yakin deh itu hanya kisah-kisah pahit,yang mungkin bisa kita kupas dan mengantisipasinya. Sebagai orang yang belum berkeluarga hal-hal semacam itu membuat saya tergelitik untuk mengupas dan belajar,sebenarnya ada apa sih soal bahasan menantu dan mertua.Akhirnya sayapun memesan buku yang membahas soal hubungan mertua dan menantu ini
 
foto koleksi pribadi





Sayapun berusaha membacanya dan menikmati ilmunya sembari makan nasi beserta sambal balado dan membayangkan seakan-akan ibu mertua itu di depan saya. Sayapun tersenyum dan berdiskusi serta bercengkrama penuh mesra dengan beliau.

Sebelum menuliskan ini,sayapun banyak membaca tulisan dan kisah soal mertua-mertua yang baik dari beberapa ibu-ibu. Ada yang mertua yang pintar memasak dan memperhatikan anak serta menantunya.


Dan setelah saya runut dan ubek-ubek benang merahnya,ternyata kuncinya ada dalam komunikasi,sikap saling menghargai dan mengerti dan beradaptasi.
Ketika seorang menantu datang,ia adalah orang luar yang bisa jadi menjadi semacam rival bagi ibu mertua dalam merebut perhatian anaknya. Nah sebagai seorang perempuan,harus paham bahwa seorang anak lelaki itu walau sudah menikah ia menjadi hak orang-tuanya,dia masih bertanggung jawab bila orang tuanya membutuhkan bantuannya.
Terkadang ini yang terlupakan oleh seorang menantu,ia terkadang egois dan pengen menguasai anak sang mertua secara penuh. Seakan mereka lupa bahwa hubungan ibu-anak itu tidak akan terputus dengan adanya pernikahan.Dan biasanya ketika seorang menantu yang lebih paham kondisi mertuanya dan tidak menghalangi dan memutuskan hubungan ibu dan anak akan lebih mudah diterima oleh mertua.

Point selanjutnya, jangan lupa untuk terus berkomunikasi dengan mertua. Bila suami lupa,kita bisa mengingatkan atau berinisiatif untuk tetap berkomnikasi via telpon atau silaturhmi langsung.Hal ini bisa membuat mertua lebih welcome juga.

Hadiah, bisa jadi hal yang melumerkan hati mertua pula. Sesekali berilah hadiah kepada mertua,jangan hanya suka nenteng sesuatu ketika habis dari rumah mertua saja. Biasanya ketika seorang menantu suka memberi hadiah,ia akan dianggap sebagai orang dermawan dan perhatian ke mertua.

Adalagi cara selanjutnya,masuklah ke dalam keluarga besar dan berdiamlah di hatinya. Artinya pelajari sifat keluarga besar,bergabunglah dengan mereka ketika berkumpul,dan jangan sungkan untuk ikut terlibat dalam pekerjaan rumah tangga di rumah mertua. Kadang moment-moment seperti ini bisa membuat mertua menilai positif dan lebih bisa menerima menantu dengan penuh suka cita.

Ahh..tiba-tiba saya membayangkan beliau...sosok yang penuh cinta,yang menyayangi saya serta membuat anak lelakinya sendiri iri kepada saya karena rasa sayang beliau lebih besar kepada saya daripada suami saya.Saya tiba-tiba merasakan beliau demikian dekat,kita memasak dan beberes rumah bersama serta bercengkrama di teras rumah sembari menunggu para suami pulang dan melihat keakraban kami dengan penuh senyum mempesona.

Moga ini buka sekedar impian dan berhenti di sini saja,tapi saya bisa  pintal menjadi sebuah do'a-doa yang kelak Allah urai menjadi butir-butir kebahagiaan yang mewujud nyata karena dianugrahkan mertua sholehah dan penuh cinta




tulisan ini diikutkan dalam  #K3BKartinian

Saturday, April 18, 2015

Managemen Kamar

sumber dari sini
Tiap membuka pintu kamar lelaki bungsuku,suka bete dan manyun-manyun aduhai deh.
Bayangkan kamarnya itu mirip kapal pecah. Baju kotor berserakan,buku dan sepatu entah posisinya nangkring di mana,kabel-kabel dan HP kanibalan juga bertebaran di sekitar kasurnya. Belum lagi ditambah ember-ember dan toples buat menampung air yang bocor ketika hujan tiba :D

Kalau dinasehatin untuk lebih rapi dan sebagainya kesannya masa bodoh,karena lagi-lagi tiap beberapa hari ada yang gerilya dan membantu membersihkan dan merapikannya. Siapa lagi kalau bukan ibu tercinta.

