Showing posts with label israel. Show all posts
Showing posts with label israel. Show all posts

Wednesday, January 21, 2009

Ditekan ISrael..mesir larang wartawan masuk Gaza..

Otoritas pemerintah Mesir melarang wartawan asing masuk ke Jalur Gaza. Larangan itu membuat banyak wartawan kecewa karena mereka sudah mengurus semua perijinan dan termasuk pernyataan dari kedutaan besar masing-masing, agar mereka bisa meliput kondisi Jalur Gaza setelah 22 hari dibombardir pasukan Israel.

Para wartawan itu diusir begitu tiba di perbatasan Rafah. Mereka berjumlah sekitar 70 orang dari berbagai negara seperti AS, Belanda, Austria, Norwegia, Slovenia, Belgia, Jerman, Australia, Irlandia, Inggris, Prancis, Jepang, Indonesia dan Turki. "Kami menempuh jalan yang panjang untuk sampai ke Rafah guna meliput Gaza pasca agresi Israel, dan sekarang mereka mengatakan bahwa kami tidak bisa masuk ke Gaza," keluh seorang wartawan.

Menurut sejumlah pejabat keamanan Mesir, mereka melarang wartawan asing masuk ke Gaza karena dikomplain Israel. Sebelumnya, Mesir memberikan ijin bagi para wartawan bersama dengan tim medis dan relawan untuk masuk ke Gaza.

Dan sejak Senin kemarin, sudah 160 wartawan non-Arab yang bisa melintasi perbatasan Rafah. Pada Mesir, Israel menyatakan keberatan dengan kehadiran wartawan asing di Gaza. Israel merujuk kesepakatan perbatasan tahun 2005 yang memberikan kewenangan pada Israel untuk menentukan siapa saja yang boleh masuk ke Gaza dari perbatasan Mesir. Pihak Israel menegaskan bahwa wartawan yang ingin mendapat akses ke Gaza harus mendapatkan ijin dari perbatasan Israel di Karam Abu Salem yang jaraknya sekitar 4 kilometer dari perbatasan Rafah.


 Namun para wartawan menolak perintah itu karena mereka ingin melakukan perjalanan langsung dari Mesir ke Jalur Gaza. Para wartawan yang marah berkumpul di pintu gerbang perbatasan Rafah, mereka mengacung-acungkan dokumen sebagai bukti bahwa mereka sudah memenuhi persyaratan untuk masuk ke Gaza. Beberapa wartawan menelpon kedutaan besar mereka untuk menyampaikan protes. Menurut sumber di aparat keamanan Mesir, Israel menolak kehadiran wartawan asing di Gaza karena takut citranya hancur jika para wartawan itu melaporkan bagaimana bencana yang ditimbulkan Israel di Jalur Gaza.

Selain wartawan, satu tim dari partai komunis Prancis dan tim pemantau hak asasi manusia dari Prancis yang beranggotakan 12 orang juga dilarang masuk ke Gaza. Menurut salah seorang anggota tim, Halima Boumedienne, mereka ke Gaza untuk mengumpulkan fakta dan bukti sebagai bekal untuk mengajukan gugatan kejahatan perang Israel ke pengadilan internasional.

 Sementara Direktur Hubungan Internasional Partai Komunis Prancis, Jack Frank mengatakan bahwa pihaknya mendukung perlawanan para pejuang Palestina dan tuntutan rakyat Gaza untuk menegakkan kebenaran. Frank juga mengatakan bahwa rakyat Prancis mendukung perjuangan warga Gaza dan pernyataan presiden mereka, Nicolas Sarkozy tidak mewakili seluruh rakyat Prancis. (ln/aby) Sumber : eramuslim.com

Hal ini menujukan bagimana sikap Mesir sendiri terhadap Palestina Kenapa harus takut dengan Israel...

Sungguh sangat mengecewakan Mesir yang katanya merupakan negeri muslim justru tidak menunjukkan kepedulian terhadap negeri muslim lainnya....

Tuesday, January 20, 2009

ISRAEL REKRUT "PASUKAN BLOGGER"

Dalam agresi brutalnya ke Jalur Gaza, pemerintah Israel bukan hanya mengandalkan pasukan angkatan bersenjatanya tapi juga membentuk "Pasukan Blogger".

"Pasukan Blogger" adalah para blogger yang direkrut Israel untuk melawan apa yang disebut Israel sebagai "blog-blog anti-Israel", yaitu blog-blog yang berisi artikel atau gambar-gambar tentang kekejaman Zionis Israel terhadap rakyat Palestina.

Hari Minggu (18/1), Kementerian Israel yang mengurusi pemanfaatan sumber daya imigran secara resmi mengumumkan pembentukan "Pasukan Blogger" Para blogger Israel yang akan direkrut untuk menjadi "Pasukan Blogger" ini, diutaman blogger yang memiliki kemampuan bahasa asing lain selain bahasa Ibrani, seperti bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia sampai bahasa Portugis.

"Pada masa perang, kami mencari berbagai cara agar orang-orang Israel bisa memberikan kontribusinya. Kami melihat ada potensi yang besar, dimana terdapat lebih dari satu juta orang Israel yang menjadikan berbagai bahasa asing sebagai bahasa ibu kedua mereka," kata Erez Halfon, direktur jenderal kementerian Israel pada surat kabar Israel Haaretz.

Para blogger yang berminat menjadi "Pasukan Blogger" Israel dipersilahkan mengirimkan data pribadinya ke email yang disediakan, kemudian blogger tersebut akan direkomendasikan ke departemen media kementerian luar negeri Israel. Selanjutnya, personel di kementerian tersebut akan mengarahkan blogger-blogger itu ke situs-situs anti-Israel yang dianggap menimbulkan "persoalan" bagi Israel.

