Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Monday, August 2, 2010

Bayi tertukar selama 20 tahun??hemm.ck..ck..

VIVAnews - Dua tahun lalu, Dimas Aliprandi dan Elton Plaster masih belum saling mengenal. Namun, kedua pria di Brazil itu akhirnya sadar bahwa mereka, secara tidak sengaja, tertukar orang tua lebih dari 20 tahun lalu. Dengan kata lain, berkat keteledoran pihak rumah sakit, orang tua Dimas dan Elton saat itu salah mengambil bayi. 

Penemuan fakta yang mengejutkan itu tidak membuat Dimas dan Elton menjadi bermusuhan. Sebaliknya, kedua pria itu menjalin hubungan yang sangat erat dengan melibatkan keluarga masing-masing.

Sama-sama berusia 25 tahun, Dimas dan Elton kini tinggal dan bekerja di daerah yang sama. Mereka pun sama-sama membantu orang tua masing-masing mengelola perkebunan sayur dan kopi di Brazil bagian tenggara.

Perasaan aneh pertama kali menimpa Dimas. Dia merasa janggal dengan keempat saudara perempuannya. 

"Ada sesuatu yang berbeda," kata Dimas saat dihubungi kantor berita Associated Press lewat telepon. "Saya berambut pirang dan bermata biru, sementara saudara-saudara kandung saya berambut dan bermata hitam," lanjut Dimas.

Dia pun merasa punya ciri-ciri khas seperti imigran asal Jerman, sementara semua saudara kandung dan orang tuanya berdarah Italia. "Maka, ada yang tidak beres," kata Dimas.

Saat berusia 14 tahun, Dimas merasa kian curiga akan asal-usul dirinya ketika mentonton suatu siaran berita di televisi bahwa ada kasus bayi-bayi tertukar di rumah sakit. Gara-gara keteledoran pihak rumah sakit, orang tua salah memulangkan bayi yang mereka kira adalah anak kandung.

"Saya waktu itu bilang ke ayah mengenai kecurigaan itu dan saya ingin melakukan uji DNA. Namun biayanya saat itu sangat mahal," kata Dimas.

Uji DNA baru dilakukan Dimas sepuluh tahun kemudian. Dalam suatu tes Desember 2008, kecurigaan Dimas akhirnya jadi kenyataan. Orang tua yang membesarkan dia selama ini ternyata bukanlah ayah dan ibu kandung.

Orang tua Dimas, Antonio dan Zilda Aliprandi, pun terkejut melihat hasil tes itu. Awalnya, mereka berusaha tidak percaya. Namun, pada akhirnya, mereka sepakat untuk membantu Dimas mencari orang tua dia yang sebenarnya.

Penelusuran dimulai di Rumah Sakit (RS) Madre Regina Protmann, tempat Dimas lahir. "Saya menunjukkan pihak rumah sakit hasil tes DNA dan mengatakan bahwa mereka saat itu memberi bayi yang salah kepada orang tua yang selama ini membesarkan saya," kata Dimas.

Pihak RS pun merasa skeptis dan meminta Dimas kembali menjalani tes DNA. Tiga bulan kemudian, tes kedua kembali dijalani Dimas dan hasilnya pun sama dengan yang pertama.

Tak bisa lagi mengelak, pihak RS kemudian menelusuri arsip kelahiran. Menurut penemuan mereka, ada seorang bayi laki-kali yang lahir pada tanggal yang sama dengan kelahiran Dimas.

Bayi itu bernama Elton Plaster dan kini berusia sama dengan Dimas. Maka berangkatlah mereka ke tempat tinggal Elton bersama kedua orang tuanya yang terletak di desa Santa Maria de Jetiba. Desa itu berjarak 45 km dari rumah Dimas di Joao Neiva.

Atas permintaan Dimas dan kedua orang tua asuhnya, keluarga Plaster pun sepakat melakukan tes DNA kepada Elton. Hasilnya sungguh menakjubkan.

