Tuesday, June 1, 2010
GAZA TIDAK MEMBUTUHKANMU
Surat ini bertajuk 'Gaza Tidak Membutuhkanmu!' yang dikirim pada Minggu 30 Mei 2010, atau sehari sebelum serangan Israel. Surat dibuat mantan jurnalis The Jakarta Post ini di atas kapal Mavi Marmara saat masih berada di Laut Tengah, 180 mil dari Pantai Gaza.
Saat itu, aktivis Sahabat Al Aqsha dan anggota tim Freedom Flotilla lain tengah menunggu kedatangan tim lain untuk nanti sama-sama berangkat ke Gaza. Namun kabar akan serangan Israel sudah beredar.
"Kami masih menanti, masih tidak pasti, sementara berita berbagai ancaman Israel berseliweran," kata Santi dalam pembukaan suratnya.
Ibu rumah tangga ini berbagi pengalamannya bertemu dengan ratusan orang dengan berbagai latar belakang. Masing-masing dengan gayanya sendiri. Ada anak buah politisi Inggris yang petantang-petenteng, sampai aktivis perempuan muslimah yang pendiam, namun cekatan untuk memastikan semua rombongan bisa makan tepat waktu. Berikut adalah surat lengkap Santi untuk temannya Tommi Satryatomo yang kemudian dipasang di blognya:
Gaza Tidak Membutuhkanmu!
Di atas M/S Mavi Marmara, di Laut Tengah, 180 mil dari Pantai Gaza.
Sudah lebih dari 24 jam berlalu sejak kapal ini berhenti bergerak karena sejumlah alasan, terutama menanti datangnya sebuah lagi kapal dari Irlandia dan datangnya sejumlah anggota parlemen beberapa negara Eropa yang akan ikut dalam kafilah Freedom Flotilla menuju Gaza. Kami masih menanti, masih tidak pasti, sementara berita berbagai ancaman Israel berseliweran.
Ada banyak cara untuk melewatkan waktu – banyak di antara kami yang membaca Al-Quran, berzikir atau membaca. Ada yang sibuk mengadakan halaqah. Beyza Akturk dari Turki mengadakan kelas kursus bahasa Arab untuk peserta Muslimah Turki. Senan Mohammed dari Kuwait mengundang seorang ahli hadist, Dr Usama Al-Kandari, untuk memberikan kelas Hadits Arbain an-Nawawiyah secara singkat dan berjanji bahwa para peserta akan mendapat sertifikat.
Wartawan sibuk sendiri, para aktivis – terutama veteran perjalanan-perjalanan ke Gaza sebelumnya – mondar-mandir; ada yang petantang-petenteng memasuki ruang media sambil menyatakan bahwa dia "tangan kanan" seorang politisi Inggris yang pernah menjadi motor salah satu konvoi ke Gaza.
Activism
Ada begitu banyak activism, heroism. Bahkan ada seorang peserta kafilah yangmengenakan T-Shirt yang di bagian dadanya bertuliskan "Heroes of Islam" alias "Para Pahlawan Islam." Di sinilah terasa sungguh betapa pentingnya menjaga integritas niat agar selalu lurus karena Allah Ta'ala.
Yang wartawan sering merasa hebat dan powerful karena mendapat perlakuan khusus berupa akses komunikasi dengan dunia luar sementara para peserta lain tidak. Yang berposisi penting di negeri asal, misalnya anggota parlemen atau pengusaha, mungkin merasa diri penting karena sumbangan material yang besar terhadap Gaza.
Kalau dibiarkan riya akan menyelusup, na'udzubillahi min dzaalik, dan semua kerja keras ini bukan saja akan kehilangan makna bagaikan buih air laut yang terhempas ke pantai, tapi bahkan menjadi lebih hina karena menjadi sumber amarah Allah Ta'ala.
Mengerem
Dari waktu ke waktu, ketika kesibukan dan kegelisahan memikirkan pekejaan menyita kesempatan untuk duduk merenung dan tafakkur, sungguh perlu bagiku untuk mengerem dan mengingatkan diri sendiri. Apa yang kau lakukan Santi? Untuk apa kau lakukan ini Santi? Tidakkah seharusnya kau berlindung kepada Allah dari ketidakikhlasan dan riya? Kau pernah berada dalam situasi ketika orang menganggapmu berharga, ucapanmu patut didengar, hanya karena posisimu di sebuah penerbitan? And where did that lead you? Had that situation led you to Allah, to Allah's blessing and pleasure, or had all those times brought you Allah's anger and displeasure?