Menurut Halfon, dalam jangka waktu 30 menit setelah program perekrutan "Pasukan Blogger" diumumkan, kementerian luar negeri Israel berhasil merekrut lima orang blogger. Perang Israel bukan hanya dilancarkan lewat darat, laut dan udara tapi juga lewat dunia maya. (ln/Haaretz)


disadur dari eramuslim.com

So para BLOGGER MUSLIM..AMBIL TINDAKAN!!!

Monday, January 19, 2009

Yahudi BUkan Israel

(Penulis : Ammi Nur Baits)

Sumber : www.muslim.or.id

Sungguh sangat memprihatinkan, banyak di antara kaum muslimin sering tidak sadar dan lepas kontrol ketika berbicara. Tidak hanya terjadi pada orang awam, bisa kita katakan juga terjadi pada sebagian besar pelajar atau bahkan mereka yang merasa memiliki banyak tsaqafah islamiyah.

Barangkali mereka lupa atau mungkin tidak tahu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فِى جَهَنَّم

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya ada seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan murka Allah, diucapkan tanpa kontrol akan tetapi menjerumuskan dia ke neraka.” (HR. Al Bukhari)

Al Hafidz Ibn Hajar berkata dalam Fathul Bari ketika menjelaskan hadis ini, yang dimaksud diucapkan tanpa kontrol adalah tidak direnungkan bahayanya, tidak dipikirkan akibatnya, dan tidak diperkirakan dampak yang ditimbulkan. Hal ini semisal dengan firman Allah ketika menyebutkan tentang tuduhan terhadap Aisyah:

وَتَحْسَبُونَهُ هَيِّنًا وَهُوَ عِنْد اللَّه عَظِيم

“Mereka sangka itu perkara ringan, padahal itu perkara besar bagi Allah.” (QS. An-Nur: 15)

Oleh karena itu, pada artikel ini -dengan memohon pertolongan kepada Allah- penulis ingin mengingatkan satu hal terkait dengan ayat dan hadis di atas, yaitu sebuah ungkapan penamaan yang begitu mendarah daging di kalangan kaum muslimin, sekali lagi tidak hanya terjadi pada orang awam namun juga terjadi pada mereka yang mengaku paham terhadap tsaqafah islamiyah. Ungkapan yang kami maksud adalah penamaan YAHUDI dengan ISRAEL. Tulisan ini banyak kami turunkan dari sebuah risalah yang ditulis oleh Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali hafidzhahullah yang berjudul “Penamaan Negeri Yahudi yang Terkutuk dengan Israel”.

Tidak diragukan bahkan seolah telah menjadi kesepakatan dunia termasuk kaum muslimin bahwa negeri yahudi terlaknat yang menjajah Palestina bernama Israel. Bahkan mereka yang mengaku sangat membenci yahudi -sampai melakukan boikot produk-produk yang diduga menyumbangkan dana bagi yahudi- turut menamakan yahudi dengan israel. Akan tetapi sangat disayangkan tidak ada seorang pun yang mengingatkan bahaya besar penamaan ini.

Perlu diketahui dan dicamkan dalam benak hati setiap muslim bahwa ISRAIL adalah nama lain dari seorang Nabi yang mulia, keturunan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yaitu Nabi Ya’qub ‘alaihis salam. Allah ta’ala berfirman:

كُلُّ الطَّعَامِ كَانَ حِلًّا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ إِلَّا مَا حَرَّمَ إِسْرَائِيلُ عَلَى نَفْسِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ تُنَزَّلَ التَّوْرَاةُ

“Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan makanan yang diharamkan oleh Israil untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan.” (QS. Ali Imran: 93)

Israil yang pada ayat di atas adalah nama lain dari Nabi Ya’qub ‘alaihis salam. Dan nama ini diakui sendiri oleh orang-orang yahudi, sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ibn Abbas radhiallahu ‘anhu: “Sekelompok orang yahudi mendatangi Nabi untuk menanyakan empat hal yang hanya diketahui oleh seorang nabi. Pada salah satu jawabannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan: “Apakah kalian mengakui bahwa Israil adalah Ya’qub?” Mereka menjawab: “Ya, betul.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ya Allah, saksikanlah.” (HR. Daud At-Thayalisy)

Kata “Israil” merupakan susunan dua kata israa dan iil yang dalam bahasa arab artinya shafwatullah (kekasih Allah). Ada juga yang mengatakan israa dalam bahasa arab artinya ‘abdun (hamba), sedangkan iil artinya Allah, sehingga Israil dalam bahasa arab artinya ‘Abdullah (hamba Allah). (lihat Tafsir At Thabari dan Al Kasyaf ketika menjelaskan tafsir surat Al Baqarah ayat 40)

Telah diketahui bersama bahwa Nabi Ya’qub adalah seorang nabi yang memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah ta’ala. Allah banyak memujinya di berbagai ayat al Qur’an. Jika kita mengetahui hal ini, maka dengan alasan apa nama Israil yang mulia disematkan kepada orang-orang yahudi terlaknat. Terlebih lagi ketika umat islam menggunakan nama ini dalam konteks kalimat yang negatif, diucapkan dengan disertai perasaan kebencian yang memuncak; Biadab Israil… Israil bangsat… Keparat Israil… Atau dimuat di majalah-majalah dan media massa yang dinisbahkan pada islam, bahkan dijadikan sebagai Head Line News; Israil membantai kaum muslimin… Agresi militer Israil ke Palestina… Israil penjajah dunia…. Dan seterusnya… namun sekali lagi, yang sangat adalah ketika hal ini diucapkan tidak ada pengingkaran atau bahkan tidak merasa bersalah.