"Mereka [keluarga Plaster] menyadari bahwa Elton adalah putra biologis dari pria dan perempuan, yang selama 24 tahun saya panggil Ibu dan Ayah," kata Dimas. "Sementara itu, Elton juga baru tahu bahwa pasangan yang selama ini dia anggap sebagai orang tua kandung ternyata merupakan ayah dan ibu saya," lanjut Dimas.

 

Namun penemuan yang mengejutkan itu tidak menimbulkan prahara. Bahkan, Dimas dan Elton beserta masing-masing orang tua mereka kini menjalin hubungan yang akrab.

 

"Malahan, ini membuat dua keluarga jadi bersatu," kata Dimas. "Elton dan saya ingin tetap tinggal dengan orang tua yang masing-masing telah membesarkan kami. Namun, kami berdua juga ingin tinggal berdekatan dengan orang tua biologis masing-masing. Kami ingin memperbesar keluarga," lanjut Dimas.

Maka, sekitar setahun yang lalu, Dimas dan kedua orang tua yang mengasuhnya menerima tawaran dari keluarga Plaster untuk pindah ke lingkungan mereka. Suatu lahan disediakan keluarga Plaster bagi keluarga Aliprandi untuk membangun rumah.

           

"Ini yang seharusnya terjadi," kata Adelson Plaster, orang tua asuh Elton, kepada stasiun televisi Globo TV. "Kami semua kini tinggal bersama dan saya merasa memiliki dua putra yang tinggal dan bekerja bersama," lanjut Adelson.

Dimas dan Elton pun sama-sama merasa mendapat berkah dari situasi yang mengejutkan itu. "Tidak semua orang bisa berkata punya dua ayah dan dua ibu yang tinggal bersama-sama," kata Dimas. (Associated Press)

Thursday, June 4, 2009

Para Blogger kawal persidangan ibu Prita

Kemaren kamis..para bloggerpun,,memberikan dukungannya kepada ibu prita..

Setidaknya ada sekitar 10-an orang yang menghadiri persidangan ibu prita..

rencana mereka akan mengawal persidangan sampai akhir..

dan juga dukungan online lebih mereka lakukan daripada dukungan fisik..

so..apakah kita akan ikut berperan serta mendukung ibu prita???

 

 

Sumber berita lebih lanjut  :http://www.detikinet.com/read/2009/06/04/194615/1142948/398/blogger-siap-kawal-sidang-prita

Sunday, May 3, 2009

Berita duka dari MP'ers dan anggota FLP bandung

Rating:★★★★★
Category:Other
Innalillahi wa innalillahi Roji'un..
telah berpulang ke rahmatullah ukh RinRin ((www.batugunung.multiply.com) telah berpulang ke rahmatullah pada jam 4 subuh tgl 2 mey.. Mohon di maafkan sgala ksalahannya

Friday, April 24, 2009

Wanita berjilbab penasehat Obama

By Republika Newsroom
Kamis, 23 April 2009 pukul 08:30:00

Satu lagi peran Muslim dalam kehidupan bernegara Paman Sam. Seorang wanita keturunan Mesir, warga Amerika berjilbab ditunjuk sebagai penasihat Presiden Obama.

Dalia Mogahed, analis senior dan direktur eksekutif Gallup Center, lembaga survey independen tersohor, untuk Kajian Muslim adalah nama tokoh yang ditunjuk menjadi salah satu anggota Dewan Penasihat Obama untuk Hubungan dan Lingkungan Berdasar Keyakinan.

Penunjukkan itu akan membuat Dalia memiliki kesempatan memberi masukan kepada Presiden Obama terhadap sikap praduga dan masalah yang dihadapi dunia Muslim.

Itu tak hanya membuat warga Mesir bahagia–meski juga tetap waspada–, pihak Arab pun mengamati lebih dekat tanda-tanda kepemimpinan baru di Washington yang berupaya meningkatkan hubungan dengan Islam. Hubungan yang diyakini banyak Muslim dirusak dengan parah selama delapan tahun oleh pemerintahan Bush.

