Showing posts with label cerita. Show all posts
Showing posts with label cerita. Show all posts

Tuesday, June 18, 2013

Senandung tentang lelaki itu....^-^

Tadi Siang tak sengaja melihat sebuah drama dengan adegan"seorang lelaki tersenyum memperhatikan seorang wanita dengan senyumm ceria melihat sesuatu secara diam-diam yang tidak diketahui oleh si wanita".Yah ada aura "bahagiamu adalah bahagiaku".
Rasanya iri, dan suatu ketika saya ingin merasakannya.Ahh gimana pula,mana mungkin kita tahu ada yang tersenyum melihat kita bahagia secara diam-diam???.Yang penting esensinya kali ya???

Tapi kemudian kurunut beberapa episode yang saya alami, kemudian kubalik "kesedihanmu adalah kesedihanku".Setidaknya pernah merasakan walau tidak sering, dan lebih sering merasa "apa sedih dan penderitaanku engkau rasakan??"

Saya ingat ada lelaki yang sedih ketika aku kecil terbaring lemah karena kakiku luka akibat masuk jeruji sepeda sewaktu membonceng sepeda Ummi.Dan setelah itu juarang aku lihat tangisnya lagi,mungkin karena Saya jarang berjumpa dengan beliau.Yang kedua ketika beliau mengantarkanku ke ruang IGD sebuah rumah sakit ketika mendengar aku "menolak" keputusan dokter untuk amputasi jari.Ya walau akhirnya saya terdiam pasrah menikmati pisau-pisau itu memotong kelingking tangan kanan.

Hanya itu yang saya ingat tentang tangisnya.Dan yang lainnya adalah kecuekan dan tarbiyah buatku.Sayapun sering menangis dibuatnya.Tapi kemudian tangis itu jadi mahal dan membentukku menjadi lebih tegar,lebih kuat dan lebih mandiri.

Aku yang tidak harus merengek lagi meminta untuk diambilkan raport,yang diam kalau tidak diberi uang saku dan menerima harus di rumah tidak berangkat sekolah,yang tidak protes ketika jam 10 malam tidak ada yang mau menjemputku di sekolah sepulang rihlah kelas, yang tidak menangis ketika beliau bohong dan tidak ada yang mau mengambil surat kelulusanku, yang membiarkanku membiayai operasi dan biaya kontrol tiap 3 hari sekali ke rumah sakit, yang membiarkanku melas-melas meminta orang dan teman untuk mengatarkanku ke rumah sakit yang pernah harus jalan kaki 2 jam lebih ke menuju rumah sakit sendirian,yang meminta uang yang ku kumpulakn ditengah-tengah skripsi dan tidak dikemblikan,yang terkadang mebuat ummi menangis,yang tidak mau segera pulang walau ku kabarkan ummi sakit atau ketika gempa melanda.Yang membuatku lebih tegar menjalani hidup...yang memintaku mengurus urusan sekolah adek,yang membuatku bersyukur di tarbiyah oleh beliau dan lewat sifat beliau.^-^

Tetapi aku menyayanginya dan berharap yang terbaik buat beliau...
Karena beliau adalah yang terbaik yang dikirim oleh Allah untukku,dengan semua hikmah yang ingin di berikan kepadaku...

Kemudian ku ubah pola berfikirku tentang lelaki itu,ku ingat kejadian-kejadian yang menunjukkan kasih sayang beliau.Bagaimana kesabaran beliau ketika mengajariku menghapalkan Surat Al Lahab ketika ku kecil,melihat air matanya hampir jatuh ketika aku sakit dikala ku kecil,memberi hadiah-hadiah kecil dan oleh-oleh yang selalu kusambut gembira ketika menyambut kedatanganya. Serta Melihat kesabarannya sehingga sampai detik ini jarang ku nikmati kemarahannya.

Dan terkadang cinta tidak melulu berwujud keromatisan,tetapi tarbiyah(pendidikan) untuk mewujudkan diri kita menjadi manusia penuh cinta,syukur,sabar dan lebih tegar serta siap dalam menjalani kehidupan.

Sungkemku selalu mengharu biru dibarengi dengan air mata tertahannya.Rabb,sayangi dan lindungi dia...

Tulisan ini diikutsertakan untuk GA dalam rangka launching blog My Give Away Niken Kusumowardhani

Wednesday, June 5, 2013

Kostum Walimahan "akhwat "

Seorang kawan kemaren ketika hendak menikah terkesan santai menyiapkan acaranya,beda dengan kebanyakan teman-teman yang stress berat dan ribet urusan persiapan walimah,terutama kostum (teringat ada teman yang sampai hunting beberapa gaun walimah gara-gara saudaranya yang akan walimah terlalu ribet urusan kostum).Beda dengan teman saya yang simple saja dalam urusan gaun walimah.Karena planingnya tamu laki dan perempuan dipisah dia tampak enjoy saja nyiapin gamis walimahan.

Awalnya aku bayangkan akan seperti ini
yang akhwat seperti ini

suami istri dengan kostum seperti ini 
nuasa walimah yang seperti ini



karena awalnya dia beli gamis seperti ini

Tapi karena temanku tidak pakai cadar,akhirnya dia pakai gamis putih ini pada event "boyongan" ke rumah mertua.Dengan jilbab lebar dan panjang tanpa aksesoris. Sedang ketika Walimahan dia hanya memakai gamis yang simple dan tidak melupakan untuk tetap pakai jilbab yang lebar.Awalnya memang tidak mau dimake-up-in atpi akhirya berhasil dibujuk untuk make-up tipis tapi tetap tampak berbeda dari hari biasanya

Sederhana banget kan???malah kami yang jadi pengiring yang dikira pengantinnya :D
Tapi kekhusukan emang lebih terasa dengan kesederhanaan dan tanpa hiburan yang sia-sia,lantunan tilawah,taujih dan nasyid romantic mengiringi acara sakral tersebut.

Dan yang terpenting pasca menikah,lebih sering saya dengar cerita kebahagian dari teman saya itu.Coba bandingkan dengan artist-artist yang pada heboh acara nikahannya dengan segala kemewahannya akhirnya berakhir perceraian.So yang penting niat,bekal dan kemantapan bukan sekedar "gebyar" pas pesta semata.

SETUJU???

Wednesday, February 13, 2013

Finding HUsband ^-^

JUST KIDDING (..kalo dah nikah jangan sampai macam ni ya..hehe)


Telah dituliskan: Desember 31, 2012 | Penulis: aliffahponpes | Filed under: Goresan Pena Al-Iffah

Hari ini adalah 9 hari pernikahan gue… hahaha bayangin aja gue yang urakan kayak gini ternyata dapet suami yang macho (bukan mantan cowok ataupun mantan copet). Tapi karena status gue yang masih mahasiswa tingkat akhir di kota hujan, so….mesti relain dah berpisah sama my husband untuk satu minggu. Ya selain lagi gue nyelesein tugas akhir, my husband yang seorang jurnalis juga mesti ngejar berita tentang kunjungan Presiden negaraku tercinta Indonesia ke negaranya David Bekam… eh Becham ding! Kita berdua mesti sabar, baruuuu aja nikah dua hari udah kepisah jarak dan waktuuuuu …. yaelah lebai.

Tapi well, akhirnya hari itupun udah berakhir. Hari ini yayangku pulang dari London. Dan yang paling so sweeeeet my husband pengertian banget, tahu gue lagi riweuh dia gak mau gue jemput di Bandara, doi bilang “jemput aja akang di stasiun bogor”. My husband ni sebenernya bukan orang sunda, doi orang Sulawesi, orang Bugis tepatnya. Gue yang orang sunda dengan spontan saat hari pertama kita nikah dia gue panggil akang, mulanya dia ketawa karena belum ada yang pernah panggil dia gitu. Tapi apapun akang lakukan demi kebahagian istri tercinta. Kita sebelumnya gak pernah kenal dan baru ketemu 5 kali, pertama saat MR gue dan MR nya dia mempertemukan kami di sebuah mesjid di Kota Bogor, kedua saat dia datang melamar ke rumah, ketiga saat nikah, keempat dan kelima saat kita dua hari nikah. Hahahaha kocak. Dia usianya emang lebih tua dari gue sih, mmmm…. kalo gak salah 10 tahun. So, gak kaget deh dia suka perhatian.