Mungkin perlu kita renungkan, pernahkah orang yang mengucapkan kalimat-kalimat di atas merasa bahwa dirinya telah menghina Nabi Ya’qub ‘alaihis salam? pernahkah orang-orang yang menulis kalimat ini di majalah-majalah yang berlabel islam dan mengajak kaum muslimin untuk mengobarkan jihad, merasa bahwa dirinya telah membuat tuduhan dusta kepada Nabi Ya’qub ‘alaihis salam? mengapa mereka tidak membayangkan bahwasanya bisa jadi ungkapan-ungkapan salah kaprah ini akan mendatangkan murka Allah - wal ‘iyaadzu billaah - karena isinya adalah pelecehan dan tuduhan bohong kepada Nabi Ya’qub ‘alaihis salam. Mengapa tidak disadari bahwa Nabi Ya’qub ‘alaihis salam tidak ikut serta dalam perbuatan orang-orang yahudi dan bahkan beliau berlepas diri dari perbuatan mereka yang keparat. Pernahkah mereka berfikir, apakah Nabi Israil ‘alaihis salam ridha andaikan beliau masih hidup?!

Allah ta’ala berfirman:

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا

“Orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mu’min dan mu’minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS. Al Ahzab )

Allah menyatakan, menyakiti orang mukmin biasa laki-laki maupun wanita sementara yang disakiti tidak melakukan kesalahan dianggap sebagai perbuatan dosa, bagaimana lagi jika yang disakiti adalah seorang Nabi yang mulia, tentu bisa dipastikan dosanya lebih besar dari pada sekedar menyakiti orang mukmin biasa.

Satu hal yang perlu disadari oleh setiap muslim, penamaan negeri yahudi dengan Israil termasuk salah satu di antara sekian banyak konspirasi (makar) yahudi terhadap dunia. Mereka tutupi kehinaan nama asli mereka YAHUDI dengan nama Bapak mereka yang mulia Nabi Israil ‘alaihis salam. Karena bisa jadi mereka sadar bahwa nama YAHUDI telah disepakati jeleknya oleh seluruh dunia, mengingat Allah telah mencela nama ini dalam banyak ayat di Al-Qur’an.

Kita tidak mengingkari bahwa orang-orang yahudi merupakan keturunan Nabi Israil ‘alaihis salam, akan tetapi ini bukan berarti diperbolehkan menamakan yahudi dengan nama yang mulia ini. Bahkan yang berhak menyandang nama dan warisan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam dan para nabi yang lainnya adalah kaum muslimin dan bukan yahudi yang kafir. Allah ta’ala berfirman:

مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (QS. Ali Imran: 67)

إن أولى الناس بإبراهيم للذين اتبعوه وهذا النبي والذين آمنوا والله ولي المؤمنين

“Sesungguhnya orang yang paling berhak terhadap Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini, beserta orang-orang yang beriman, dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.” (QS. Ali Imran)

Semoga Allah memberikan taufik kepada kita dan seluruh kaum muslimin untuk mengucapkan dan melakukan perbuatan yang dicintai dan di ridai oleh Allah ta’ala.

* * *

“Sedikitpun kami tidak berniat menghina Nabi Ya’qub ‘alaihis salam dalam penggunaan kalimat-kalimat ini sebaliknya, yang kami maksud adalah yahudi…”

Barangkali ini salah satu pertanyaan yang akan dilontarkan oleh sebagian kaum muslimin ketika menerima nasihat ini. Maka jawaban singkat yang mungkin bisa kita berikan: Justru inilah yang berbahaya, seseorang melakukan sesuatu yang salah namun dia tidak sadar kalau dirinya sedang melakukan kesalahan. Bisa jadi hal ini tercakup dalam hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu di atas. Bukankah semua pelaku perbuatan bid’ah tidak berniat buruk ketika melakukan kebid’ahannya, namun justru inilah yang menyebabkan dosa perbuatan bid’ah tingkatannya lebih besar dari melakukan dosa besar.

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah di Mekkah, Orang-orang musyrikin Quraisy mengganti nama Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Mudzammam (manusia tercela) sebagai kebalikan dari nama asli Beliau Muhammad (manusia terpuji). Mereka gunakan nama Mudzammam ini untuk menghina dan melaknat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. misalnya mereka mengatakan; “terlaknat Mudzammam”, “terkutuk Mudzammam”, dan seterusnya. Dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak merasa dicela dan dilaknat, karena yang dicela dan dilaknat orang-orang kafir adalah “Mudzammam” bukan “Muhammad”, Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ألا تعجبون كيف يصرف الله عني شتم قريش ولعنهم يشتمون مذمماً ويلعنون مذمماً وأنا محمد

“Tidakkah kalian heran, bagaimana Allah mengalihkan dariku celaan dan laknat orang Quraisy kepadaku, mereka mencela dan melaknat Mudzammam sedangkan aku Muhammad.” (HR. Ahmad & Al Bukhari)

Meskipun maksud orang Quraisy adalah mencela Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun karena yang digunakan bukan nama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam maka Beliau tidak menilai itu sebagai penghinaan untuknya. Dan ini dinilai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai bentuk mengalihkan penghinaan terhadap dirinya. Oleh karena itu, bisa jadi orang-orang Yahudi tidak merasa terhina dan dijelek-jelekkan karena yang dicela bukan nama mereka namun nama Nabi Ya’qub ‘alaihis salam.

Di samping itu, Allah juga melarang seseorang mengucapkan sesuatu yang menjadi pemicu munculnya sesuatu yang haram. Allah melarang kaum muslimin untuk menghina sesembahan orang-orang musyrikin, karena akan menyebabkan mereka membalas penghinaan ini dengan menghina Allah ta’ala. Allah berfirman:

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ

“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa ilmu.” (QS. Al An’am)

Allah ta’ala melarang kaum muslimin yang hukum asalnya boleh atau bahkan disyari’atkan - menghina sesembahan orang musyrik - karena bisa menjadi sebab orang musyrik menghina Allah subhanahu wa ta’ala. Dan kita yakin dengan seyakin-yakinnya, tidak mungkin para sahabat radhiyallahu ‘anhum yang menyaksikan turunnya ayat ini memiliki niatan sedikitpun untuk menghina Allah ta’ala. Maka bisa kita bayangkan, jika ucapan yang menjadi sebab celaan terhadap kebenaran secara tidak langsung saja dilarang, bagaimana lagi jika celaan itu keluar langsung dari mulut kaum muslimin meskipun mereka tidak berniat untuk menghina Nabi Israil ‘alaihis salam.