Pemilihan Mogahed juga dilihat oleh banyak pihak di Timur Tengah sebagai satu langkah maju Obama menghapuskan stereotip dan penghakiman terhadap Muslim, sesuatu yang menimpa komunitas sejak 11 September 2001 silam.

“Dalia Mogahed adalah contoh terbaik dari wanita Muslim sukses. Ia membuktikan jika Muslim pun dapat berhasil di segala bidang, paling tidah di bidang keahliannya,” ujar seorang pengunjung situs yang menuliskan komentarnya di harian independen Al Masry al Youm, seperti yang dikutip oleh Latimes.com, Rabu, 22 April.

Dalia, kelahiran Mesir pindah bersama keluarganya ke Amerika Serika hampir 30 tahun lalu. Baru-baru ini, ia menjadi salah satu penulis utama dalam “Who Speaks for Islam” (diterjemahkan oleh penerbit Mizan dengan judul “Saatnya Muslim Bicara”) dengan John Esposito, guru besar ilmu politik Amerika, orang yang dikritik banyak pihak sebagai pemberi maaf Islam. Dalia dan Esposito menerbitkan lembar opini bulan ini dalam The Times, berjudul Ketidakpedulian Amerika terhadap Islam dan Dunia Muslim.

Meski seorang Islam, Dalia tetap menyatakan diri loyalitas pertama akan diberikan kepada negaranya, demikian dalam sebuah wawancara dengna Al Masry al Youm, Senin pekan ini yang mengecewakan beberapa orang.

“Saya pikir loyalitas pertama ia pada Islam, baru yang lain,” ujar seorang komentator, masih di website Al Masry. “Saya takut mereka mungkin akan mempermainkan dan menggunakan kamu sebagai kedok politik mereka yang tidak benar-benar mengarah pada Mesir, Arab, dan dunia Muslim,” imbuh komentar itu./itz


sumber : http://shodiq.com/2009/04/23/inilah-wanita-berjilbab-yang-dicintai-presiden-obama/

Friday, April 3, 2009

innalillahi wa innailahi roji'un *warga MP-koe

Bismillah
Assalamu'alaykum warohmatullahi wa barokatuh
Telah meninggal dunia salah seorang anggota keluarga ukh imut atao ukh siti mufrotin
(http://tsabitahku.multiply.com)
seorang paman yang sangat dicintainya..pada hari kamis kemaren menjelang maghrib dan telah dimakamkan pada pukul 21.00.
semoga arwahnya diterima, amal ibadahnya diterima dan dosa-dosanya diampuni..serta keluarga yang ditinggalkan mendpata kesabaran..
untuk temen-temen yang mengenalnya pun tidak mengenalnya mohon doanya..
jazakumullah sebelumnya
wassalam

Tuesday, January 27, 2009

obama....bolehkah kita aborsi??

Lagi-lagi Presiden AS Barack Obama membuat kejutan. Kemarin Obama mengeluarkan kebijakan baru dengan mencabut larangan penyediaan dana federal bagi organisasi keluarga berencana luar negeri yang memfasilitasi aborsi.

AS termasuk salah satu pendukung terbesar program Kelurga Berencana (KB). Namun Presiden George W. Bush (kini mantan) sebelumnya memblokir pengucuran dana untuk layanan aborsi.

Kebijakan Obama langsung mendapat protes dari sejumlah kelompok anti-aborsi. Mereka menentang pencabutan larangan itu. Sebaliknya berbagai badan bantuan mendukung langkah Obama karena kebijakan itu justru dapat meningkatkan kesehatan wanita, khususnya di ne-gara berkembang.

Menurut seorang jubir Gedung Putih, Obama menan-datangani perintah eksekutif itu, Jumat sore, tanpa memin-ta peliputan media massa.