Tapi lemotnya gue, gue istri yang kagak guna. Selama doi pergi dan gue sibuk sama tugas akhir, gue lupa nyimpen fotonya dia, helloooo ni zaman udah modern kaleee, iye tapi gue ubek2 Fb dan twitternya doi tetep aja gak gue temukan tuh fotonya dia. Maklum orangnya juga gak narsis, so yang banyak di FB nya hanyalah foto-foto liputannya.

Dengan berbekal memiliki no Hp nya, gue yakin pasti bisa ngenalin wajah teduh suami gue. Bismillah…
Hari ini gue beda dari biasanya, hahaha temen2 gue kemaren ngajarin gue dandan, so hari ini gue dandan abis2an tapi gak menor juga, ya…. melaksanakan sunnah Rasul lah kawan. Di angkot, gue udah senyam-senyum serta dug-dug serr mau ketemu yayang. Tiba2 ada sms mampir ke HP….gue buka inbox ternyata dari akang.

“Yang, aku masih dikereta nih, baru di stasiun Cilebut. Maaf ya kalau kamu udah di stasiun ^^”
Waduh gimana nih, gue kejebak macet pula sekarang, masih dalam angkot kadal (kampus dalam). Harus cepet2 bales sms dan minta maaf nih. And Whaaaaaaaaaaaaaat… Hp gue mati,,,, Ya Karim gue lupa charnger Hp semalam. Mampus dah gue…

Satu jam kemudian gue tiba di stasiun, ngos-ngosan karena lari-lari mencari akang, tapi gue bener-bener lupa sama wajah suami gue, terus Hp gue juga mati. Ya Allah…berharap suami gue nyapa duluan gitu atau ngeliat duluan….

Ya Allah gimana nih, gue tengok kanan tengok kiri di stasiun mencari-cari, siapa tahu aja ada tanda2 yang gue kenal gitu dari akang.
30 menit gue di stasiun, dan sampai saat itu pun gue gak nemuin suami gue. Ya iyalah orang lupa. Gue duduk lunglai di kursi stasiun, dan mulai putus asa. malu rasanya dengan kebegoan gue yang lemot nginget wajah orang, suami sendiri lagi. Kan kalau gue bilang ke orang atau polisi gue pasti bakal diketawain, masa gitu penganten baru lupa muka pasangannya.

Tepat disamping gue ada seorang cowok yang lagi tidur sambil memegang dua kotak teh botol yang bikin gue ngiler. Hehehe karena gue suka banget minum teh botol. Ni orang tidur anteng banget, pake headset trus tidur ditengah2 keramaian kayak gini. Gue jadi inget diri gue sendiri yang mudah ngantuk juga ditempat mana pun. Sejenak gue liatin nih orang jangan-jangan dia akang, tapi tetep aja ngebleng di otak, gue kucek-kucek mata, tetep aja gak kebayang wajah akang.

Tiba-tiba aja orang samping gue terbangun, dia kaget melihat gue dan tersenyum manis getooo. Gue yang malu karena kepergok lagi ngepoin orang langsung minta maaf.
“maaf, maaf… maaf ya, maaf saya gak sopan. Saya lagi cari orang soalnya, saya kira mas orang yang saya cari….” gue minta maaf dengan membrondong kata maaf sama tuh cowok.
Cowok tuh mengernyitkan dahinya, dan langsung tersenyum ramah
“Iya mbak gapapa. Emang mbak lagi nyari siapa?” Tanyanya, yeee ni orang malah yang ngepoin gue
“su…eh…. orang yang baru pulang dari London” aduh hampir aja keceplosan, bisa diketawain gue kalau gue lagi nyari suami gue sendiri di stasiun
“saudara mbak?” dia balik nanya
“Hehehe, aduh mas susah saya ungkapkan dengan kata-kata” ngelesssss yang pinter biar gak keliatan bloon.
“Oh…”
“Eh nih saya punya teh kotak, mbak mau?” tiba-tiba banget nih orang nawarin teh kotak yang gue sukai, tapi gue inget pesan nyokap katanya kalau di tempat umum jangan nerima makanan atau minuman dari orang yang gak kita kenal, tahu-tahu itu udah dikasih obat bius atau semacamnya, trus gue ntar pingsan dan gue dirampok ma orang itu, atau gue diculik….haaaaah My God jangan dong gue kan belum ketemu akang, masa ntar tragis banget dikoran “Seorang Istri Jurnalis, mati mengenaskan di Stasiun” waaaaah gak banget… imajinasi gue yang terlalu ngalir kadang juga lebai. Sebisa mungkin gue tolak dengan halus tanpa menyinggung masnya.
“mmmm makasih mas, saya lagi gak haus. Silahkan buat mas saja” tak lupa tersenyum manis agar masnya gak tersungging eh tersinggung
“mbak gak coba menghubungi orang yang mbak cari, siapa tahu saja ternyata orang yang mbak cari sudah pulang”
OMG. Iya juga ya, karena akang kelamaan nunggu aku, akang pulang duluan gitu ke rumah, mungkin aja kan, lagian aku kan gak bisa dihubungi karena Hpnya mati
“mbak… mbak….” cowok itu mengibaskan tangannya ke depan muka gue yang lagi bengong
“Eh iya mas…”
“mbak sudah coba hubungi belum orang yang mbak cari?” tanyanya lagi padaku
“mmmm…Hp saya mati jadi gak bisa hubungi dia”
Cowok itu membuka ranselnya, dan mengambil Hp miliknya dari tas dan menyodorkan Hpnya padaku “Nih mbak, saya pinjamkan Hp saya. Mbak hafal nomor Hp orang yang mbak cari gak?
Nomor HP…. Aha!!! Aku ingat nomor Hp akang, maklum karena kurang kerjaan kalau ngelamun, ya ngafalin nomor Hpnya
“Oh iya, saya hafal nomor Hpnya”
“berapa mbak nomor Hpnya biar saya ketikin”
Ya ampun nih cowok, mau ketikin segala dipikirnya gue kagak bisa apa ngetik sendiri
“0812xxxxxxxx”
Dia memberikan Hpnya padaku
“Nomor yang anda hubungi sedang sibuk” yaaaa sibuk… tambah lemes deh.
“Nih mas, terima kasih. Orangnya gak bisa saya hubungi”
Saat melihat Hp cowok ni gue jadi inget sesuatu….
“Oh iya, Hp mas setipe sama Hp saya deh. Mas bawa charngeran Hp gak?” Ngarep banget gue…
“Bawa mbak. Boleh, silahkan mbak pinjam.” Dia kembali mengambil barang dari ranselnya dan memberikan charngeran Hp
Tanpa pikir panjang langsung gue tengak-tengok kiri kanan mencari sumber listrik.
“Mas, saya pinjam bentar ya charngerannya. Mas masih lamakan disini?”
Cowok itu tersenyum dan mengacungkan jempolnya, tanda iya.

Gue langsung lari mencari sumber listrik di stasiun ini, daaaaaaan akhirnya gue dapet colokan sumber listrik disebuah warung Amerika penjual donat alias “Dunkin Donuts”.
Ckckck seumur hidup baru ke dunkin donuts Cuma buat nyarjer Hp. Tanpa pikir panjang gue langsung colokin tuh charngeran ke colokan, setelah satu menit gue hidupin Hp.
Waaaaaa…. banyak banget SMS yang membredel Hp gue dari dua nomor. Nomor my husband dan nomor operator yang mengabarkan bahwa gue barusan dihubungi oleh nomor akang. Huhuhu akang maafin istrimu yang dodol ini, pasti akang sekarang juga lagi bingung nyariin aku kan….
Segera gue telpon suami gue tercinta
“Tuuuuuuut…. Asalamualaikum” suara ngebass suami gue terdengar. Haduh gue makin merasa bersalah
“Walaikumsalam, akang……” gue gak bisa meneruskan kata-kata gue karena malu
“Halo… Ria sayang, kamu dimana dek?”
“akang aku…. aku…. akang dimana??? Maafin aku kang ….” nangis bombai gue karena merasa berdosa membuat suami gue menunggu
“Yang, kamu kenapa nangis? Akang masih di satsiun nih, nungguin adek”
Haaaah ….. OMG ternyata akang masih ada di stasiun. Gue langsung nyari sesosok cowok yang lagi nelpon diluar Dunkin Donuts… aduuuuuh terlalu banyak orang disini
“akaaaaang… akang maafin aku, akang dimana? Aku segera jemput akang nih”
“Tut tut tut tut” bunyi Hp dimatikan. Huaaaaaa jangan-jangan akang marah, jadi matiin Hpnya. Gue lemes tak berdaya, dan menutup wajah dengan tangan.