Sebenarnya saya kurang setuju dengan sikap ibu,thoh bungsuku itu sudah dewasa.Masa dewasa biasanya sudah dihadapkan tanggung jawab untuk mandiri dan lebih pinter memanage diri sendiri dan aktivitasnya.Tapi ya,mungkin salah kami juga tidak mengajarkannya untuk lebih mandiri dan memanage kamar sendiri.

Harusnya sejak kecil kami sudah membiasakan dia untuk berlatih managemen kamar.
Apasih managemen kamar itu? ya istilah yang mudah dicerna adalah mengelola kamar sendiri agar tetap bersih dan rapi,kalau bisa tetap wangi.Pembiasaan sejak kecil itu sebisa mungkin dengan berjalannya waktu dan bimbingan dari keluarga yang lebih tua diharapkan menjadi sebuah karakter dan kebiasaan baik yang dibawa sampai kelak usia senja atau tutup mata.

Pembiasaan untuk memanage kamar sebenarnya bisa dilatih dari hal-hal simple, misalnya:
1. Belajar beranggung jawab meletakkkan barang pada tempatnya. Misal meletakkkan buku di rak buku,sepatu di rak sepatu,handuk di tenpat handuk dsb. Hal itu akan terbawa di mana ia berada dan melatih disiplin diri.
2.Buat jadwal mandiri,misal dari yang paling mudah,jadwal bangun tidur,bermain,belajar dan beri jadwal membersihkan kamar atau merapikannya. Kalau usia masih kecil bisa dengan didampingi anggota keluarga yang lebih dewasa.
3. Beri jatah tempat sampah di kamarnya, dan latih agar terbiasa membuang sampah pada tempatnya
4. Beri tanggung jawab anak akan barang yang dia punya. Misalnya buku,mintalah untuk menyampulin,merawat dan menjaganya. Beri konsekuensi bila ia teledor dan tidak bertanggung jawab atas barang yang tidak dia rawat dan jaga,misal kalau bukunya hilang karena dia meletakkan sembarangan maka dia harus menabung untuk membelinya buku baru atau dibelikan dengan syarat tertentu.
5.Ajarkan agar dia bisa memilah siapa yang bisa masuk kamar dan tidak boleh masuk kamar. Karena biasanya kalau kamar jadi transit sembarang orang maka akan mudah berantakan dan anak kehilangan privasinya.

Dan dengan latihan-latihan semacam itu,akan membuat anak disiplin, bertanggung jawab dan lebih punya privasi atas kamarnya. Diharapkan kebiasaan-kebiasaan itu akan terulang dan menjadi karakter baik bagi dia dimanapun ia berada dan kapan saja.


#18042015

Tuesday, October 6, 2009

mual saat awal kehamilan dan cara mengatasinya

Morning sickness atau rasa mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan di trimester pertama (0-12minggu).

Penyebab yang pasti masih belum diketahui diduga karena pengaruh perubahan psikologis dan adanya pengaruh perubahan hormonal selama kehamilan.

Hasil laporan menunjukkan bahwa hampir 50-90% dari wanita hamil mengalami mual pada trimester pertama (3 bulan pertama kehamilannya. Mual terhadap makanan tertentu, bahkan hanya karena mencium bau makanan tertentu saja.

Setiap wanita hamil akan memiliki derajat mual yang berbeda-beda, ada yang tidak terlalu merasakan apa-apa, tapi ada juga yang merasa mual dan ada yang merasa sangat mual dan muntah setiap saat sehingga memerlukan pengobatan (hiperemesis gravidarum) Setiap wanita adalah special, dengan karakteristik tersendiri.

Morning sickness walaupun disebut sebagi morning sickness bukan berarti rasa mualnya hanya terjadi di pagi hari saja, rasa mual dapat terjadi setiap saat, bisa malam, siang ataupun setiap waktu..

Apakah Bahaya buat bayi dalam kandungan?