* * *

Cuma sebatas istilah, yang pentingkan esensinya… bahkan para ulama’ memiliki kaidah “Tidak perlu memperdebatkan istilah.”

Di atas telah dipaparkan bahwa menamakan negeri yahudi dengan Israil merupakan celaan terhadap Nabi Israil ‘alaihis salam, baik langsung maupun tidak langsung, baik diniatkan untuk mencela maupun tidak, semuanya dihitung mencela Nabi Israil ‘alaihis salam tanpa terkecuali. Dan kaum muslimin yang sejati selayaknya tidak meremehkan setiap perbuatan dosa atau perbuatan yang mengundang dosa. Karena dengan meremahkannya akan menyebabkan perbuatan yang mungkin nilainya kecil menjadi besar. Sebagaimana dijelaskan oleh sebagian ulama bahwa di antara salah satu penyebab dosa kecil menjadi dosa besar adalah ketika pelakunya meremehkan dosa kecil tersebut.

Bahkan kita telah memahami bahwa mencela, menghina, melakukan tuduhan dusta kepada seorang Nabi adalah dosa besar. Akankah hal ini kita anggap ini biasa?! Sekali lagi, akan sangat membahayakan bagi seseorang, ketika dia mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan murka Allah, sementara dia tidak sadar. Mereka sangka itu perkara ringan, padahal itu perkara besar bagi Allah. (QS. An-Nur: 15)

Untuk kaidah “Tidak perlu memperdebatkan istilah”, kita tidak mengingkari keabsahan kaidah ini mengingat ungkapan tersebut merupakan kaidah yang masyhur di kalangan para ulama’. Akan tetapi maksud kaidah ini tidaklah melegalkan penamaan Yahudi dengan Israel. Karena kaidah ini berlaku ketika makna istilah tersebut sudah diketahui tidak menyimpang, sebagaimana yang dipaparkan oleh Abu Hamid Al Ghazali dalam bukunya Al Mustashfaa fi Ilmil Ushul.

Istilah Israil untuk negeri yahudi telah menjadi konsensus (kesepakatan) dunia. Kita cuma ikut-ikutan…

Setiap kaum muslimin selayaknya berusaha menjaga syi’ar-syi’ar islam, misalnya dengan belajar bahasa arab (baik lisan maupun tulisan), menghafalkan Al Qur’an, dan termasuk dalam hal ini adalah membiasakan diri untuk menggunakan istilah-istilah yang Allah gunakan dalam Al Qur’an atau dalam hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selama istilah tersebut dapat dipahami orang lain.

Sebagai bentuk pemeliharaan terhadap syi’ar islam, para sahabat terutama Umar Ibn Al Khattab radhiyallahu ‘anhu sangat menekankan agar umat islam mempelajari bahasa arab. Beliau pernah mengatakan: “Pelajarilah bahasa arab, karena itu bagian dari agama kalian.” Beliau juga mengatakan: “Hati-hati kalian dengan bahasa selain bahasa arab.” Umar radhiyallahu ‘anhu membenci kaum muslimin membiasakan diri dengan berbicara selain bahasa arab tanpa ada kebutuhan, dan ini juga yang dipahami oleh para sahabat lainnya radhiyallahu ‘anhum. Mereka (para sahabat radhiyallahu ‘anhum) menganggap bahasa arab sebagai konsekuensi agama, sedangkan bahasa yang lainnya termasuk syi’ar kemunafikan. Karena itu, ketika para sahabat berhasil menaklukkan satu negeri tertentu, mereka segera mengajarkan bahasa arab kepada penduduknya meskipun penuh dengan kesulitan. (lihat Muqaddimah Iqtidla’ Shirathal Mustaqim, Syaikh Nashir al ‘Aql)

Dalam bahasa arab, waktu sepertiga malam yang awal dinamakan ‘atamah. Orang-orang arab badui di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki kebiasaan menamai shalat Isya’ dengan nama waktu pelaksanaan shalat isya’ yaitu ‘atamah. Kebiasaan ini kemudian diikuti oleh para sahabat radhiyallahu ‘anhum dengan menamakan shalat isya’ dengan shalat ‘atamah. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mereka melalui sabdanya:

لا يغلبنكم الأعراب على اسم صلاتكم فإنها العشاء إنما يدعونها العتمة لإعتامهم بالإبل لحلابها

“Janganlah kalian ikut-ikutan orang arab badui dalam menamai shalat kalian, sesungguhnya dia adalah shalat Isya’, sedangkan orang badui menamai shalat isya dengan ‘atamah karena mereka mengakhirkan memerah susu unta sampai waktu malam.” (HR. Ahmad, dinyatakan Syaikh Al Arnauth sanadnya sesuai dengan syarat Muslim)

Al Quthuby mengatakan: “Agar nama shalat isya’ tidak diganti dengan nama selain yang Allah berikan, dan ini adalah bimbingan untuk memilih istilah yang lebih utama bukan karena haram digunakan dan tidak pula menunjukkan bahwa penggunaan istilah ‘atamah tidak diperbolehkan, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menggunakan istilah ini dalam hadisnya…” (‘Umdatul Qori Syarh Shahih Al Bukhari karya Al ‘Aini)

Demikianlah yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat dalam menjaga syi’ar islam. Sampai menjaga istilah-istilah yang diberikan oleh Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, padahal penggunaan istilah asing dalam penamaan shalat isya’ tidak sampai derajat haram, karena tidak mengandung makna yang buruk.