Tiba-tiba sebuah teh kotak disodorkan ke samping gue.
Gue kesel amat nih sama pelayan dunkin donuts, gak tahu apa orang lagi sedih.
“Maaf mbak saya gak pesen teh kotak” jawab gue ketus
Kok pelayannya diem. Gue menoleh kepada orang yang memberikan gue teh kotak, eh ternyata bukan pelayan tapi cowok yang gue pinjemin charngerannya. Mungkin dia mau ambil charngerannya kali ya
“Eh mas maaf, ini charngerannya mau diambil ya” gue langsung mencabut changeran dari colokan sumber listrik dan menggulungnya
“Akang ada didepan kamu sayang….”
Whaaaaaat !!!! ni orang berani banget…. eh tapi tunggu maksudnya apa, gue mengernyitkan dahi bingung dengan apa yang dikatakan cowok pemilik charngeran.
“Maksud lo?” dengan spontan gue nanya. Dia mengernyitkan dahinya
“Maria Ulfa, ini gue. Pria yang nikahin lo sembilan hari yang lalu” jawabannya mantap sambil tersenyum
Gue melongo dan salting, sumpah gue masih gak percaya, apa iya cowok depan gue akang. Parah bangeeeeeeeeeeet
“Hari ini aku masih maafin kamu karena kamu lupa wajah aku, tapi yang kamu harus inget sayang….. aku gak akan lupa sama wajah polos istriku tersayang hehehehe”
Air mata gue berderai tak tertahan… gue bener-bener malu, jadi selama beberapa menit yang lalu gue kelihatan banget begonya depan suami gue sendiri.
“Diminum Teh Kotaknya, waktu akang baca CV kamu, katanya minuman kesukaan kamu teh kotak kan?”
Huaaaaaaaaaa… tambah malu gue, dia bisa inget apa yang jadi kesukaan gue, sedangkan gue lupa sama wajah suami gue sendiri.
“Akang…. aku…” pipiku memerah seketika menahan malu.
“Sebelum pulang kita makan donat dulu ya disini” tangannya mencubit pipi merahku

Disadur dari kisah nyata
By: Herlin Herliansah (Menteri Ta’lim wa Tarbawi 2013)

Thursday, September 27, 2012

Pesbuk murid TK

Tadi pas di sekolah muridku bilang gini,"ibuu tau nggak nama pesbukku??"
"hmmmm..rizky ya??"agak kaget aku jawabnya

"Rizky siapa buuuu??"

"rizky siapa ya???"binggung aku, secara aku tidak tahu nama lengkap tuh anak

"Rizky pesbukk"jawabnya bangga..

"wahh..temennya sudah berapa"

"nggak tauuuu, tapi aku buat sendiri lho buu"

"oh yaa...pakai HP ya??"

"Bukann, pakai komputer..aku diajarin mamaku.."

#percakapan pagi dengan rizky,kakak TK A di Sekolah tempatku main tadi pagii..^-^
Penasaran ahhh..mau cariiii, ada nggak ya??qiqiqiq

Wednesday, June 23, 2010

2 kali di pertemukan dengan orang-orang hebat *menurutku *

Hemm, beberapa bulan terakhir ane punya sahabat baru
dari kalimantan ia di solo karena urusan therapi penyakit tulanngnya di R.S. Orthopedi
yah maklum disitu merupakan rumah sakit tulang rujukan nasional

Pertama ketemu muka, Subhanallah
mendengar kisahnya yang dari kecil menderita kelainan tulang
entah apa namanya, ane nggak githu jelas mendengar lafal nama penyakitnya
Ia nggak bisa berdiri tegak, kalau jalan kakinya bengkok kadang ia memakai alat bantu
berupa alat mirip sepatu dari beri plus tali2 yang ribet
tangannyapun ikut kaku-kaku..
Sulit nulis tentu,,ia pernah bercerita tentang berapa lama ia belajar ngetik
karena jari2nya kaku-kaku.
Ia sering di ejek temen, nggak pernah ikut pelajran olah raga dan sering jadi penjaga tas temen2 ajah. Tapi ia menolak sekolah si SLB.
karena menrut dia, ia bisa sekolah di sekolah formal
Dan kesalutanku adalah kemauan dia tuk bisa menjadi penulis
Terlontar perasaannnya ketika di Solo, "wah mbak disini banyak ya penulis-penulis,,nggak kayak dit4ku "
Kadang kala ia memitaku membelikannya majalah, buku-buku dsb
Terakhir kali dia minta ku membelikan "buku sakti menulis Fiksi"
dan ketika ku angsurkan buku itu"wah mbakk..buku ini lama banget ku nyarinya, dari usia k pakai seragam abu-abu "
Sayang ntar lagi dia balik, walau sebenrnya ia pengen di sini "ya kalau dirumah ku kayak terpenjara nggak ada kegiatan..kalau disini kan agak bebas"ceitanya
Yah,kalau dirumah seharian dirumah sendiri karena semua keluraga kerja
kalau disolo dia kost, banyak temen kost, kalau pagi therapi banyak ketemu temen senasib dan org2

Dan tadi pagi nngobrol dengan anak kampus yang tuna netra
Tadi sih niatnya ketemu temen se kamarnya, eh malah lihat temenku belajar nulis dengan huruf braille.akhirnya ngobrol deh sama ahlinya.
Dan ternyata ribet juga lho..rumus2nya..
dengar cerita sekolah dia juga. TK-SD di SLB pati
SMP di SLB surakarta, tapi SMA- kuliah di umum.
Perjuangan bagaiaman dia belajar..ulet deh
Kemaren ane lihat dia khusuk di perpust menulis-nulis bahas kuliah yang telah dia rekam
Iapun ber tutur tentang bagaimana kesulitan-kesulitan waktu belajar
apalgi kalau test...
Tapi lihat Qur'an beliau yang 1 Dus. Maklum ur'an braille tuh per Juz, 1 Juz dah selebar kertas polio githu.
HPnya juga keren, bisa ngomong sendiri lho....*ane jadi pengen tadi "
jadi kalau nrima sms, dia buka HPnya bisa bacain isinya, bisa perkata bisa per huruf..
Naksir deh sama Hp-nya..mana suara Hpnya lucu lho...

Ahhh..belajar dari keuleta,kesabaran mereka,,serasa diri belum apa-apa nieh
kadang krang bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah...
Ya RAbb...Alhamdulillah Engkau senanttiasa memberi tarbiyah melalui mereka...
yang kadang kita lihat seperti banyak keterbatasan, tapi sungguh sebenarnya dibalik keterbatasan mereka...banyak kelebihannya.. ^-^

Sunday, May 30, 2010

telpon TER............

dari sekian banyak kontak,tentu kita punya orang-orang terdekat dunk...
punya CP nya dunk,,baik YM,FB, MP, Muxlim nmr telpon dsb
nah ane juga punya, dan setelah diinget-inget pernah ditelpon kadang telpon2an
nah diantara yang pernah telpon,ditelpon or telpon2an,,nih isng buat kategori, telpon TER....


telpon terlama..ada dua akhwat nih...
yang satu akhwat jombang,kenal di MP..jadi akrab
kadang suka telpon2an..nah kita pernah telpon2an drai jam 10-2 malam..hehhe,tapi pakai jeda
ada lagi sama akhwat jakarta, biasanya kita terlpon2an jam2 10an malam keatas,pernah lama banget juga
dan terakhir kemaren itu jam 10an pagi sampai jam 1siang..bahas mcem..maklum dah lama kenal hampir 2tahuan..