Anda tak perlu kuatir kalau bayi anda tak cukup nutrisi. Di awal kehamilan ini kebanyakan wanita hamil hanya sedikit saja meningkat berat badannya dan ini tidak mempengaruhi perkembangan bayi anda. Yang paling penting anda tetap berusaha makan selagi anda dapat makan (jumlah kecil dan sering), banyak minum dan istirahat yang cukup.

Kapankah mual muntah ini akan hilang? Jangan kuatir karena biasanya keluhan mual-muntah akan menghilang pada akhir trimester pertama. Dan anda akan mulai memasuki trimester kehamilan berikutnya dengan perasaan yang lebih baik.

Bagaimanapun morning sickness adalah salah satu bagian dari pengalaman selama kehamilan anda. Ingatkan diri anda bahwa semua ini akan segera berlalu dan anda akan menantikan seorang bayi yang anda dambakan. :)

Dibawah ini Beberapa tips untuk membantu anda mengatasi “morningsickness” atau mual-muntah selama awal kehamilan:

• Makan dalam jumlah sedikit tapi sering, jangan makan dalam jumlah atau porsi besar hanya akan membuat anda bertambah mual. Berusahalah makan sewaktu anda dapat makan, dengan porsi kecil tapi sering.

• Makan makanan yang tinggi karbohidrat dan protein yang dapat untuk membantu mengatasi rasa mual anda. Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran dan makanan yang tinggi karbohidrat seperti roti, kentang, biscuit, dll

• Di pagi hari sewaktu bangun tidur jangan langsung terburu-buru terbangun, cobalah duduk dahulu dan baru perlahan berdiri bangun. Bila anda merasa sangat mual ketika bangun tidur pagi siapkanlah snak atau biscuit didekat tempat tidur anda, dan anda dapat memakannya dahulu sebelum anda mencoba untuk berdiri.

• Hindari makanan yang berlemak, berminyak dan pedas yang akan memperburuk rasa mual anda.

• Minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi akibat muntah. Minumlah air putih, ataupun juice. Hindari minuman yang mengandung kafein dan karbonat.

• Vitamin kehamilan kadang memperburuk rasa mual, tapi anda tetap memerlukan folat untuk kehamilan anda ini. Bila mual muntah sangat hebat, konsultasikan ke dokter anda sehingga dapat diberikan saran terbaik untuk vitamin yang akan anda konsumsi. Dan dokter anda mungkin akan memberikan obat untuk mual bila memang diperlukan.

• Vitamin B 6 efektif untuk mengurangi rasa mual pada ibu hamil. Sebaiknya Konsultasikan dahulu dengan dokter anda untuk pemakaiannya.

• Pengobatan Tradisional : Biasanya orang menggunakan jahe dalam mengurangi rasa mual pada berbagai pengobatan tradisional. Penelitian di Australia menyatakan bahwa jahe dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi rasa mual dan aman untuk ibu dan bayi. Pada beberapa wanita hamil ada yang mengkonsumsi jahe segar atau permen jahe untuk menbantu mengatasi rasa mualnya.

• Istirahat dan relax akan sangat membantu anda mengatasi rasa mual muntah. Karena bila anda stress hanya akan memperburuk rasa mual anda. . Ambilan waktu untuk anda! cobalah beristirahat yang cukup dan santai, dengarkan musik, membaca buku bayi atau majalah kesayangan anda dll. Hadapilah kehamilan anda dengan kebahagian, karena ini adalah anugerahNya.:-)

Ingat! Hubungi dokter anda bila mual-muntah menjadi sangat hebat, sehingga anda tidak dapat makan atau minum apapun juga sehingga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi. (Hiperemesis gravidarum).

Percayalah Morning sickness atau mual muntah pada kehamilan awal ini akan segera berlalu tanpa anda sadari dan ini akan menjadi salah satu pengalaman selama kehamilan anda---bayangkan saja tentang si kecil yang akan segera hadir membawa sejuta kebahagian.:)

© Dr.Suririnah-www.InfoIbu.com

Sunday, March 1, 2009

Kolik pada si baby...

Kolik ini sebenarnya bukan penyakit, tetapi lebih tepat kalau digolongkan sebagai istilah umum untuk menjelaskan sebuah kondisi.