Kalau hanya sekedar penghargaan manusia yang kubutuhkan di sini, Subhanallah, sungguh banyak orang yang jauh lebih layak dihargai oleh seisi dunia di sini. Mulai dari Presiden IHH Fahmi Bulent Yildirim sampai seorang Muslimah muda pendiam dan shalihah yang tidak banyak berbicara selain sibuk membantu agar kawan-kawannya mendapat sarapan, makan siang dan malam pada waktunya. Dari para ulama terkemuka di atas kapal ini, sampai beberapa pria ikhlas yang tanpa banyak bicara sibuk membersihkan bekas puntung rokok sejumlah perokok ndableg.
Kalau hanya sekedar penghargaan manusia yang kubutuhkan di sini, Subhanallah, di tempat ini juga ada orang-orang terkenal yang petantang-petenteng karena ketenaran mereka.
Semua berteriak, "Untuk Gaza!" namun siapakah di antara mereka yang teriakannya memenangkan ridha Allah? Hanya Allah yang tahu.
Gaza Tak Butuh Aku
Dari waktu ke waktu, aku perlu memperingatkan diriku bahwa Al-Quds tidak membutuhkan aku. Gaza tidak membutuhkan aku. Palestina tidak membutuhkan aku.
Masjidil Aqsha milik Allah dan hanya membutuhkan pertolongan Allah. Gaza hanya butuh Allah. Palestina hanya membutuhkan Allah. Bila Allah mau, sungguh mudah bagiNya untuk saat ini juga, detik ini juga, membebaskan Masjidil Aqsha. Membebaskan Gaza dan seluruh Palestina.
Akulah yang butuh berada di sini, suamiku Dzikrullah-lah yang butuh berada di sini karena kami ingin Allah memasukkan nama kami ke dalam daftar hamba-hambaNya yang bergerak - betapa pun sedikitnya - menolong agamaNya. Menolong membebaskan Al-Quds.
Sungguh mudah menjeritkan slogan-slogan, Bir ruh, bid dam, nafdika ya Aqsha. Bir ruh bid dam, nafdika ya Gaza!
Namun sungguh sulit memelihara kesamaan antara seruan lisan dengan seruan hati.
Cara Allah Mengingatkan
Aku berusaha mengingatkan diriku selalu. Namun Allah selalu punya cara terbaik untuk mengingatkan aku.
Pagi ini aku ke kamar mandi untuk membersihkan diri sekedarnya - karena tak mungkin mandi di tempat dengan air terbatas seperti ini, betapa pun gerah dan bau asemnya tubuhku.
Begitu masuk ke salah satu bilik, ternyata toilet jongkok yang dioperasikan dengan sistem vacuum seperti di pesawat itu dalam keadaan mampheeeeet karena ada dua potongan kuning coklaaat menyumbat lubangnya! Apa yang harus kulakukan? Masih ada satu bilik dengan toilet yang berfungsi, namun kalau kulakukan itu, alangkah tak bertanggung-jawabnya aku rasanya? Kalau aku mengajarkan kepada anak-anak bahwa apa pun yang kita lakukan untuk membantu mereka yang fii sabilillah akan dihitung sebagai amal fii sabilillah, maka bukankah sekarang waktunya aku melaksanakan apa yang kuceramahkan?
Entah berapa kali kutekan tombol flush, tak berhasil. Kotoran itu ndableg bertahan di situ. Kukosongkan sebuah keranjang sampah dan kuisi dengan air sebanyak mungkin – sesuatu yang sebenarnya terlarang karena semua peserta kafilah sudah diperingatkan untuk menghemat air - lalu kusiramkan ke toilet.
Masih ndableg.
Kucoba lagi menyiram
Masih ndableg.
Tidak ada cara lain. Aku harus menggunakan tanganku sendiri
Kubungkus tanganku dengan tas plastik. Kupencet sekali lagi tombol flush. Sambil sedikit melengos dan menahan nafas, kudorong tangan kiriku ke lubang toilet.
Blus!
Si kotoran ndableg itu pun hilang disedot pipa entah kemana
Lebih dari 10 menit kemudian kupakai untuk membersihkan diriku sebaik mungkin sebelum kembali ke ruang perempuan, namun tetap saja aku merasa tak bersih. Bukan di badan, mungkin, tapi di pikiranku, di jiwaku.