nah kalau telpon termanis..tentu dengan yume akhwat samarinda
banyak hal sih, tapi ada beberapa yg teringat banget..pertama ia telpon pas dah sampai mekah pas pergi haji, sayang HP ane agak error, iapun sms temen ane akh cahyo, agar ksih tahu ane kalau ukh yume mau telpon, tapi sayang akh cahyo cm kirim via YM "ukh dpat salam dr yume "..githu ajah..tapi akhirnya sebelum ia balik ke samarinda ia telpon ane, bilang "dah anti dah ane doian disana ukh bersama temen-temen yang lain"

yang berikutnya telpon termanisnya adalah gara2 ane nggak bisa lihat anaknya lahir dismarinda, ane pengen banget denger suara anak yang sering ku sebut sebagia "mentari hatiku"..akhirnya beberpa waktu lalu dia telpn "assalamu'alaikum..."
ane jawab..dan terdengarlah sayup-sayup tangis sang anak yang berusia 1 bulan..
ia menyuruh anaknya nangis agar ane denger "ayo nangis..ayo nangis.."
"denger nggak tik??"..ane jawab dengan suara berat, bercampur tangis yg hampir meledak
terus akhirnya ia susui sang anak,,,dan dibalik telpon ane tergugu..menangis....


nah demikian sekelumit cerita siang ane,,,anda punya kisah yang mirip kah???

Friday, May 28, 2010

Bukan antipati tapi karena grogi dan takut khalwat

kemaren malem ane rada stress menghadapi printer yang ngambek, alhasil nyerah deh.
Segera ane raih HP dan SMS ummi angkat "assalamu'alaykum..mi, besok numpang ngeprint buleh nggak??" yah alternatif  terakhir, daripada dirental mahal.  
 
"oh buleh banget..ntar tak bilang abi.Biar laptopnya nggak dibawa kerja yang satu"
lega deh akhirnya.
Paginya ummi SMS kalau semua penghuni rumah nggak ada dan aku bisa ambil knici rumah ditetangga. segera deh, pas dah beres ane meluncur dari rumah menuju rumah ummi.
setelah mabil kunci, masuk rumah..naik tangga dan menuju ruang kerja. Yah udah kayak rumah sendiri,hehehe
 
Dan setibanya ummi dan para guru dan murid2 yang sekolah ditempat ummi (rumah ummi dijadikan sekolah, memanfaatkan garasi rumah ), kitapun bercerita, yah seru aja.secara dah agak jarang ane silaturahmi.
dan tiba-tiba ummi bercerita, "dek pas ane bilang anti mau kerumah untuk ngeprint. abi ngegodain lho "
"mksdnya??"tanyaku
"iya dek, lha pas ummi bilang "mas pokoknya ntar laptopnya ditinggal, terus kala dia datang mas hrs cepet pergi.."cerita ummi
"eh abi malah bilang gini "aku arep neng ngomah wae ahhhhh (aku akan dirumah aja ahhh)"lanjut ummi
"hah???"
"iya abi kan tahu, anti gilo (antipati,jijik=jawa )sama abi, jadi ia bilang githu.."
"yah ummi, bukan gilo..tapi kan grogi dan khalwat tuh kalau dirumah cuma berdua"jelasku
"iya..ngerti,,hehehhe"
 
yah setidaknya, selama ane tinggal hampir 6 bulan dengan keluarga ummi.ane hampir nggak pernah ngobrol sama abi. Bukan karena paling kita ketemu seminggu sekali, tapi memang abi jarang ngobrol kecuali sama ummi, dan ane juga rada sungkan.
bahkan pas bulan Ramadhan, kita jarang sahur bareng. Abi sahur dulu, baru ntar ummi manggil dari bawah (kebetulan kamar ane dulu dilantai atas, agak aman kl tinggal dengan keluarga org,hehehe) "dek sahur..ni abi dah selesai sahur."
ummi tahu betul karakter kita berdua.

adakala pas ummi nitip anak2 juga, iapun berpesan sama abi kalau pas ummi pergi duluan
"ntar mas cepet2 berangkat kerja ya, dah tahu dia sungkan sama mas..."
jiahhh, rasanya jadi ane kok kesannya menghindar banget sama abi..
habis gimana lagi..dulu sering kecolongan juga
ane lagi tiduran didepan tivi,eh tiba2 abi pulang dan alhasil ane blingsatan
untung ane pakai abju nutup aurat lengkap, cuma posisinya nggak asyik banget tiduran dilantai sama anak2..juga pernah pas lagi tiduran disofa ruang tamu, tp posisi kaki ttp dibawah, tiba2 nylonong aja tuh abi...
hehhe...wes intinya ane mah sungkan....
padhal sama ummi biasa ajah mah ane...

tapi abi mah sebenrnya orangnya cuek banget
nggak mikir neko-neko, dan suka nggak perhatian sama sekeliling
tapi ya gimana lagi, tetep nggak enaklah..
panjang critanya..jd mending sampai disini ajah deh ane crita...

*postingan disore hari, disela ngirim tugas...*

Sunday, May 23, 2010

Jangan memaksa untuk segera dinikahkan kl pengen lebih dr sekedar "ijab Qobul "

" fin..ibu mau ngomong nih..??ajah ibu fina ketika melihat anak gadis keduanya duduk di teras
"apa??"ia pun pergi melengos dan tak mengubris omongan ibunya
hati ibu fina seraya teriris melihat ekspresi anaknya itu. setelah hampir berminggu2 sang anak ngambek minta dinikahkan..dan tidak mau pulang dan betah-betah aja dikost, ibunya dah meminta ia pulang berkali-kali tapi ia tolak..ia marah sama kedua orang tua dan keluarganya.

 sang ibupun sudah berusaha mencari jalan keluar, ketika sang suami dah nyerah bingung nyari biaya walimahan anaknya kelak. karena iapun punya tanggungan hutang di bank, akhirnya sang ibu berkonsultasi dengan anak pertamanya.
setiap hari diatur strategi bagaimana agar dpat dana utk walimahan sang anak gadis yang minta segrea diwalimahkan.

akhirnya sang anak pertama harus berputar-putar nyari alternatif pinjaman. karena iapun nggak punya tabungan, ia baru saja kecelakaan yang udah mengras tabungannya. iapun belum punya kerja yang menjanjikan. Ia seorang mahasiswi diambang ancaman DO dan ahnya kerja sambilan yang nggak seberapa gajinya.
dalam benak sang kakak, pusing juga mikir sang adek, bener juga keingianannya untuk segera di nikahkan daripada terjebak zina..tapi keinginannya untuk walimahan yang tidak sekedar "ijab sayah " aja....berat..
kenapa ia tidak memandang kondisi ortunya...padahal dah mau dinasehati ortunya untuk sebentar bersabar, lagipula ia dah diberi kemudahan untuk tidak harus menunggu kakaknya..dan sang kakakpun harus rela, menolak lamaran seseorang hanya karena tidak mau menambah beban sang ortu atas rengekan sang adek yang nggak mau ditawar-tawar lagi

miris ane ketika membaca kisah ini...
kenapa masih ada anak yang begini...
haruskah sesuatu keingian yang baik harus melukai hati keluarga,ortu apalgi ibunya..
apakah ia tidak sadar bahwa kelak iapun akan merasakan jadi orang tua...
betapa berat tanggung jawab ortu..yakinilah tidak ortu yang tidak memikirkan anaknya..apalagi dalam melepas anak untuk kehidupannya kedepan pasti mereka akan pikir matang-matang buat anaknya....

jadi mikir buat tabungan walimahan..^_^

Tuesday, April 20, 2010

Kostum kartini salma....