Apa gejala bayi yang mengalami Kolik?

Gejala utamanya adalah rewel yang berkepanjangan, yang disertai tangisan. Biasanya kondisi ini terjadi menjelang sore hingga waktu tidurnya.

Diperkirakan sekitar 20% bayi mengalami Kolik ini dan biasanya ketika dia berumur 2 minggu hingga 4 minggu.

Tangisan Kolik lain dengan tangisan biasa. Bayi yang menangis ketika dalam kondisi ini biasanya terlihat sangat kesal dan sedih.

Sampai saat tulisan ini dibuat, masih belum jelas betul apa penyebab Kolik. Ada yang mengatakan penyebabnya adalah makanan sang ibu yang menyusuinya, alergi bayi terhadap susu botol, kecemasan orang tua, dan sebagainya.

Bisa jadi semua yang dikatakan itu benar, atau bisa jadi juga semuanya salah...

Yang jelas, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan bayi Anda seandainya dia mengalami Kolik.
 

  • Pastikan bayi Anda tidak kelaparan, atau popoknya sudah terlalu basah dan kotor. Pokoknya, pastikan tidak ada sesuatu yang membuatnya gelisah.
  • Anda juga harus bisa memastikan bahwa si kecil tidak dalam kondisi serius yang membutuhkan penanganan dokter atau perawat.
  • Anda juga harus belajar benar-benar memahami bayi Anda. Apa yang bisa menenangkan bayi lain, belum tentu bisa menenangkan bayi Anda!
  • Coba berbagai gerakan atau suara yang bisa menenangkannya. Berikan ayunan yang lembut, atau suara-suara yang menyejukkan.
  • Coba letakkan bayi Anda di lingkungan yang nyaman, seperti kamar dengan lampu redup dan jauh dari keramaian. Atau coba juga mengajaknya berkeliling dengan kereta bayi.
  • Terkadang akan membantu juga jika Anda mengelus-elus punggung, perut atau kepalanya. Sebagian bayi ada juga yang merasa nyaman ketika dimandikan dengan air hangat.

kontroversi Bayi tengkurap

Posisi bayi tengkurap banyak mengundang kontroversi. Adakah keuntungannya? Atau lebih banyak bahayanya?

Menyangkut posisi tidur bayi, American Academy of Pediatrics (AAP) menyimpulkan bahwa posisi terlentang tetap merupakan yang paling aman. Dengan posisi terlentang, terbukti bahwa sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS) dapat berkurang secara drastis. Walaupun memang dengan posisi terlentang, kekurangannya adalah adanya perubahan bentuk kepala si bayi.

Namun begitu, posisi bayi tengkurap tetap memiliki banyak keuntungan.

Keuntungan Posisi Bayi Tengkurap

  1. Memberikan kesempatan berisitirahat untuk bagian belakang kepala bayi
  2. Membantu menguatkan otot-otot leher bayi Anda, sebagai persiapan untuk merangkak
  3. Membantu mempercepat kemampuan bayi untuk mengangkat pantat, berguling, duduk, hingga akhirnya berdiri
  4. Membantu memperbaiki perkembangan motorik bayi Anda
  5. Membantu perkembangan otot-otot kaki

Variasi Tengkurap pada Bayi

  1. Letakkan bayi Anda dengan posisi tengkurap, di atas perut Anda yang sedang berbaring
  2. Tengkurapkan bayi Anda pada alas yang padat dan aman, seperti di atas selimut di lantai
  3. Gendong bayi Anda pada lengan Anda dengan posisi tengkurap
  4. Tengkurapkan bayi Anda di atas bola besar dengan terus dipegang bagian punggung dan pantatnya. Anda bisa memaju-mundurkan bola tersebut perlahan-lahan

Selama bayi Anda dalam posisi ini, teruslah mengajaknya berbicara dan bermain, agar ia tidak merasa kesal. Awasi juga anak-anak yang lain, jangan sampai mencelakai si kecil.

Jika ia tertidur dengan posisi tengkurap, jangan biarkan ia sendirian dan tidak terawasi. Balikkanlah badannya agar ia tidur dengan posisi terlentang.

Berapa Lama Waktu yang Aman untuk Tengkurap?