Ada peringatan Allah di dalam kejadian tadi - agar aku berendah-hati, agar aku ingat bahwa sehebat dan sepenting apa pun tampaknya tugas dan pekerjaanku, bila kulakukan tanpa keikhlasan, maka tak ada artinya atau bahkan lebih hina daripada mendorong kotoran ndableg tadi.
Allahumaj'alni minat tawwabiin
Allahumaj'alni minal mutatahirin
Allahumaj'alni min ibadikassalihin
29 Mei 2010, 22:20
Santi Soekanto
Ibu rumah tangga dan wartawan yang ikut dalam kafilah Freedom Flotilla to Gaza Mei 2010. (fay/nrl)
sumber :http://us.detiknews.com/read/2010/05/31/152331/1366781/10/tulisan-santi-sehari-sebelum-mavi-marmara-diserang-israel
Monday, January 19, 2009
Al-Qossam Bunuh 80 Serdadu dan Lessakan 980 Roket
kabar terbaru |
| [ 19/01/2009 - 01:07 ] |
| |
|
Gaza-Infopalestina : Brigade Izzudin Al-Qossam, sayap militer gerakan Hamas menegaskan, pihaknya telah mampu memberikan pukulan keras terhadap musuh Zionis selama perang yang berlangsung 22 hari. Juru bicara Al-Qossam, Abu Ubaidah dalam konferensi persnya hari ini (19/1) menyebutkan, dalam perang selama 22 hari tersebut, para mujahidnya telah menembak mati 49 serdadu Zionis dan melukai ratusan lainya. Itu belum termasuk korban mati akibat tembakan roket dan tembakan sniper. Dengan demikian diperkirakan jumlah serdadu Zionis yang tewas oleh pasukan Al-Qossam di Syuhada Al-Qossam Dalam pada itu, Abu Ubaidah mengumumkan jumlah syuhada yang meninggal akibat gempuran roket Ia mengatakan, perlawanan yang belum pernah terjadi dalam sejarah. Padahal Hasil Jihad Al-Qossam menegaskan, walaupun Al-Qossam telah melessakan 980 roket yang terdiri dari 240 roket qossam, 213 roket grad dan 422 roket ringan. Dari jumlah tersebut, 47 tank Tawanan Perang Juru bicara Al-Qossam ini kemudian menyebutkan, para mujahidnya telah melakukan dua operasi penculikan terhadap serdadu Adapun operasi kedua, dilakukan pada tanggal 5 Januari di sebelah Timur Jabalia. Para pejuang al-Qossam mampu menawan satu serdadu Pasukan Roket Tidak Terpengaruh Terkait dengan klaim Kami di Al-Qossam menegaskan, pasukan roket kami dengan izin Allah tidak tersentuh. Kami melessakan roket-roket ini di saat perang tanpa henti dan kami masih mampu untuk melessakan roket-roket ini selanjutnya. Kami tegaskan, roket kami terus berkembang dan meningkat kemampuanya. Musuh Zionis akan mendapatkan kerugian baru dan menjadi target serangan kami di masa yang akan datang. Kamipun melessakan roket ini dengan perencanaan di saat perang. Seperti kami katakan di awal. Sejak awal mereka mengatakan, perang akan berlangsung sebentar. Tetapi kemudian mereka menggelar tahap kedua dan ketiga. Kerugian kami akibat perang ini sedikit sekali. Kami sudah memperbaikinya sebelum perang berakhir. Demikian juga dengan klaim Zionis yang mengatakan, telah menawan pasukan perlawanan. Ini adalah pernyataan dusta. Tidak ada satupun anggota perlawanan yang tertawan oleh mereka. Walaupun mereka menawan itupun hanya warga sipil biasa. Persenjataan Akan Berlanjut Juru bicara Al-Qossamm, Abu Ubaidah menegaskan, tujuan perang Zionis tertuju pada penghentian penyelundupan senjata melalui perbatasan. Dan ia minta dukungan internasional untuk menghentikanya. Kami katakan, kalau benar, kapankah penyelundupan senjata melalui jalur resmi perlintasan. Apakah mereka mengizinkannya ? tentu tidak. Tetapi yang penting kami tahu bagaiman senjata itu dibuat dan darimana senjata itu masuk Yang perlu kami katakana di sini adalah, senjata perlawanan tidak masuk dengan jalan diselundupkan. Sejak awal kami menginginkan senjata itu masuk secara resmi. Namun semua Negara menolak perlawanan rakyat Palestina. Oleh karena menjadi hak kami untuk memasukanya dengan cara yang kami bisa. Tekanan untuk melarang masuknya senjata bukanlah perkara baru. Sejak dahulu mereka melarang masuknya senjata perlawanan. Tidak ada satupun yang dapat menghalangi kami untuk melawan penjajahan. (asy) Sumber: info palestina.com |
Monday, January 12, 2009
Hati-hati nih bagi yang menggunakan Face Book...!!!Ternyata...........