Hari ini dijalan-jalan duh, anak-anak sekolah pada menor-menor dandannya
baik yang TK sampai SMA..pada kebaya-an plus banyak yang sanggulan

tak kalah disekolahnya Salma, kemaren gurunya menginstruksikan buat pakai eragam bebas yang menggambarakan cita-cita anak-nak ditanggal 21 April..tentu maksud gurunya, disuruh pakai kebaya bagi yang putri dan beskap bagi yang cowok,,or seragam apa kek
tapi Salma hari ini tetap pakai gaun hijau tua dengan jilbab hijau muda kesayangannya
sesampai disekolah, Salma bertanya sama bundanya " bunda..kenapa temen-temen hari ini pada pakai pakaian aneh ya??huuuhh jadi pada repot kan..tuh boncenganya.."
"hehe,,salma sholihah, mereka hari ini pakai pakaian adat jawa,,untung Salma nggak pakai ya, coba pakai kayak mereka, gimana bunda buncenginnya ya,,mana dek yumna juga ikut,,hehhe.."
"iyahh.."

sesampai di kelas, bu guru pada berkata " wah hari ini banyak kartini-kartini di sekolah kita ya..wah pada cantik-cantik dan cakep-cakep..hari kita memperingati hari kartini ya anak-anak, kita mengenang jasa-jasa perjuang wanita Indonesia, IBU KArtini..."
Anka-anak kelas 1 dikelas Salma pada senyum-senyum dipuji
"Ayo sekarang siapa yang mau maju kedepan bercerita tentang kostumnya hari ini??"
anak-anakpun bergantian maju, memang kelas Salma terkenal anak-anaknya pada pemberani dan mandiri.Ada yang cerita repot pakai kostumnya, ada yang tdi pagi sanggulnya nyangkut dan cerita paling banyak anak-anak pengen jdai ibu kartini makanya pakai kostum kek githu

pada saat giliran salma.Ibu gurunya bertanya" lho, kak Salma kenapa nggak pakai ekbaya sayang??
"hemm..karena kemaren kata bu guru disuruh pakai baju cita-cita di tanggal 21, makanya Salma pakai ini..Salma pengen jadi hafidzah yang sholihah, kata bunda kalau mau jadi hafidzah shlihah harus pakai baju yang menutup aurat. Lagi pula tadi kata bunda,,Salma itu Kartini-nya bunda lho..."jawab salma dah kayak anak gede ajah
"lagian nggak mau repot pakai baju ribet buu..kata bunda kartini itu tidak hanya bajunya, tapi otak dan hatinya..."gurunya dibuat bengong dengan jawaban Salma


Pulangnya bu guru merenung....dan tiba-tiba..."gubrakkzz"
eit...bu guru ambruk gara-gara kesrimpet jaritnya..habis biasanya pakai celana panjang,eh sekarang harus bak putri Solo yang jalannya kayak macan luwe (harimau laper )
duh malunya, mana masih ada beberapa wali murid yang masih disekolah jemput anaknya...

******

Sunday, April 11, 2010

Foto Jaman jahiliyah...

Beberapa waktu lalu ada adek tingkat yang nanya gini "teh manu nanya dunk,,gini aku kan mau melamar kerja teh di tempat ikhwah,karena aku belum lulu kan diminta pakai ijasah SMA. Nah masalhanya Ijasahku jaman SMA tuh belum pakai jilbab,,ginimana ya teh??misal ane ganti pakai foto yang berjilbab giman teh tapi kan stempelnya ketutup.."

akhirnya ane sarani beberap alternafit, dari me-scan ijasah dan diganti fotonya tpi tetep diusahakan ada stempel,,yah rekayasa yang cukup rumit,tapi ide ane yang rada masuk akal ya memfoto kopi ijasah ters ditempelin foto berjilbab ters dikopi,,jadi iajasah asli tidak rusak, dan kita bisa jelasi ke tempat kerja yang dituju tentang alasannya..mg aja diterima alasannya,,syukur-syukur nggak terlalu diteliti banget ijasahnya

Nah itulah susahnya kalau kita punya ijasah tapi foto masih jahiliyah
untungnya dulu pas SMA foto ane diijasah pakai jilbab, walau harus buat surat rekomenasi bermaterai 6ribu, tapi setidaknya aurat kita terlindungi dari tatapan dari yang melihat ijasah kita. Sebenarnya lucu juga kalau dulu alsan harsu pakai jilbab ada yang bilang "biar kelihatan telinganya,takutnya ada cacatnya...",,beuh apa hubungannya, dan ngaruhnya....huuffhhhh

nah,kalau keadian itu menimpa orang terdekat anda or anda sendiri gimana??
terus akhirnya ane mau tanya juga nih,,apa hukumnya majang foto TK yang nggak pakai jilbab??buleh nggak??pernah lihat soalnya....

sukron sebelumnya..................^__^

Thursday, December 10, 2009

sunyi yang mendamaikan


biarkan jejak ini tertinggal
dalam gelap dan kesendirian
mengarungi jalan terseok-seok diantara rintik rintik hujan

ku kini tak sendiri
masih ada sepi yang setia menemani
bergelut mencari siapa pemenang hakiki

tiba-tiba ku menjadi buta
dan berteriak benci keramaian
karena kini sunyi duniaku
sunyi damaiku
sunyi jiwaku

merongrong kemunafikan
siang yang bergulir meuju malam yang mendamaikan


fyuhhh..apalah arti sendiri, sunyi dan keramaian
yang beda hanya pada citra rasa kita mengenyam
dengan mulut atau batin yang melegakan

selamat jalan kawan..
enatah kau sunyi atau keramaian
yang jelas engkau harus tahu jalan pulang...


sedetik rasa melanda sukma



Sunday, December 6, 2009

Hujan yang serem kemaren sore

kemaren adalah hari yang melelahkan,,ada jadwal ke walimahan temen sekampus, nggak enak kalau kagak dateng,,pulang rehat bentar trs ngelesin ke solo..udah mau bolos eh ditelpon ma ibunya anak2..padahal masih ajah belu fit..

udah githu niat pergi ke toko kain nyariin bahan dan sesauatu buat kado temenku
pulangnya ditengah jalan ya Ampun hujan menguyur begitu derasssssssssssssss
ane nggak beran nekad, selain karena nggak mau tambah skit, ane cuma bawa jas hujan 1 padahal sama temen..

ya udah numpang berteduh diemperan rumah orang sama 2 org cewek..secara hujan ngeri banget..bahkan atap rumah disebelah yang terbuat dari seng terbang..temenku berkali2 bertasbih plus ngumandangi adzan..ane komat-kamit istighfar plus doa dlaam hati..
ada ibu didepan tokonya yang adzan kenceng banget sambil ngelihatin hujan..
ane makin ngeri lihat hujannya secara lansung,,mana petir menyambar-nyambar
ditambah lagi listrik padam..mungkin sengaja dipadami, karena angin kenceng banget
duh bayangin kiamat kayak apa ya??

udah agak reda, ane pulang,,hujan tinggal gerimis,,banyak pohon-pohon tumbang dijalan
malah ane sempet nabrak pohon pisang yang tumbang dijalan..ya karena nggak konsen plus nggak kelihatan helm basah kuyup..sampai depan rumah temen..adek2 dan tetangganya sibuk nguus pohon yang cabangh2nya pada patah2..
sampai rumah,,,mati lampu deh..
maghrib habis makan dalam kondisi gelap2an kumpul ma ummi dan adek dikamar ummi
habis cuma punya 1 lampu teplok,,hehehe

pas nyala ane pindah kekamar sendiri,,dan alhamdulillah ane nggak pkai lama tidurnya
kan pasalnya pas sakit kahir2 nieh ane harsu berjuang untuk tidur..melawan sesak didada,,ada hikmahnya juga kehujanan ya...
hehhee

Sunday, May 3, 2009

Ibroh dari seorang al akh

Umurnya masih muda, baru semester 4 sekarang ini. Mungkin tua setahun dari saya, namun ia sudah menikah dan memiliki seorang anak laki-laki, sedangkan anak yang kedua masih dalam kandungan istrinya.

Kali ini ia diberikan ujian oleh Allah. Anaknya lahir semasa usia kehamilan istrinya memasuki umur 7 bulan. Ketika masa imunisasi pertama, pihak Puskesmas di tempatnya salah memberikan obat, sehingga anaknya harus dirawat dirumah sakit dan sekarang ini, walau sudah dipulangkan ke rumah, namun harus tetap melakukan cek up. Menurut dokter ahli Gizi, ada gejala gizi buruk pada anaknya dan untuk penyembuhannya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ujian berat bagi seorang ayah muda yang masih kuliah.