***

Lalu dengan apa kita menamai mereka?! Kita menamai mereka sebagaimana nama yang Allah berikan dalam Al-Qur’an, YAHUDI dan bukan ISRAEL. Dan sebagaimana disampaikan di atas, hendaknya setiap muslim membiasakan diri dalam menamakan sesuatu sesuai dengan yang Allah berikan. Hendaknya kita namakan orang-orang yang mengaku pengikut Nabi Isa ‘alahis salam dengan NASRANI bukan KRISTIANI, kita namakan hari MINGGU dengan AHAD bukan MINGGU, kita namakan shalat dengan SHALAT bukan SEMBAHYANG dan seterusnya selama itu bisa dipahami oleh orang yang diajak bicara, sebagai bentuk penghormatan kita terhadap syi’ar-syi’ar agama islam. Wallaahu waliyyut taufiiq…


sumber :http://sil4t.wordpress.com/2009/01/17/yahudi-bukan-israel/

Monday, January 12, 2009

Hati-hati nih bagi yang menggunakan Face Book...!!!Ternyata...........

FACEBOOK membiayai perang di GAZA

Fenomena facebook begitu gempar di Indonesia, sampai-sampai ada
facebook dalam bahasa indonesia. Saya heran bukan main, satu per satu
teman saya mendaftar di facebook. Tidak heran kalau di tahun 2008
facebook meraup keuntungan 300 juta dollar amerika karena lebih dari
140 juta user aktif di seluruh dunia dan 8,5 juta foto dimuat tiap
harinya. Bagi yang belum tahu apa itu facebook bisa baca artikel ini.
Facebook memberikan banyak kemudahan bagi kita, dari mulai menjalin
relasi sampai cari uang dari facebook, baca juga artikel ini dan
artikel ini. Tapi keuntungan yang sebanyak itu digunakan
untuk membiayai perang di Gaza. Benarkah?

Awalnya saya juga tidak sengaja reseach tentang facebook. Dari awal
saya sangat tidak setuju dengan adanya agresi Israel di Gaza. Untuk
membantu warga Gaza, saya hanya bisa berdoa dan berniat untuk
memboikot produk-produk Israel. Dari artikel yang saya publish
beberapa waktu lalu tentang pemboikotan produk-produk Amerika, ada
komentar yang mengatakan bahwa facebook dan wordpress adalah milik
amerika dan menyarankan untuk tidak memakainya lagi. Dari sini awal
mulanya saya melakukan reseach tentang facebook dan wordpress.

Fakta - fakta :

1. Facebook adalah milik Mark Zuckerberg, jika kita membaca artikel
Mark Zuckerberg dalam bahasa indonesia tidak diketahui secara lengkap
siapakah dia. Kalau kita membaca artikel tentang Mark Zuckerberg dalam
bahasa inggris terdapat lengkap data diri si pembuat facebook ini.

2. Siapakah sebenarnya si pendiri sekaligus CEO facebook ini? Dia
adalah mahasiswa harvard university dan aktif sebagai anggota Alpha
Epsilon Pi. What is Alpha Epsilon Pi? baca artikel ini.

3. Alpha Epsilon Pi adalah seperti perkumpulan mahasiswa yahudi di
amerika utara, yang mempunyai misi sebagai berikut,

Alpha Epsilon Pi, the Jewish Fraternity of North America, was founded
to provide opportunities for Jewish men seeking the best possible
college and fraternity experience. We have maintained the integrity of
our purpose by strengthening our ties to the Jewish community and
serving as a link between high school and career. Alpha Epsilon Pi
develops leadership for the North American Jewish community at a
critical time in a young man's life. Alpha Epsilon Pi's role is to
encourage the Jewish student to remain dedicated to Jewish ideals,
values, and ethics and to prepare the student to be one of tomorrow's
leaders so that he may help himself, his family, his community, and
his people.

Yang intinya adalah sebagai tempat pengkaderan dan tempat mencari
pemimpin baru bagi kaumnya, yaitu Yahudi.

4. Fakta ke-empat sampai artikel ini ditulis serangan Israel di Gaza
telah menewaskan lebih dari 600 palestinians.

5. Facebook mendapatkan keuntungan dari iklan yang dipasang, semakin
banyak user dan pengunjung facebook senakin banyak pula penghasilnya.

Next research :
-Apakah hubungan Yahudi dengan Israel?
-Apakah benar sebagian pendapatan Mark Zuckerberg di sumbangkan untuk
Alpha Epsilon Pi?
-Apakah Alpha Epsilon Pi berhubungan dengan pemerintah Israel?

Link :
- How To Delete Facebook Account?
- Daftar Produk AS yang diboikot oleh Para Ulama

Referensi :
- http://www.wikipedi a.org
- http://www.infopale stina.com
- http://www.aljazeer a.net/english
- http://amirkovic. wordpress. com

sumber : http://www.kamusmal esbanget. com/foru. ..perang- di-Gaza


Wednesday, January 7, 2009

Gaya Media AS Meliput Agresi Israe

Nie gambar yg ibu israel, yg palestina blm nemu..mgkin ini juga salah satu bentul gaya media yang nggak pilih kasih..

FOTO dua perempuan di halaman depan The Washington Post edisi pekan lalu mengilustrasikan bagaimana mainstream media- media di Amerika Serikat (AS) melaporkan agresi Israel ke Jalur Gaza, Palestina.
Di bagian kiri foto utama itu, seorang ibu Palestina kehilangan lima anaknya. Di bagian kanan, dalam ukuran yang sama, diperlihatkan seorang perempuan Israel yang tertekan oleh peperangan Israel-Palestina, demikian menurut keterangan foto master itu.

 
Ibu Palestina terlihat menangis memeluk tubuh anaknya yang sudah mati, anak laki-lakinya yang juga menangis, berdiri di sampingnya, mengalami cacat, mukanya menghitam.
Sedangkan perempuan Israel tidak mengalami luka sedikit pun tetapi juga menangis.

Dalam artikel yang ditulis Habib Battah, seorang jurnalis freelance dan media analis yang berbasis di Beirut dan New York, tergambar bagaiman media-media AS meliput agresi Israel.
Untuk memahami perasaan frustasi yang kerap melanda bangsa Arab tentang cara media AS, hanya satu yang dibutuhkan dalam foto yang sama tadi, yaitu bagaimana jika situasinya dibalik.