Isu tentang layanan aborsi menjadi kontroversi di AS. Kelompok konservatif yang pro-kehidupan berhadapan dengan kelompok pro-pilihan yang lebih liberal yang mendukung hak seorang wanita untuk memilih apakah ingin melakukan aborsi atau tidak.

Kebijakan Obama mendapat dukungan penuh dari berbagai kelompok yang menginginkan perubahan larangan aborsi. Mereka menyebut larangan penyediaan dana itu sebagai 'aturan yang menyumbat' karena memotong dana untuk kelompok yang menganjurkan atau melobi untuk pencabutan pembatasan aborsi.

Sebaliknya kelompok anti-aborsi mengritik pencabutan larangan pendanaan itu.

"Presiden Obama belum lama ini mengatakan pada rakyat Amerika bahwa ia akan mendukung kebijakan untuk mengurangi aborsi. Tapi kini ia malah menjamin aborsi lebih banyak dengan memberikan dana kepada kelompok yang mendukung aborsi sebagai metode pengendali populasi," ujar Douglas Johnson, direktur National Right to Life Committee.

Sebelumnya, Mahkamah Agung AS mengeluarkan keputusan tahun 1973 yang mengesahkan aborsi. Sebuah jajak pendapat yang dilakukan Gallup tahun lalu menunjukkan bahwa 54 persen orang Amerika menganggap aborsi semestinya diperbolehkan berdasarkan kondisi tertentu. Sedangkan 28 persen lagi menilai aborsi adalah sah untuk segala kondisi dan 17 persen lagi melarang total kebijakan aborsi.

Kebijakan ini selalu menjadi salah satu isu sentral antara pemerintahan Republik dan Demokrat. Pada pemerintahan Presiden Bill Clinton yang juga dari Demokrat, larangan aborsi ini dicabutsaat ia berkuasa tahun 1993. Namun George W. Bush kembali memberlakukan lagi larangan itu pada 2001.

Kebijakan ini juga dikenal dengan sebutan Kebijakan Mexico City karena pertama kali diperkenalkan dalam sebuah konferensi PBB di kota itu 1984 oleh mantan Presiden Ronald Reagan dari Republik.

Dalam kebijakan yang berkaitan dengan pencabutan larangan aborsi, Obama diperkirakan akan memulihkan penyaluran dana untuk Dana Populasi PBB (UNFPA) dalam anggaran dana mendatang.

Pada kebijakan lain, Badan Pengawasan Makanan dan Obat AS FDA juga memuluskan jalan untuk studi pertama di dunia tentang terapi sel tunas embrio. Sekalipun keputusan ini independen dan terlepas dari kontrol Gedung Putih, Obama diperkirakan akan mengadopsi pendekatan yang lebih pragmatis dan berorientasi ilmiah untuk riset sel tunas.

sumber: bbc/terbit

link :http://www.mediaumat.com

Wednesday, March 26, 2008

Berita

Syekh Yasin, nama lengkapnya Syekh Ahmad Ismail Yasin lahir tahun 1938 di desa Al-Jura, sebelah selatan kota Gaza, syahid pada saat sedang puasa sunah Senin- Kamis, hari Senin, 1 Shafar 1425 H/ 22 Maret 2004 M karena dihantam rudal penjajah Zonis Israel setelah melaksanakan sholat subuh berjama’ah di masjid Al-Mujama’ Al-Islami, Gaza.

Syekh Ahmad Yasin merupakan tokoh spiritual gerakan Hamas, Qiyadah/ pemimpin bagi pejuang dan rakyat Palestina melawan penjajah Zionis Israel.

Walaupun usianya uzur, kondisi tubuhnya lumpuh dari leher hingga ujung kaki, setiap hari harus menggunakan kursi roda, tidak menghalangi beliau untuk berdakwah, memimpin dan membina umat, rakyat Palestina khususnya di Gaza.

Beliau memiliki ‘izzah/ kemuliaan sehingga disegani dan dicintai kawan, ditakuti lawan dalam hal ini penjajah Zionis Israel.