Sebenarnya pertemuan dan perkenalan saya dengannya baru sekali ketika salah seorang saudaraku mengajak saya untuk bersama-sama menjenguk anaknya. Tak disangka, pertemuan itu menjadi tempat saling berbagi tentang banyak hal. Tentang dakwah kampus yang selama ini kurang saya ketahui (karena belum kuliah), tentang suka dukanya dalam dakwah, tentang pernikahannya dan banyak hal lainnya.

Yang menarik adalah tentang dia dan istrinya yang bercadar, dimana dulu dia dan istri sama-sama ngaji di Wahdah Islamiyah, namun setelah menikah dia sekarang aktif di PKS sementara istrinya ngaji di Salafy. Alhamdulillah, mereka tetap harmonis rumah tangganya, karena bisa saling memahami. "saya mengatakan kepada istrinya saya, dimana ada kebaikan maka silahkan ikuti kajiannya"

Tentang pernikahannya, dulu ia menikah selepas tamat SMU. Dia merupakan anak satu-satunya, maka dari itu orangtuanya ingin agar anaknya cepat menikah selagi mereka masih hidup. Dengan bekal ngaji selama di SMU, akhirnya ia menikah secara Syar'i melalui prantara Murobbi. "Hikmah yang tak disangka-sangka, hampir semua biaya pernikahan saya ditangani oleh Ustad saya dulu"

Berlanjut kepersoalan dakwah, kini ia aktif di KAMMI dan menjadi ketua di sebuah LDK kampus. Akhi yang satu ini selalu tegas dalam hal dakwah, dari ketegasan adanya hijab saat rapat, konsistensinya dalam kegiatan dakwah kampus serta kontrolnya terhadap para anggota LDK akan virus merah jambu antar sesama mereka. Karena ketegasannya tetap menjaga interaksi ikhwan dan akhwat, serta jalannya dakwah di kampus, ia pun selalu dipanggil "Abi" oleh saudara dan saudarinya. Ia dikenal banyak oleh semua kalangan baik dikampus maupun dilingkungannya karena dakwahnya yang santun. Ia menarik simpati orang-orang disekelilingnya, sehingga ketika ada masalah dengan mereka, maka larinya adalah bertanya kepadanya. Disinilah dia menjelaskan apa yang ia dapatkan selama ini, disitulah pulahlah ia menjelaskan yang mana sunnah serta yang mana bid'ah kepada saudara-saudaranya. "jika orang senang dan percaya dengan kita, maka ia akan meminta nasehat tidak kepada orang lain, tapi kepada kita. Tentunya kita menasehati dengan ilmu"

Ah, ternyata nasehat itu jangan terlalu banyak melarang, tapi banyak-banyaklah menganjurkan kebaikan. Seperti halnya membrantas Bid'ah, jangan terlalu banyak melarang "ini bid'ah dan itu bid'ah" tapi banyak-banyaklah menyebarkan sunnah. Bukankah sunnah hilang karena berkembangnya bid'ah, maka agar bid'ah segera hilang.....maka kita harus menyebarkan sunnah !

wallahu'alam......

Oh ya : mohon doanya untuk kesembuhan anak dari saudara kita ini...

jazakumullah khair.....

dikisahkan oleh Akh ahmad di http://islamunderattack.multiply.com/journal/item/43/Ibroh_dari_seorang_Akhi

Wednesday, April 29, 2009

Wahai Akhwat..hati-hati terhadap serigala-serigala didunia maya

Bismillahirohmanirrohim..

semoga tulisan ini tidak menimbulkan fitnah atau apapun yang negatif

deretan kalimat ini saya tulis atas nama cinta..kepada anda saudari seiman dimanapun berada..

akhir-akhir ini sering denger ummahat dan temen-temen crita,minta tolong bantu tentang beberapa proses ta'aruf..

ya, ada banyak pelajaran yang yang bisa saya sampaikan..

salah satunya adalah kehati-haian kita dalam menjalani proses didunia maya

jangan sampai terjebak oleh orang-orang yang bergaya "sok Ikhwan "

mungkin kejadian ini bisa diambil hikmahnya..

"alkisah,,ada seorang akhwat yang kenal seorang"ikhwan "didunia maya

dan akhirnya..ada rasa..dan sang ikhwan bermaksud melamarnya..

ia mengaku sebagai ikhwan medan yang sekrang tinggal di mekah/arab*agak lupa..

dan ketika itu..sang akhwat berupaya menjalurkan dan komunikasi ke Murobbinya

dan tahukah anda??sang ikhwan akhirnya menelpon sang murobbi akhwat..

tapi ada yang aneh..pertama sang ikhwan yang ngaku sedang tinggal di arab,,tapi kenapa nomor telponnya 0271 xxxxxxx (bukankah itu kode solo??)..ketika ditanya sang murobbi akhwat jawabnya telpon via internet..*ya elah..hayo para MR,jangan mudah tertipu..oeyyyy,

kecurigaan kedua adalah,,ia mengaku orang medan..tapi tanpa ia sadari ia pernah berbicara dengan bahasa jawa dengan logat yang nggak kaku???analisa ane kemaren adalah..ia  ngku sbgai orang medan..agar nggak dilacak sampai ke Medan..dan bisa jadi besok ia pengen memuluskan rencananya dengan hanya membawa wali ketika nikah..dengan alasan ortu dan kelurganya jauuuuhh..dan ketiga..ketika dikorek dengan berbagai pertanyaan tentang tadhim dan ketrabawian..ia nggak ngeh...

ohoyy..ada ketakutan dari kita,,jangan-jangan..ia ada maksud jahat..karena diawal aja dah banyak kebohongan,,takutnya bila bener-bener jadi nikah dan ia dibawa ke arab*rencana si "ikhwan"..takutnya kalau ia malah diperlakukan yang nggak-nggak,,,,,*banyak pikiran2 nih..

padahal sang akhwat dah terlanjur crita ke ortunya,,dan banyak orang yang udah tahu mengenai proses itu..

*satu pelajran lagi,hati-hati duhai ,akhwat,,jangan banyak crita,,tentng hal yang belum pasti..kalau besok ngggak jadi..gimana??tapi mungkin sudah ada cinta sebelumnya..aduh,,gimana nih..

crita kedua..

ada akhwat yang "akan ta'aruf"dengan ikhwan lwt dunia maya juga..

ia dah dapet biodata si ikhwan..tapi alhmdulillah si akhwat bilang ke MR-nya

dan sang MR pun baik,,ia menyelidiki sang ikhwan yang konon ngaku sebagai "ikhwan UI"

ohoooo..dan hasil investigasi konon nggak ada nama si ikhwan dalam deretan nama ikhwan UI

dan ketika ia menyebutkan alamat daerah cempaka putih..dan lagi-lagi nggak ada tuh nama disono..

dan alhmdulillah lagi,ketika si akhwat nekad melanjutkan jalur sendiri..si ikhwan kirim balasan

"afwan ukh, ane kira anti terlalu pendek buat ane,,,"

ya sebuah jawaban yang mengecewakan bagi sang akhwat..tapi melegakan bagi saya dan beberapa akhwat yang mendengarkan..karena ia selamat dari kaum"ikhwan"yang lebih layak jadi makanan piranha aja,,untuk kurangi populasinya didunia..

so..bagi akhwat-akhwat,,hati-hati

lebih teliti dan jangan lupa komuniksai ke murobbi dan jaga hati..

*udahan dulu....

Friday, April 24, 2009

Ada yang menggenapkan setengah dien.....

Start:     May 17, '09 07:00a
Location:     samarinda
hemm,,,
cihyuuuuu...
siap-siap..
siap-siap....
mikirin...itu lho...
hayo kawan2 bergerak..!!!

Maukah engkau jadi istri keduaku??

<"anti mau jadi isri keduaku?" tanya Syazni tegas dan yakin.  Tiba-tiba mata Fulanah merah, air mata mula bergelinang di kelopak bawah. "ana tak mengira antum dah beristri ! Antum jahat ! Teganya mempermainkan hati ane.. antum tahu seprti apa marahnya saya? Hah!" pekik Fulanah dengan suara tersekat-sekat.