Jika perempuan Israel tadi yang kehilangan lima anak dalam sebuah serangan Palestina, maukah The Post memasang foto ukuran sama?
Saat foto kedua perempuan tadi dipublikasikan pada 30 Desember lalu, lebih dari 350 warga Palestina dilaporkan terbunuh dibandingkan dengan hanya empat warga Israel yang tewas.
 
Bagaimana jika 350 warga Israel terbunuh dan hanya empat warga Palestina? Maukah koran menulis kisah secara side by side pada posisi yang setara dalam nilai berita?

Seperti kebanyakan organisasi surat kabar di AS, The Post memilih mengambil cover storu konflik Israel-Palestiba dari sebuah perspektif yang mereflesikan hubungan Pemerintah AS dengan Israel.
Ini berarti jauh lebih diprioritaskan versi Israel dalam agresi ini dibandingkan pandangan dari kelompok Palestina.

Sebagai contoh, dalam artikel The Post soal kedua perempuan tadi, pernyataan sumber militer dan sipil dari pihak Israel ditulis sebanyak sembilan kali sebelum satu pernyataan warga Palestina dimuat.
Tujuh paragraf pertama menjelaskan strategi militer Israel. Paragraf kesembilan menjelaskan kegelisahan warga Israel yang menghabiskan waktu bomb shelter (bunker, tempat perlindungan dari bom).

Warga Palestina, yang umumnya tidak memiliki akses masuk ke bomb shelter, tidak sekalipun diberitakan hingga paragraf ke-23.
Agar top story ini terkesan berimbang, The Post mempublikasikan artikel lain sebanyak setengah halaman di bagian bawah front page.
Artikel itu berisi kisah ibu Palestina dan anaknya yang terbunuh tadi.
Tapi, dapatkah koran AS menulis secara berimbang dalam serangan massif Israel dengan sebuah laporan mendalam bisa tentang strategi pejuang Palestina?


Media TV

Mayoritas stasiun TV di AS juga mengadopsi pendekatan equal time dalam melaporkan agresi Israel, meskipun kenyatannnya bahwa jumlah korban sangat tidak berimbang, satu warga Israel tewas sama dengan 100 lebih warga Palestina yang tewas.

Betapapun, perbandingan jumlah korban jarang disebut karena script yang dibaca koresponden AS seringkali tidak mencantumkan jumlah korban tewas dari pihak Palestina.

Penonton di AS mungkin sangat gampang mengambil asumsi bahwa ini adalah sebuah permainan di lapangan ketimbang terjadi sebuah ketidakseimbangan kekuatan.

Diambil dari kalimat pertama laporan wartawan TV NBC, Martin Fletcher, pada 30 Desember lalu, ia menyebut, "Di Gaza, dua gadis kecil dikeluarkan dari reruntuhan dan terbunuh oleh roket Israel. Sementara di Israel, seorang perempuan yang sedang menuju ke rumahnya terbunuh oleh roket Hamas. Tak ada satu pihak pun yang menghentikan serangan di hari keempat."

Dengan mengabaikan laporang korban tewas secara keseluruhan dari pihak Palestina, laporan seperti itu dilanjutkan koresponden NBC dalam beberapa hari selanjutnya.

Ketika jumlah korban tewas ditayangkan, beberapa ditampilkan dengan grafis di bagian bawah layar, NBC menyebutnya "jumlah orang tewas" ketimbang membagi berapa korban dari rakyat Palestina dan Israel.
Anchor berita hanya menyebut, "terjadi peningkatan ketegangan di Timur Tengah", meski pembantaian sudah terjadi di Gaza.

Kurangnya Konteks

Laporan TV ABC bisa diambil contoh bagaimana media di sana melaporkan pembantaian Israel.
Korban tewas di Gaza disebut sebagai Mideast Violence. Dan seperti NBC, sang wartawan tidak menyebut nama Palestina saat menyebut korban.

Pada 31 Desember, ketika korban tewas dari warga Palestina hampir 400 orang, koresponden ABC, Simon McGergor-Wood, memulai laporannya dengan memperlihatkan gambar kerusakan di sebuah sekolah Israel akibat hantaman bom.

Sang reporter membacakan script ini, "Israel menginginkan sebuah gencatan senjata yang berkelanjutan. Israel merasa perlu mencegah serangan dari Hamas. Target Hamas sudah dihancurkan. Israel sedang mengirim bantuan dan membolehkan korban luka keluar dari Gaza.

Israel melakukan 'segala cara yang mereka dapat lakukan untuk meringankan krisis kemanusiaan." Dan setelah itu, McGregor-Wood hilang dari layar.

Perspektif Hilang

Tidak ada media di AS yang mengambil perspektif agresi itu dari pihak Palestina, dan tidak ada yang menyebut berapa kerusakan dari pihak Palestina, meski agensi berita melaporkan bahwa hari itu ada lima warga Palestina tewas.

Untuk koresponden ABC, tampaknya tewasnya warga Palestina tidak bernilai berita ketimbang kerusakan bangunan Israel.
Narasi ABC dalam beberapa kali serangan Israel, mengambil pernyataan dari pejabat resmi Israel.

Sebenarnya, pemerintah Israel tidak melihat adanya tantangan pemberitaan dari kebanyakan jaringan media AS.
Media-media AS memilih memprioritaskan memuat serangan Israel dari versi Israel.

Wawancara dengan juru bicara Israel dan duta besar Israel di AS lebih penting ketimbang mendengar suara pemimpin Palestina.
Dalam sebuah acara talkshow di MSNBC,
Morning Joe, anchor berita terkemuka AS, Joe Scarborough, mengulang lagi bahwa Israel tak seharusnya dihakimi atas serangannya ke Gaza.
Israel sedang membela diri seperti AS melakukannya sepanjang sejarah mereka.