Fenomena facebook begitu gempar di Indonesia, sampai-sampai ada
facebook dalam bahasa indonesia. Saya heran bukan main, satu per satu
teman saya mendaftar di facebook. Tidak heran kalau di tahun 2008
facebook meraup keuntungan 300 juta dollar amerika karena lebih dari
140 juta user aktif di seluruh dunia dan 8,5 juta foto dimuat tiap
harinya. Bagi yang belum tahu apa itu facebook bisa baca artikel ini.
Facebook memberikan banyak kemudahan bagi kita, dari mulai menjalin
relasi sampai cari uang dari facebook, baca juga artikel ini dan
artikel ini. Tapi keuntungan yang sebanyak itu digunakan
untuk membiayai perang di Gaza. Benarkah?
Awalnya saya juga tidak sengaja reseach tentang facebook. Dari awal
saya sangat tidak setuju dengan adanya agresi Israel di Gaza. Untuk
membantu warga Gaza, saya hanya bisa berdoa dan berniat untuk
memboikot produk-produk Israel. Dari artikel yang saya publish
beberapa waktu lalu tentang pemboikotan produk-produk Amerika, ada
komentar yang mengatakan bahwa facebook dan wordpress adalah milik
amerika dan menyarankan untuk tidak memakainya lagi. Dari sini awal
mulanya saya melakukan reseach tentang facebook dan wordpress.
Fakta - fakta :
1. Facebook adalah milik Mark Zuckerberg, jika kita membaca artikel
Mark Zuckerberg dalam bahasa indonesia tidak diketahui secara lengkap
siapakah dia. Kalau kita membaca artikel tentang Mark Zuckerberg dalam
bahasa inggris terdapat lengkap data diri si pembuat facebook ini.
2. Siapakah sebenarnya si pendiri sekaligus CEO facebook ini? Dia
adalah mahasiswa harvard university dan aktif sebagai anggota Alpha
Epsilon Pi. What is Alpha Epsilon Pi? baca artikel ini.
3. Alpha Epsilon Pi adalah seperti perkumpulan mahasiswa yahudi di
amerika utara, yang mempunyai misi sebagai berikut,
Alpha Epsilon Pi, the Jewish Fraternity of North America, was founded
to provide opportunities for Jewish men seeking the best possible
college and fraternity experience. We have maintained the integrity of
our purpose by strengthening our ties to the Jewish community and
serving as a link between high school and career. Alpha Epsilon Pi
develops leadership for the North American Jewish community at a
critical time in a young man's life. Alpha Epsilon Pi's role is to
encourage the Jewish student to remain dedicated to Jewish ideals,
values, and ethics and to prepare the student to be one of tomorrow's
leaders so that he may help himself, his family, his community, and
his people.
Yang intinya adalah sebagai tempat pengkaderan dan tempat mencari
pemimpin baru bagi kaumnya, yaitu Yahudi.
4. Fakta ke-empat sampai artikel ini ditulis serangan Israel di Gaza
telah menewaskan lebih dari 600 palestinians.
5. Facebook mendapatkan keuntungan dari iklan yang dipasang, semakin
banyak user dan pengunjung facebook senakin banyak pula penghasilnya.
Next research :
-Apakah hubungan Yahudi dengan Israel?
-Apakah benar sebagian pendapatan Mark Zuckerberg di sumbangkan untuk
Alpha Epsilon Pi?
-Apakah Alpha Epsilon Pi berhubungan dengan pemerintah Israel?
Link :
- How To Delete Facebook Account?