Mata Syazni liar melihat kiri kanan, mungkin ada orang yang memandang perlakuan dia dan Fulanah. Bukan takut akan pandangan manusia, tetapi taku orang salah mengira dengan tingkah fulanah "Saya ingat kita lama berkawan, antum katanya masih bujang. Tapi rupa-rupanya… " Fulanah mula sebal

 "ana nggak bermaksud…"  "Sudah! Jangan bermulut manis lagi. Cukup!" potong Fulanah dengan kasar. "antum seperti orang alim saja, tapi sanggup menipu ane. Dan antum sanggup melamar saya menjadi isteri kedua antum , antum ingat saya ni siapa?" suara Fulanah semakin tinggi, setinggi egonya.  Syazni diam seribu bahasa. Dia sudah tahu `Fulanah' di sebalik Fulanah yang dia kenal selama ini. Fulanah bergegas dari situ sambil mengelap air mata dengan jilbab kuningnya.

Dalam hatinya, Syazni seolah-olah menghinanya apabila memintanya untuk bermadu. Syazni muram. Namun masih terselip kekecewaan di sudut hatinya. Kekasih hatinya belum bersedia rupa-rupanya."Ada hikmah," bisik hati kecil Syazni, sekecil pandangannya terhadap Fulanah.


Minggu-minggupun berlalu Program-program dakwah menyibukkan jadwal Syazni sebagai seorang muslim yang beramal dengan apa yang diyakininya. Duitnya banyak dihabiskan untuk memenuhi tuntutan dakwah yang seringkali memerlukan pengorbanan yang tidak berbelah bagi.

Namun, hatinya tegas dan yakin bahwa inilah jalannya. Jalan yang membawa dia menemui Tuhannya dengan hati yang tenang serta bahagia di hari kelak. Keyakinan serta keaktifan Syazni berdakwah sedikit sebanyak membuat kagum hati gadis-gadis dalam wajihahnya.

 Malah, Syazni dilihat sebagai calon suami yang bakal memandu keluarganya nanti ke arah memperjuangkan agama yang dianutinya sejak sekian lama.Sudah banyak muslimah yang menaruh hati padanya, Dan Fulanah terlebih dahulu dekat dan menaruh hati ke Syazni. Bagi Fulanah, Syazni seperti pelengkap kepada dirinya. Namun, hanya sehingga saat Syazni melamarnya menjadi isteri kedua. Syazni masih lagi aktif dalam dakwah meskipun hubungannya dengan Fulanah nampak seperti tiada jalan penyelesaian. Dia mau berbaik dengan Fulanah, namun sikap Fulanah yang keras dan kurang memahami arti dakwah menggagalkan usaha Syazni tersebut.


 Bagi Fulanah, Syazni tak ubah seperti lelaki lain. Gerak kerja dakwah Syazni berjalan seperti biasa.. Siangnya ke mondar-mandir memenuhi program serta amal jariah kepada masyarakat. Malamnya sibuk dengan syuro’ dengan sahabat-sahabat seangkatannya. Syazni semakin percaya jalan dakwahnya, sama sekali dia tidak akan berganjak dari jalan ini hatta datang ancaman sebesar gunung sekalipun. Dia terlalu matang, jauh sekali daripada pemikiran pendakwah lain yang semudanya. Namun, Allah s.w.t. Maha Mengetahui lagi Maha Pemurah.

Sekali lagi Dia menghantar seorang perempuan bagi menguji Syazni Suatu petang dalam suatu program dakwah di sebuah daurah, Syazni dikejutkan dengan ungkapan ikhlas dari sahabat lamanya, Nusaibah. Syazni sekali lagi gusar takut-takut Nusaibah tidak dapat menjadi sayap kiri perjuangannya selepas berumahtangga nanti.
 
isteri pertamanya sudah pasti membawa Syazni menemui Tuhannya, namun, Nusaibah yang kurang dikenalinya adakah sama seperti Fulanah atau tidak? Syazni ragu , tetapi tidak bermakna lamaran Nusaibah ditolak. Dia meminta sedikit masa untuk memikirkan keputusan tersebut. Setelah mencari tahu jalan pemikiran Nusaibah daripada beberapa sahabat terdekatnya, Syazni berjumpa dengan Nusaibah ditemani sahabat baiknya.

Dengan tegas dan yakin, sekali lagi Syazni bertanya tentang pertanyaan yang pernah ditanya kepada Fulanah.

"antimau jadi istri kedua saya ?" tanya Syazni mantap
"Mau ," jawab Nusaibah ringkas.
"ehmm,,benarkah?" tergagap Syazni menerima jawapan Nusaibah yang tenang dan yakin.
Nusaibah mengangguk kepalanya sedikit. Langsung tiada rasa takut ataupun kecewa apabila lamaran sebagai isteri kedua yang dilafazkan oleh Syazni.

   "Kenapa saya?" tanya Syazni ingin tahu."Saya ingin membantu gerak kerja dakwah antum ," jawab Nusaibah yakin tetapi sedikit malu."Baiklah," jawab Syazni tersenyum.
 Akhirnya, Syazni dikurniakan sayap kiri yang sangat membantu dalam gerak kerja dakwahnya selama ini. Setelah seminggu mendirikan rumahtangga bersama Nusaibah, Syazni terasa dakwahnya semakin laju. Jadwalnya teraturrapi, pakaiannya dijaga, makannya disedia. Malah, Nusaibah sangat membantu gerak kerja Syazni semampu mungkin. Setiap kali turun ke lapangan untuk berdakwah, Syazni membawa Nusaibah untuk membantu kerja dakwah seadanya. Kadang-kala letih menghinggapi Nusaibah. Suaminya terlalu kerap keluar berdakwah, seperti mesin yang tiada berhenti.

Namun, inilah yang dia yakini sebelum menikah dengan Syazni. Membantu suami melancarkan gerak kerja dakwah. Nusaibah juga berjaga-jaga takut dirinya pula yang menjadi ganjalan atau penghalang dakwah suaminya.
"Abang, saya bolehkah adek bertanya ?" sapa Nusaibah dalam boncengan motor sewaktu dalam perjalanan ke sebuah perjalanan menuju sebuah acara
"Ya sayang?" jawab Syazni  
"Abang tak pernah membawa adek ke istri tua abang," luah Nusaibah yang sangat ingin berjumpa dengan madunya.
 "Dah sampai sana nanti, kita akan jumpa," Syazni menoleh sedikit ke arah Nusaibah, sambil tersenyum. "benarkah? Dia datang ke acara itu juga," jawab Nusaibah riang.
Hatinya berdebar ingin berjumpa madunya yang banyak membantu Syazni dalam gerak kerja dakwah. Di sudut kecil Nusaibah, dia merendah diri kerana usahanya membantu dakwah suaminya hanya sedikit berbanding dengan isteri pertama Syazni yang banyak membantu selama ini.
Tidak heranlah Syazni aktif dalam dakwah sebelum ini.
 "Kita dah sampai," Syazni, sesampainya ditempat acara daurah sambil membawa tas Syazni berdiri, mengadap ke arah sebuah tempat di hadapan masjid, lalu menoleh ke arah Nusaibah yang berdiri di sebelah kiri sepeda motor.

"Itu isteri pertama abang," Syazni menuding jari ke arah tempat acara tersebut "Mana bang?" Nusaibah mengecilkan matanya, fokusnya mencari arah jari Syazni. "tidak kelihatan bang..," Nusaibah meninggikan sedikit hadapan kakinya. "Siapa nama isteri pertama abang?" Nusaibah sangat berdebar. Syazni tersenyum lebar, memandang Nusaibah penuh tenang. "PERJUANGAN, " jawab Syazni.