"Berapa bangsa kami (Israel) yang terbunuh di Jerman?" kata Scarborough yang mencoba mengaitkan pembantaian Israel dengan Holocaust Yahudi yang dilakukan Nazi di era Perang Dunia II.
Dengan menyalahkan Palestina, ia menghubungkan serangan ke Gaza dengan negosiasi Camp David pada 2000. "Mereka (Israel) sudah memberikan segalanya ke Palestina dan mereka sudah berjalan di meja perundingan," ujarnya.

Sumber :http://www.tribun-timur.com/

Friday, January 2, 2009

32 Rahsia Israel yang tidak dipublikasikan

artikel ini  diperoleh dari milis KAMMI yang diposting Budi Hidayat <budi_osp@yahoo. com>

1. Tahukah anda bahwa selain ras yahudi, dilarang membeli atau menyewa tanah di Israel?

2. Tahukah anda bahwa setiap ras yahudi yang ada di setiap Negara di seluruh dunia menjadi warga Negara Israel secara otomatis? Sementara warga Palestina yang terlahir di tanah negerinya sendiri sejak puluhan abad yang lalu terus diusir ke luar Palestina?

3. Tahukah anda bahwa penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel harus menggunakan kendaraan dengan cat dan warna khusus untuk
membedakan antara ras yahudi dan non yahudi?

4. Tahukah anda bahwa Yerusalem bagian timur, Tepi Barat, Gaza dan dataran tinggi Golan dianggap oleh masyarakat internasional khususnya barat dan Amerika sebagai kawasan yang dijajah Israel dan bukan merupakan bagian dari Israel?

5. Tahukah anda bahwa Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk ras yahudi dan membagikan
15% sisanya untuk seluruh penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel?
Secara realitas, Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk 400 penduduk
yahudi di Hebron, sementara 15% sisanya alokasikan kepada 120 ribu penduduk
Palestina di daerah itu?

6. Tahukah anda bahwa Amerika mengalolasikan 5
milyad US$ dari penghasilan pajaknya setiap tahunnya untuk menyumbang
Israel?

7. Tahukah anda bahwa Amerika terus memberikan bantuan militer
kepada Israel sebesar 1,8 milyard US$ setiap tahunnnya? Dan tahukah anda bahwa
jumlah sebesar itu sama dengan sumbangan Amerika kepada seluruh Negara di benua
benua Afrika?

8. Tahukah anda bahwa Israel juga menunggu bantuan perang
tambahan sebesar 4 milyard US$ dari Amerika yang terdiri dari pesawat tempur F
16, Apache dan Blackhawk? Dan karena Amerika merupakan Negara koalisi utama bagi
Israel, maka ia wajib memberikan semua fasilitas yang diminta Israel untuk
menjamin eksistensinya.

9. Tahukah anda bahwa pemerintah Amerika telah
menekan Konggres tentang pelanggaran Israel dalam penggunaan senjata yang mereka
sumbangkan?Khususny a pada tahun 1978, 1979 dan tahun 1982 pada perang di Lebanon
dan penggunaan senjata nuklir pada tahun 1981.

10. Tahukah anda bahwa
Israel adalah satu-satunya Negara di Timur Tengah yang menolak menandatangani
larangan pengembangan senjata nuklir? Dan menolak Tim Investigasi PBB untuk
memeriksa tempat persembunyian nuklirnya?

11. Tahukah anda bahwa sebelum
berdirinya Israel pada tahun 1948, sudah memiliki pabrik pengembangan senjata
nuklir?

12. Tahukah anda bahwa Perwira Tinggi Israel di Departemen Perang
mengakui secara terang-terangan bahwa militer Israel membunuh semua tahanan
perang Palestina tanpa proses pengadilan?

13. Tahukah anda bahwa Israel
meledakan tempat kediaman Diplomat Amerika dan menyerang kapal perang Amerika
Liberty di perairan internasional pada tahun 1967? Walaupun serangan itu
menewaskan 33 tentara Amerika dan melukai 177 lainnya, tetapi Amerika sama
sekali tidak melakukan tindakan apapun terhadap Israel? Hanya dengan alasan
bahwa tentara Israel salah sasaran? Bayangkan kalau serangan itu dilakukan oleh
Negara Islam?

14. Tahukah anda bahwa Israel merupakan Negara yang paling
banyak mengabaikan resolusi DK PBB? Jumlah resolusi yang diabaikan oleh Israel
mencapai 69 buah. Bayangkan seandainya satu Negara Islam mengabaikan 1 resolusi
PBB, apa yang akan dilakukan oleh Amerika?

15. Tahukah anda bahwa
pemerintah Israel menggunakan system politik konservasi terhadap identitas ras
yahudi agar tetap menjadi warga Negara itu?

16. Tahukah anda bahwa
Mahkamah Agung Israel telah menetapkan Perdana Menteri Ariel Sharon sebagai
tersangka dalam kasus pembantaian Shabra dan Syatilla pada 16 September 1982 di
Lebanon yang menewaskan lebih dari 1000 orang Palestina terdiri dari anak-anak,
wanita dan orang tua?

17. Tahukah anda bahwa pada tanggal 20 Mei 1990,
seorang tentara Israel menyuruh para buruh Palestina yang sedang menunggu bus di
sebuah halte untuk duduk berbaris di atas tanah, setelah itu ia menembaki mereka
dari jarah setengah meter? Tahu pulakah anda bahwa pemerintah Israel menyatakan
tentara itu tidak bersalah dan bahkan mendapat penghargaan khusus dari
pemerintah Israel?

18. Tahukah anda bahwa sampai tahun 1988, semua pabrik
dan kantor di Israel hanya boleh menempelkan keterangan lowongan kerja dengan
perkataan: “lowongan kerja hanya untuk ras yahudi”, “dicari seorang karyawan
dengan syarat ras yahudi”?

19. Tahukah anda bahwa Departmen Luar Negeri
Israel membayar 6 peruhaan media Amerika untuk memunculkan image positif Israel
kepada masyarakat Amerika dan Eropa?