- Daftar Produk AS yang diboikot oleh Para Ulama
Referensi :
- http://www.wikipedi a.org
- http://www.infopale stina.com
- http://www.aljazeer a.net/english
- http://amirkovic. wordpress. com
sumber : http://www.kamusmal esbanget. com/foru. ..perang- di-Gaza
Monday, January 5, 2009
ayo..peduli saudara di palestina dengan pulsa yang enkau punya !!!!
Buat anda yang tergerak untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza, sekarang bisa menyalurkan bantuan berupa dana melalui SMS. Caranya, ketik MERC PEDULI., kirim ke 7505.
Sejak ditetapkan sebagai sms donasi yang diamanahkan khusus Palestina pada tanggal 29 Desember 2008, tercatat sampai hari Senin (3/1) jumlah sms donasi yang masuk sebanyak 52.002 sms atau setara dengan Rp 255.035.000,- (Sumber: http://www.mer-c.org)
Program sms donasi ini merupakan layanan yang disediakan oleh Departemen Sosial RI bekerjasama dengan sejumlah operator seperti Telkomsel, Indosat, Flexi, Esia, XL dan Mobile-8. Untuk Telkomsel, Indosat, Flexi, Esia, tarif sms adalah Rp 6.600,- sudah termasuk donasi Rp 5.000,- ditambah biaya operator dan PPn. Sementara untuk pengguna XL dan mobile-8 tarif sms adalah Rp 5.000,- sudah termasuk donasi Rp 3.750,- ditambah biaya operator dan PPn.
Jika ada sejumlah gangguan dalam layanan sms donasi ini seperti layanan yang tidak dapat di akses, pemotongan pulsa yang agak terlambat dan lainnya. Hal ini terjadi semata-mata karena trafik sms yang sangat tinggi selama beberapa hari ini.
Ayo! berpartisipasi baik dengan memberi sumbangan melalui layanan sms donasi ini maupun membantu menyebarluaskannya. Bagi masyarakat yang ingin mengecek trafik donasi, silahkan mengunjungi http://donasi.depsos.go.id.
Jangan sia-siakan pulsa kita untuk hal-hal yang tak berguna...
ayo, yamg lagi kaya pulsa..wajib nih..
yang nggak punya, cepet belii..dan ingat saudara2 kita
Tuesday, December 30, 2008
PErang Napas Panjang
Yasen Izzuddin
Israel masih terus melakukan eskalasi serangan ke Jalur Gaza sesuai rencana yang mereka buat sejak enam bulan lalu. Serangan ini dilakukan setelah mereka yakin blokade terhadap Jalur Gaza tidak membuahkan hasil yang mereka inginkan. Karenanya harus ada alternatif. Seruan terhadap ribuan pasukan cadangan dan mobilisasi opini publik agar bersiap melakukan perang panjang mengisyaratkan bahwa perang kali bukan sekedar bertujuan menghentikan roket perlawanan Palestina.
Apa lantas tujuan Israel kali ini? Apa tahapannya? Apa alternatif bagi perlawanan Palestina? Bagaimana kita membantu dan menduukung perlawan Palestina dalam perangnya melawan Israel?
Niat dan tujuan Israel
Tujuan Israel dalam perang kali ini bukan sekedar menghentikan roket perlawanan. Sebab itu bisa dilakukan dengan memperpanjang gencatan senjata dan membebaskan blokae. Israel selalu melihat bahaya perlawanan Palestina yang terus mempersenjatai diri. Karenanya sejak awal Israel berusaha memaksakan syarat “hentikan penylundupan senjata” dalam kesepakatan gencatan senjata. Setelah mereka gagal di sini, mereka mulai menyerang Jalur Gaza seperti sekarang ini.
Serangan Israel ke markas kepolisian di Jalur Gaza tidak mempengaruhi kekuatan perlawanan. Sebab memang sulit menyerang dengan target markas perlawanan di Jalur Gaza. Karenanya, Israel ingin mengkloning eksperiman “teror dan hantam secara psikologi” seperti yang dilakukan Amerika ketika menyerang Irak. Israel berharap Hamas dan perlawanan akan hancur tanpa melalui perang hakiki seperti yang terjadi dalam perang menghadapi Saddam Husain. Ini bisa kita lihat bagaimana media Israel memprovokasi warga sipil Palestina agar menyalahkan dan menyerang Hamas. Bahkan Israel ingin menciptakan konflik internal setelah perang kali ini. Sehingga kemampuan Hamas terkuras habis.