Anjurannya adalah sekitar 30 menit setiap hari. Anda bisa melakukannya langsung, atau bisa dibagi-bagi menjadi beberapa kesempatan.

Dan jangan memaksakan kegiatan ini jika bayi Anda sedang merasa kesal. Cari waktu dimana ia sedang senang, agar ia menyukai posisi ini.

Sunday, December 28, 2008

Tentang pijit bayi...(aksi sok tahu ku juga )



Beberapa waktu lalu, karena ada suatu hal, saya dan temen saya terpaksa mampir ketempet seorang temen2..*mg g binggung...

Nah kebetulan....disitu berkumpul, keluarga dan kakak perempuannya*yah kakaknya memang perempuan semua..nah akhirnya saya terlibat perbincangan seru tentang pijit bayi..pertama kali sih berawal ketika saya tanya usia bayinya dan kebiasaan apakah sering dipijit or nggak??yah kebiasaan..saya tuh sering kali seperti kampanye pijit bayi..akhirnya si kakak penasaran juga tentang pijit bayi..ya udah ana cerita manfaat dan cara2 pijit bayi yang bisa dilakukan sendiri..dari langkah-langkah dsb *padahal jujur, apa yg ana critakan hanyalah pengalaman otodidak saya belajar pijit bayi..dengan korban model anak ummi ankat, dan para ponakan..kadang-kadang anaknya temen...alhamdulillah nggak pernah ada kesalahan..

Yeah..ana tuh sering ngingetin begini,pijit bayi tuh bermanfaat untuk pertumbuhan berat badan, body jd kencang berisi, dan kedekatan anak-ibu...dan saya sering tekankan agar yang mijit ibunya langsung..dan ternyata tadi tuh jalan-jalan dapat nih artikel...wah semoga ke sok tahuanku selama ini nggak begitu melenceng..
.



 Apakah pijat bayi itu?

Biasa juga disebut dengan stimulus touch.
Sejak dilahirkan, bayi memiliki tiga kebutuhan yang harus dipenuhi oleh orang tua, yaitu; kebutuhan fisik-biologis yang berguna untuk pertumbuhan otak, sistem sensorik serta motoriknya.
Kebutuhan emosi kasih sayang untuk kecerdasan emosi, inter dan intrapersonalnya. Serta kebutuhan stimulasi untuk merangsang semua kerja sistem sensorik dan motoriknya.

Manfaat utama Mengembangkan komunikasi Sentuhan adalah bentuk komunikasi pertama yang Anda miiki dengan bayi. Sentuhan bayi berarti berbicara.

Pijat bayi menggambungkan aspek kedekatan yaitu kontak mata, saling tersenyum dan ekspresi wajah yang lain. Mengurangi stres dan tekanan Pijatan dapat menenangkan dan menurunkan produksi hormon adrenalin yang selanjutnya akan meningkatkan daya tahan tubuh bayi.


 Umumnya daya tahan tubuh bayi meningkatkan 30% setelah dipijat 2 kali selama 15 menit. Mengurangi gangguan sakit Memijat juga dapat membantu bayi mengusir gejala kembung, kolik serta membantunya tidur lebih nyenyak.

Tak hanya itu, pijatan juga memperlancar sirkulasi udara di perut sehingga membantu mengeluarkan gas yang terjebak di sana. Mengurangi nyeri Pijatan yang lembut membantu tubuh melepaskan oksitosin dan endorfin. Kedua hormon ini dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan si kecil akibat nyeri tumbuh gigi, hidung tersumbat atau tekanan emosi.

Manfaat Pijat Bayi untuk orang tua:
Meningkatkan Asi Pijatan membuat bayi cepat merasa lapar karena penyerapan makanan lebih baik. Akibatnya bayi lebih sering menyusu. Semakin sering diminta, ASI yang diproduksi semakin banyak.

Memahami isyarat bayi Bayi memiliki bahaya isyarat untuk menunjukkan keinginannya, misalnya melalui bahasa mata atau isyarat badan. Pijat bayi yang dilakukan rutin 2 kali sehari membantu orang tua memahami keinginan bayi melalui isyarat yang diberikan.

Meningkatkan percaya diri Dengan melakukan pijat bayi, orang tua lebih mengenal bayinya. Pijat bayi mampu mengurangi rasa gelisah soal perawatan anak. Ketenangan ini mampu menguasai keadaan dan membantu orang tua lebih percaya diri untuk merawat si kecil.