20. Tahukah anda bahwa Sharon
mengajak Partai radikal Molodeit untuk menjadi koalisi utama dalam kabinetnya?
Padahal partai itu beridiologi radikal dengan persepsi pokok membesihkan Israel
dari non ras yahudi dan pengusiran secara paksa seluruh warga Palestina dari
Israel?

21. Tahukah anda bahwa Perdana Menteri Israel pertama David ben
Gorion sepakat dengan langkah pengusiran secara paksa seluruh ras arab dari
Israel?

22. Tahukah anda bahwa Rahib besar di Israel Ofadya Yosef yang
juga pendiri Partai Syas (partai terbesar ketiga di Israel) mendukung aksi
militer Israel untuk menghabisi warga Palestina? bahkan ia mengeluarkan fatwa
radikal pada hari raya paskah yang lalu dalam wawancaranya di sebuah jaringan
radio terbesar di Israel: “Tuhan akan membalas semua kejahatan warga arab, Tuhan
akan menghancurkan keturunannya, menghabisinya dan menghancurkan tanahnya dan
Tuhan akan membalas mereka dengan siksaan yang pedih. Karenanya dilarang semua
ras yahudi untuk memberikan rasa kasih saying kepada warga arab, dan wajib bagi
setiap yahudi untuk menembakan rudal dan senjatanya ke arah dada dan kepala
setiap warga arab untuk menghabisinya, karena mereka itu makhluq yang jahat dan
terkutuk”……

23. Tahukah anda bahwa pengungsi Palestina terbesar di
dunia?

24. Tahukah anda bahwa penduduk Kristen Palestina bersatu dengan
penduduk Palestina muslim untuk melawan penjajah yahudi?

25. Tahukah
anda, walaupun Mahkamah Agung Israel sudah mengeluarkan keputusan pelarangan
penyiksaan dalam proses pemeriksaan, tetapi Shinbet (Badan Intelejen Israel)
tetap terus menyiksa setiap pejuang Palestina dalam proses
pemeriksaannya?

26. Tahukah anda bahwa walaupun Israel terus mengganggu
proses belajar mengajar dan merusak seluruh sarana dan prasara pendidikan
penduduk Palestina, tetapi penduduk Palestina tetap menjadi Negara terbesar di
dunia yang penduduknya bergelar doctor (S3)? Hal ini apabila dilihat dari jumlah
prosentase penduduknya.

27. Tahukah anda bahwa setiap manusia mempunyai
hak yang sama yang dijamin oleh undang-undang HAM internasional yang diterbitkan
pada tanggal 10 Desember 1948? Tetapi tahukah anda bahwa undang-undang itu sama
sekali tidak berlaku bagi penduduk Palestina? karena dihalangi dengan
ditandatanganinya kesepatakan OSLO?

28. Tahukah anda bahwa mayoritas buku
sejarah di dunia mengatakan Negara-negara arab yang menyerang Israel terlebih
dahulu pada perang tahun 1967? Padahal faktanya, justru Israel yang menyerang
Negara-negara arab terlebih dahulu kemudian mereka merebut kota Al Quds dan Tepi
Barat? Tetapi mereka mengatakan bahwa serangannya itu adalah serangan untuk
menjaga diri dan antisipasi?

29. Tahukah anda bahwa Israel sebagai Negara
penjajah sama sekali tidak terikat dengan konsvensi Jenewa untuk menjaga hak-hak
dan keselamatan warga sipil Palestina?

30. Tahukah anda bahwa perintah
Perdana Menteri Israel Ariel Sharon sudah tidak dituruti lagi oleh militer
Israel? Salah satu contohnya adalah ketika ia melarang militer Israel untuk
melakukan genjatan senjata dan dilarang menembak, tetapi militer Israel terus
menyerang, menembaki rakyat sipil Palestina dan menghancurkan tempat tinggal
mereka. Insiden paling memilukan andalah pembantaian tiga wanita Palestina,
padahal mereka sedang berada dalam tenda pengungsiannya?

31. Tahukah anda
bahwa Israel terus melakukan berbagai usaha untuk menghancurkan Masjid Al Aqsha
dan Qubah Shakhrah sejak 50 tahun yang lalu dengan menggali bawah tanah masjid
tersebut agar runtuh dengan sendirinya?

32. Tahukah anda bahwa Presiden
Afrika Selatan Nelson Mandela mengatakan bahwa Israel adalah Negara rasisme dan
apartheid seperti kondisi Afrika Selatan sebelum ia
pimpin?


http://amaduq01.wordpress.com

Kartun tentang Palestina vs israel

Sebuah lembaga karikatur di Amerika Serikat mengadakan perlombaan kartun terbaik pada bulan ini. Lantas, kartun seperti apa yang kemudian menjadi juara dalam kompetisi tersebut?

Seperti dikutip dari situs factjo.com, Senin (4/8/2008), kartun yang menggambarkan persetruan anak Israel dan Palestina lah yang menjadi pemenang lomba tersebut.

Kartun itu kemudian diberikan judul seperti judul film Jet Lee yang terkenal “Once Upon A Time in China” yang kemudian diplesetkan menjadi “Once Upon A Time in Rafah”. Rafah adalah nama salah satu kota di Palestina yang kini sedang mengalami ketegangan antara Palestina dan Israel.

Ide pembuatan kartun itu sendiri tercetus dan direfleksikan dari perasaan benci kaum Zionis Yahudi terhadap Palestina yang kemudian menurunkan kebencian itu hingga ke anak-anak mereka sampai pada tahap yang paling benci.

Dalam gambar kartun itu juga terjadi percakapan antara anak kecil berbendera Israel yang sedang menunjuk seorang bocah yang membawa bendera Palestina yang sudah compang-camping.

Dalam dialog kedua anak itu disebutkan;

Anak Israel: “Ayah saya berkata kepada ku jika kalian orang Arab adalah teroris paling kejam!

Anak Palestina: Ayah saya tidak mengatakan apa-apa. Karena dia telah tewas dibunuh bangsa kalian!

Sumber

http://amaduq01.wordpress.com
 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design