Sebagai tokoh spiritual dan qiyadah dalam perjuangan, Syekh Ahmad Yasin banyak memberikan keteladanan bagi pengikutnya dan rakyat Palestina, juga bagi umat Islam yang rindu syahid di jalan Allah.

Dalam suatu khutbahnya, Syekh Ahmad Yasin pernah berkata: Umat ini tidak akan pernah memiliki kemuliaan dan meraih kemenangan kecuali dengan Islam. Tanpa Islam tidak pernah ada kemenangan. Kita selamanya akan selalu berada dalam kemunduran sampai ada sekelompok orang dari umat ini yang siap menerima panji kepemmpinan yang berpegang teguh kepada Islam, baik sebagai aturan, prilaku, pergerakan, pengetahuan, maupun jihad. Inilah satu-satunya jalan. Pilih Allah atau binasa!

Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan) mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS: Al-Imran/3: 126).

Suatu ketika ada seorang penganut Kristen di kota Ramallah, Tepi Barat, Bassam Hana Rabbah namanya. Dia datang menemui Syekh Ahmad Yasin untuk mengadukan permasalahannya karena ada seseorang di Gaza melakukan penipuan terhadap dirinya. Syekh Ahmad Yasin yang juga pimpinan Dewan Islah (perdamaian) dengan bijaksana mampu mendamaikan antara Bassam Hana Rabbah seorang Kristen dengan seseorang yang telah melakukan penipuan.

Syekh meresponnya dengan serius, bahkan mampu bersikap adil terhadapku. Hak-hak saya pun bsa kembali saya nikmati. Sebagai tanda terima kasih, sebagian hartaku diberikan kepada Dewan Islah, tutur Hana Rabbah.

Sebagai seorang Qiyadah/pemimpin, Syekh Ahmad Yasin tidak cinta dunia, tidak gila harta, bahkan kehidupannya sangat sederhana.

Mariyam Ahmad Yasin menceritakan tentang sikap hidup ayahnya:

Rumah ayah terdiri dari 3 kamar dengan jendela yang sudah rapuh. Rumah ini sangat sederhana sekali. Ini fakta bahwa ayahku tak cinta dunia, namun cinta akhirat. Banyak yang menawari beliau untuk memiliki rumah seperti pejabat tinggi negara, namun ditolaknya. Bahkan pernah suatu ketika, Pemerintah Otoritas Palestina memberi sebuah rumah besar di suatu kampung mewah di Gaza, . Namun Tawaran itupun di tolak, ia tidak peduli dengan berbagai ragam bentuk kesenangan duniawi.

Rumah ini sangat sempit. Tidak ada lantai, dapurpun ala kadarnya. Jika musim dingin, kami kedinginan. Namun jika musim panas tiba, kami pun kepanasan. Ayah sama sekali tidak memikirkan untuk merenovasi rumahnya. Ia justru sibuk mempersiapkan rumah di akhiratnya. Adapun kondisi psikis, Alhamdulillah, kami cukup sabar, karena kami percaya. Insya Allah, kami akan melihatnya lagi di surgaNYa nanti. Untuk itulah kami juga sangat berharap bisa mati syahid seperti beliau.

Jika Syekh Ahmad Yasin ingin kaya, harta menumpuk, rumah mewah bertingkat, mobil mengkilat lebih dari empat, makanannya serba lezat, semuanya bisa saja beliau dapatkan, bukankah beliau mempunyai pengikut yang taat, kedukukan yang memikat, akan tetapi semuanya itu tidak beliau lakukan untuk memperkaya diri di tengah pengikut dan rakyatnya yang sedang sengsara dan menderita, akibat penjajah, sekali lagi tidak!

Syekh Ahmad Yasin memiliki iman dan perasaan yang tinggi, beliau sangat cinta dan peduli kepada umat yang pada hakekatnya adalah umat Nabi Muhammad saw.

Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS:An Nisaa/4: 69).


(H. Ferry Nur, S.Si, Sekjen Kispa)

 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design