Memahami kebutuhan si kecil Bayi mengeluarkan bahasa tubuh selama dipijat. Orang tua yang melakukan pijat secara rutin lebih mengenal kondisi fisik bayi. Karena dilakukan berulang-ulang, orang tua lebih paham cara menghadapi bayinya saat gelisah.

Kapan waktu yang tepat?

Usia yang paling baik untuk memperkenalkan pijatan adalah pada saat bayi berusia 0 sampai 12 bulan. Sedangkan waktu yang paling baik untuk memijat adalah pagi hari sehingga pada malam harinya si kecil dapat tertidur dengan lelap.

Hal-hal yang perlu diperhatikan
Jangan memijat bayi setelah ia makan atau mengantuk.
Cobalah membuat suasana senyaman mungkin, lakukan dalam suasana menyenangkan dengan diiringi suara musik atau senandung.
 Tidak dianjurkan pemijatan langsung sehabis makan, membangunkan bayi untuk dipijat, memijat bayi saat tidak begitu sehat, dan memaksakan posisi tertentu ketika memijat.

Teknik memijat

Memberikan pijatan pada si kecil, tak melulu harus dengan bantuan tukang pijit bayi. Anda pun bisa melakukannya sendiri di rumah. Asal Anda memahami betul ‘rambu-rambunya’ serta ‘aturan mainnya’ maka manfaat pijatan yang Anda berikan bisa dirasakan secara maksimal oleh bayi Anda.

Ada beberapa lokasi pada tubuh bayi yang dianjurkan untuk diberikan pijatan, yaitu wajah, dada, perut, tangan dan kaki serta punggung.
Pijatan wajah. Melemaskan otot wajah.
Caranya, tekankan jari-jari Anda pada kening, pelipis dan pipi bayi (posisi dan tekanan sama seperti saat Anda menekan tombol keyboard komputer).

Kemudian gunakan kedua ibu jari untuk memijit daerah di atas alis. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung ke arah pipi bayi.
Gunakan kedua ibu jari untuk memijit sekitar mulut, tarik hingga bayi tersenyum.
 Pijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

Pijatan dada. Memperkuat paru-paru dan jantung.
Letakkan kedua tangan di tengah dada bayi dan gerakkan ke atas, kemudian ke sisi luar tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati.
Lalu, dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.

Pijatan perut. Meningkatkan sistem pencernaan dan kurangi sembelit.
Lakukan gerakan memijat di atas perut bayi seperti mengayuh sepeda dari atas ke arah bawah perut. Kemudian, angkat kedua kaki bayi dan tekan lututnya perlahan-lahan ke arah perut. Buatlah bulan separuh terbalik dengan tangan kanan, mulai dari kiri ke kanan searah jarum jam. Saat tangan kanan di atas, tangan kiri di bawah dan berputar mengikuti arah jarum jam membentuk lingkaran penuh seperti matahari.

Pijatan pada tangan dan kaki. Meredakan ketegangan dan menguatkan tulang.
Pegang lengan bayi dengan kedua telapak tangan seperti memegang pemukul softball. Dengan gerakan seperti memerah, pijat tangan bayi dari bahu ke pergelangan.

Lakukan gerakan sebaliknya, dari pergelangan ke arah pangkal lengan. Tarik lembut jari-jari bayi dengan gerakan memutar. Dengan kedua ibu jari secara bergantian, pijat seluruh permukaan telapak tangan dan punggung tangan bayi. Gunakan kedua telapak tangan untuk membuat gerakan seperti menggulung.

Untuk kaki, ikuti cara yang sama seperti teknik memijat tangan.

Pijatan punggung. Menguatkan otot yang menyangga tulang belakang.
Pijat dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan di sepanjang punggung bayi, luncurkan salah satu telapak tangan dari leher sampai ke pantat bayi dengan sedikit tekanan. Buat gerakan melingkar dengan jari-jari, terutama pada otot di sebelah tulang belakang. Buat pijatan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kaki untuk mengakhiri pijatan.

 artikel dikopas dari : http://www.conectique.com/tips_solution/parenting/health/ window.google_render_ad();
 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design