Perang kali ini juga mengharuskan kita menengok proyek Israel – Amerika setelah lima tahun terakhir mereka menyerang Irak, Libanon, Afaganistan dan Somalia. Proyek menghancurkan “negara perlawanan” di Gaza menurut mereka amat darura dilakukan. Sebab gerakan Hamas memiliki popularitas paling tinggi. Eksistensi Hamas di Gaza sangat mengancam proyek Israel Amerika. Apalagi menurut mereka Hamas dari sisi senjata masih lemah dan tidak memiliki dukung Arab yang kuat. Ditambah letak geografis Jalur Gaza.
Berdasarkan realitas di atas, kita harus menunggu kondisi terburuk dari Israel. Mereka menyerang markas-markas polisi dan dianggap serbagai operasi yang berhasil dan cerdas. Namun ini menunjukkan mereka terjepit dalam dilematis karena mereka tidak berhasil menghcurkan proyek perlawanan. Hingga sekarang Israel belum menggunakan seluruh kekuatannya. Dalam peperangan ini Israel masih mengerahkan 60 pesawat tempurnya di hari pertama yang merupakan 10 persen dari kekuatan udara Israel.
Adapun model perang Israel kali ini adalah sebagai berikut:
- Israel siap perang panjang selama beberapa pekan meski mereka rugi nyawa dalam batas relatif. Namun kemungkinan ketegaran mereka sangat rendah menghadapi kerugian itu.
- Israel hanya mengandalkan serangan udara hingga sekarang.
- Tidak ada dimulai perang darat kecuali jika semua target serangan udara tercapai. Serangan darat akan dilakukan dalam dua bentuk:
- Serangan luas di seluruh wilayah Jalur Gaza dan ini akan memakan korban nyawa yang banyak. Perang seperti ini akan segera berakhir jika spirit perlawanan menurun.
- Serangan bertahap dimana Israel akan menguasai wilayah perbatasan. Kemudian jika ada perlawanan di depan mereka yang lemah maka Israel akan maju ke wilayah lain. Dan demikian seterusnya. Model serangan ini akan mengurangi kerugian pasukan Israel. Namun kelemahannya gaya perang ini akan lama yang tidak sepadan dengan kemampuan pasukan Israel.
- Israel berusaha fokus dalam serangannya menghancurkan pos-pos pemerintah dan infrastruktur yang terkait dengan Hamas. Ini untuk mencari lagalitas internasional dan meyakinkan kelompok moderat Arab bahwa adalah kepentingan bersama dalam perang kali ini.
Alternatif bagi perlawanan
Tidak ada banyak pilihan bagi perlawanan kecuali melewati perang dengan seminim mungkin menekan kerugian dan menggagalkan target-target Israel. Pada saat yang sama mereka harus menciptakan capai-capaian berikut:
- Tetap tegar dan memperpanjang peperangan. Semakin lama perang, militer Israel semakin terbebani dan semakin kuat tekanan internasional terhadap mereka. Karena roket perlawanan adalah ujung tombak perlawanan, roket ini harus menembus dan mengenai sasarannya. Yang penting keberlanjutan serangan roket ini.
- Ujian ril perlawanan adalah mulai perang darat. Di sini perlawanan akan melakukan tiga tugas: pertama, menghalangi pasukan Israel dalam jangka yang lebih panjang. Kedua, memasang banyak ranjau. Terakhir, memukul serangan Israel melalui roket dan serangan lainnya.
- Keberlanjutan serangan ke titik dalam Israel dan menciptakan kerugian nyawa di kalangan mereka. Meski sehari roket perlawanan bisa membunuh satu orang Israel selama 10 hari itu lebih baik daripada dalam sekali serangan. Dari sisi psikologi ini lebih berpengaruh di pihak Israel.
- Perlawanan harus bisa menjatuhkan sebuah pesawat Israel dan menghancurkan tank atau menawan pasukan Israel. Ini dilakukan untuk menciptakan dilamatis Israel dan mencari dukungan dari Arab oleh Palestina yang terdlalimi.
Bagaimana membantu
Aksi kecaman terhadap Israel harus terus dilakukan oleh publik dan massa di negara-negara Arab dan Islam. Demikian juga aksi dukungan terhadap perlawanan harus dilakukan tanpa henti. Sehingga semua warga Palestina akan keluar membawa dan melempar batu dan pecahan botol dan kaca ke arah Israel. Terutama di Tepi Barat. Hal ini juga akan menimbulkan prakarsa pribadi dari warga Palestina untuk melakukan serangan ke Israel seperti bom syahid dan serangan merebut mobil.
