Showing posts with label baby. Show all posts
Showing posts with label baby. Show all posts

Sunday, March 1, 2009

Kolik pada si baby...

Kolik ini sebenarnya bukan penyakit, tetapi lebih tepat kalau digolongkan sebagai istilah umum untuk menjelaskan sebuah kondisi.

Apa gejala bayi yang mengalami Kolik?

Gejala utamanya adalah rewel yang berkepanjangan, yang disertai tangisan. Biasanya kondisi ini terjadi menjelang sore hingga waktu tidurnya.

Diperkirakan sekitar 20% bayi mengalami Kolik ini dan biasanya ketika dia berumur 2 minggu hingga 4 minggu.

Tangisan Kolik lain dengan tangisan biasa. Bayi yang menangis ketika dalam kondisi ini biasanya terlihat sangat kesal dan sedih.

Sampai saat tulisan ini dibuat, masih belum jelas betul apa penyebab Kolik. Ada yang mengatakan penyebabnya adalah makanan sang ibu yang menyusuinya, alergi bayi terhadap susu botol, kecemasan orang tua, dan sebagainya.

Bisa jadi semua yang dikatakan itu benar, atau bisa jadi juga semuanya salah...

Yang jelas, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan bayi Anda seandainya dia mengalami Kolik.
 

  • Pastikan bayi Anda tidak kelaparan, atau popoknya sudah terlalu basah dan kotor. Pokoknya, pastikan tidak ada sesuatu yang membuatnya gelisah.
  • Anda juga harus bisa memastikan bahwa si kecil tidak dalam kondisi serius yang membutuhkan penanganan dokter atau perawat.
  • Anda juga harus belajar benar-benar memahami bayi Anda. Apa yang bisa menenangkan bayi lain, belum tentu bisa menenangkan bayi Anda!
  • Coba berbagai gerakan atau suara yang bisa menenangkannya. Berikan ayunan yang lembut, atau suara-suara yang menyejukkan.
  • Coba letakkan bayi Anda di lingkungan yang nyaman, seperti kamar dengan lampu redup dan jauh dari keramaian. Atau coba juga mengajaknya berkeliling dengan kereta bayi.
  • Terkadang akan membantu juga jika Anda mengelus-elus punggung, perut atau kepalanya. Sebagian bayi ada juga yang merasa nyaman ketika dimandikan dengan air hangat.

kontroversi Bayi tengkurap

Posisi bayi tengkurap banyak mengundang kontroversi. Adakah keuntungannya? Atau lebih banyak bahayanya?

Menyangkut posisi tidur bayi, American Academy of Pediatrics (AAP) menyimpulkan bahwa posisi terlentang tetap merupakan yang paling aman. Dengan posisi terlentang, terbukti bahwa sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS) dapat berkurang secara drastis. Walaupun memang dengan posisi terlentang, kekurangannya adalah adanya perubahan bentuk kepala si bayi.

Namun begitu, posisi bayi tengkurap tetap memiliki banyak keuntungan.

Keuntungan Posisi Bayi Tengkurap

  1. Memberikan kesempatan berisitirahat untuk bagian belakang kepala bayi
  2. Membantu menguatkan otot-otot leher bayi Anda, sebagai persiapan untuk merangkak
  3. Membantu mempercepat kemampuan bayi untuk mengangkat pantat, berguling, duduk, hingga akhirnya berdiri
  4. Membantu memperbaiki perkembangan motorik bayi Anda
  5. Membantu perkembangan otot-otot kaki

Variasi Tengkurap pada Bayi

  1. Letakkan bayi Anda dengan posisi tengkurap, di atas perut Anda yang sedang berbaring
  2. Tengkurapkan bayi Anda pada alas yang padat dan aman, seperti di atas selimut di lantai
  3. Gendong bayi Anda pada lengan Anda dengan posisi tengkurap
  4. Tengkurapkan bayi Anda di atas bola besar dengan terus dipegang bagian punggung dan pantatnya. Anda bisa memaju-mundurkan bola tersebut perlahan-lahan

Selama bayi Anda dalam posisi ini, teruslah mengajaknya berbicara dan bermain, agar ia tidak merasa kesal. Awasi juga anak-anak yang lain, jangan sampai mencelakai si kecil.

Jika ia tertidur dengan posisi tengkurap, jangan biarkan ia sendirian dan tidak terawasi. Balikkanlah badannya agar ia tidur dengan posisi terlentang.

Berapa Lama Waktu yang Aman untuk Tengkurap?

Anjurannya adalah sekitar 30 menit setiap hari. Anda bisa melakukannya langsung, atau bisa dibagi-bagi menjadi beberapa kesempatan.

Dan jangan memaksakan kegiatan ini jika bayi Anda sedang merasa kesal. Cari waktu dimana ia sedang senang, agar ia menyukai posisi ini.
 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design