Publik Arab juga harus menekan Israel. Jika mereka diam sama saja mereka setuju dengan kejahata Israel.
Kesimpulan
Berbagai indikasi menunjukkan, kejahatan dan brutalisme Israel di Jalur Gaza akan berlangsung lama. Sehingga perlawanan Palestina harus siap dengan segala kemungkinan dan mereka harus mampu bertahan di tengah pertempuran dan menyerang Israel secara fisik dan non fisik. Semua kita harus mendukung perlawanan itu. Yang menang dalam perang ini adalah yang memiliki nafas panjang dan memiliki kemampuan mengadapi musuh secara berkesinambungan..http://www.infopalestina.com
Monday, December 29, 2008
Masjid dan Pemukiman, Sasaran Pesawat Israel 350 Gugur, Sejumlah Keluarga Habis, 1700 Luka-luka di Gaza
|
Gaza – Infopalestina: Jumlah korban dalam serangan udara Israel dan laut Israel di Jalur Gaza, dimana masjid dan permukiman penduduk menjadi sasaran mencapai 350 orang. Sementara korban luka-luka hingga kini mencapai 1650 orang, 300 di antaranya luka-luka berat. Kemarin malam Ahad, pesawat tempur Israel dan kapal tempurnya menggempur wilayah barat kota Gaza sehingga korban meninggal. Sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa pesawat Israel jenis F-16 buatan Amerika, heli tempur dan kapal temur Israel menyerang wilayah tersebut. Dr. Basem Naeem, Menkes Palestina menyebutkan bahwa korban akibat seragan Israel sejak Sabtu kemarin luasa (27/12) diperkirakan akan meningkat tajam. Apalagi lebih dari 180 luka-luka dalam kondisi parah dan masih ada puluhan syuhada yang tertimbun dalam reruntuhan bangunan yang diserang Israel. Dalam konferensi persnya Ahad sore kemarin (28/12) ia menegaskan bahwa udara Gaza diselimuti oleh kabut hitam dan pesawat Israel. Sementara bumi Gaza penuh dengan syuhada, korban luka-luka dan kehancuran di sana-sini. Ia juga menegaskan bahwa telah terjadi penurunan persediaan obat-obatan dan layanan kesehatan yang bekerja di bagian unit gawat darurat. Bahkan ada 105 jenis obat, 225 jenis peralatan kesehatan dan 93 bahan khusus untuk lab semuanya persediannya nol. Basem menegaskan bahwa 50 persen mobil ambulan tidak bisa dioperasikan karena spearpartnya tidak tersedia karena blokade dan kekurangan bahan bakar. Semuanya terjadi di tengah dunia yang bungkam. Ia menegaskan, pasukan Israel menyerang lembaga-lembaga dan pusat layanan umum. Bahkan sejak awal yang diserangan adalah lembaga sosial dan rumah-rumah penduduk. Basem meminta kepada tim kesehatan Arab untuk segera pergi ke Gaza untuk memberikan bantuan kepada rakyat sipil. Soal sejumlah korban yang dievakuasi keluar Gaza dan pernyataan sejumlah pejabat Arab yang tidak bertanggungjawab, ia menegaskan bahwa evakuasi bisa membahayakan karena kondisi luka sangat hebat. Karenanya, ia mengecam tindakan yang menyebabkan enam orang sipil Palestina yang gugur di Areys, Mesir. Evakuasi akan dilakukan apalagi kondisi memungkinkan dan mobil ambulan Mesir harus memberikan bantuannya. Namun pihak Mesir menolak hal itu karena pertimbangan politik. Ia menegaskan bahwa sejumlah tim medis Arab siap pergi ke Gaza dan sebagian lagi masih berada di Mesir yang pemerintahannya melarang mereka pergi ke Gaza. Bahkan Mesir juga melarang bantuan medis Arab yang akan disalurkan ke Gaza. Basem menyampaikan terimakasihnya kepada negara-negara yang memberikan bantuannya terutama Qatar, Saudi, Libia. Ia meminta Mesir agar mempermudah sampainya bantuan ke Gaza dan membuka perlintasan untuk masuknya tim medis. Akankah kita berdiam diri!!!
|