Tuesday, March 10, 2009

Ternyata kadang rencana nggak sesuai Harapan*kisah aja

kemaren sih sudah bikin ranangan jadwal aktivitas hari itu
pulang ngajar, ke toko buku ngambil majalah..habis itu ke kampus
ada yang minta tolong ngurus administrasi perpust dan daftar wisuda
sebenernya males sih berurusan dengan yang namanya administrasi kampus
selain belibet, juga nggak ada keramahan di raut wajah pegawai-pegawainya
Tapi berhubung mbak eny berharap banget ya udah ana usahain
habis ana nggak tega waktu ia SMS "pliss bunda..ni simbahku meninggal dunia
besok pemakamannya.."

ya udah deh ana usahain,,,ana janjian jam 9...
setelah nunggu didepan perpust hampir 1 jam, melawan hawa dingin
akhirnya ketemu mbak eny juga...saya nemanin ia bolak balik perpust-akademik
dah mirip setrikaan...^_^
ana cuma bisa bantu minjemin uang dulu utk bayar administrasi
setelah selesai, ana putusin utk ikut ta'ziyah kerumahnya
selesai pemakaman ana antari ia ke bank, ambil uang gaji katanya
sekalian mau ganti uangku...padahal dah ana bilang nyantai mbak...
habis itu ada urusan lagi. *****
pulang ke komisariat bentar,ngelesi sampai maghrib..
habis itu ngisi kajian di kost akhwat pulang sebelum isya'..mumpung blm jam 7
(jam malam kampus )

pulangnya....yeah kehabisan bensin...tadi sih lupa ngisi pas mau ngelesi,
habis buru-buru..lagipula kayaknya kaburasi motor kotor banget, sehingga motor jadi agak boros *nyambung nggak sih antara kaburasi dan bensin???
ya udah nuntun motor bentar nemu dah yang jual bensin,,,
rencana sampai rumah mau bikin laporan TK, mampir ke rental bentar ngeprint
tapi rupanya, dah capek..sampai rumah....
mampir ke meja makan, lapar sedari pagi belum makan..
nyomot bakso ikan sebiji..eh ummi bilang ntar mau dimasak dulu
karena capek ya udah ana rebahan dikamar..
sampai adek manggil, suruh makan sama ummi
hbis makan...nggak sanggup untuk bikin laporan
malah baca Novel pemberian bapak kemaren..bentar akhirnya ketiduran..
jam 3 bangun baca SMS dari adek tingkat yang ngingetin untuk ngisi kajian..rupanya
SMSnya baru nyampai, memang sedari siang HP ana matiin...

setelah ana pikir2 ternyata banyak rencana yang terbengkalai
bikin laporan, ngurus sesuatu ke kampus, ngelanjutin ngetik, cari referensi again
cari orang untuk ngelesin anak orang....dsb...
yah,,,udah githu baru nyesel deh..
tapi kan memang nggak disengaja...gimana lagi
yeah memang kita hanya bisa merencanakan dan ALLOH-lah yang menentukan
So..bikin planning again yang lebih mateng......
SPIRIT..!!!

Sunday, February 15, 2009

cerita tentang walimahan kemaren

hmm..bulan ini bulan walimahan temen-temen nih..
ada sekitar 4 undangan walimahan yang dah jejer nunggu kedatangan
kemaren pas tgl 15 ada 2 undangan dari temen sekelas waktu kuliah
ana dan beberapa temen datang yang deket dulu yang jauh, kapan-kapan aja,hehe

Critanya yang akan kami datangi adalah walimahan akhwat
ana rencana berangkat mampir tempat temenku si manda
coz ia nitip ibunya yang mau ikut datang juga..
manda berangkat pagi mau nunggu ijab qobulnya

ya udah ana berangkat sama ibunya manda
yang udah kayak ibu sendiri..
ana batalin bareng temen2 kelas..
tapi eittttt...sampai disana tamuanya banyak banget
ana dan ibu dpatet kursi didepan pintu pas
tinggal 2 kursi disitu, belakang kita pasukan adam semua
hghh..awal sih agak risih..tapi mau gimana lagi

sambil clingak-clinguk cari manda dan nunggu temen2 kampus
yah manda lebih parah, ia duduk ditengah dan campur aduk tuh tamunya
ana cukup bersyukur...
apalagi parahnya temen kita sebelah mandakan pakai cadar, jadi sulit pas mau makan
akhirnya ditengah acara mereka cabut pilih ganti tempat ke dalam rumah (kebetulan tempet resepsi di luar rumah, pas halaman dan jalan )

yang lebih parah adalah..da acara campur sarinya...
yah rasanya gerah-gerah gimana githu..
apalagi nengok mempelai yang makai make up
duh..kok jadi gini si ukh???

ternyata setelah diusut...
ni ulah keluarga besarnya...

padahal ana dari rumah dah bayangin
walimahan sederhana, make-up sederhana, tamu kondusif ternyata..gubrak..jauuuhhh

manda sampai rumah kelimpungan
"piye jeng...ntar ibuku psti nyuruh aku githu juga,,,ntar alasannya temenmu aja juga mau...kenpa kamu nggak..."ia nyesel ngajak ibunya

yah, niat awal ngenalin proses walimahan islami malah......

Wednesday, January 28, 2009

Di kamar Gelap....

Ruang itu masih gelap..tampak lampu yang tergantung cuma tinggal bergantung saja

tanpa mengeluarkan cahaya...

Ajeng masih terisak disampingku, sambil mengengam secarik kertas kusam..

aku segera maraihnya..ana buka kertas yang nampak hampir tak berbentuk setelah ia reas-remas tadi...kemudian aku dapati rangkaian kalimat yang membuatku miris..

" ummi...aku capek..aku bukan lah ummi yang setegar batu karang...yang siap mengadapi apapun sendirian..karena aku  hy sosok manusia biasa yang kadang lemah...Bapak..aku capek..dengan segala beban yang keu embankan kepadaku..menggantikan posisimu dikala engkau tak dirumah...bapak..aku hanya sosok ajeng...perempuan biasa yang masih tetep pengen jadi sosok perempuan...aku capek..aku capek..aku pengen jadi diri ajeng sendiri..

kenapa aku nggak boleh nangis??kenapa aku nggak boleh bilang nyerah..kenapa aku ngak boleh bilang capek..??aku bosan dengn skenario kalian..aku bosan....

****

Kembali kulipat kertas itu..kini aku tahu apa yang dialami oleh ajeng..

kondisi dimana iadituntut sebagai sosok manusia sempurna dirumahnya..

pyuh...beberapa kali ia harus lari ke kamar gelap ini, mencuri-curi kesempatan untuk menangis..untuk mengistirahatkan pikiran dsb..sesekali ia menarikku untuk bergabung dengannya..mendengarkan keluhannya..yah sama..di kamar gelap itu..

Tiba-tibatangis itu makin terdengar..dan ia mulai teriak " biar..biarkan aku menangis..biarkan aku tumapahin apa yang ada dihati..aku tersiksa..aku nggak mau hidup begini terus...."

ia semakin kencang menarikku..mendekapku,,makin lama makin erat..dan tiba-tiba ia memaksa diri untuk masuk dalam diriku...menyentuh jiwaku..

"jangan.." pekikku

"tidak mbak..aku nggak kuat,,dan aku yakin kamu kuat menggantikan aku memikul beban ini...ia masih berusaha masuk dalam diri..menerobos jasad..mencoba mencari jala keluar untuk bisa merasukiku..

akupun mencoba meronta...dengan sekuat tenaga..aku tampik tangannya danhempaskan tubuhnya...

setelah beberapa menit..akhirnya sosok ajeng itu terkulai..lemas..dan jiwanya melayang entah kemana??.....

aku kembai keluar dari kamar gelap itu..

dengan kondisi terengah-engah...

Ku dapati bapak dan ibu di ruang keluarga..tersenyum manis dan berkata

"ada apa cah ayu??ibu menhampiriku yang nampak pucat

"egh..egh..ajeng bu...ajeng.."jawabku terbata-bata

"ajeng sapa?" tanya ibu heran

"itu bu..ajeng mati.."jwabku sambil menunjuk kebelakang dengan posisi kepalaku nggak mau menenggok kebelakang..

"hush..kamu ngomong opo tho..?tanya bapak.."ajeng sopo?nggak ada sapa-sapa di sini..

cuma ada bapak, ibu dan kamu...

dan tiba-tiba semua gelap..aku pinsan...

Friday, January 23, 2009

wuih..nih anak kok dah bisa ngomong sedih dan bosen ya ( crtamurid TK )

Tadi pagi pas habis selesai klasikal iqro..anak-anak,bergegas persiapan sholat dhuha di musholla..
tapi heran,hari ini dikit banget yang dateng,,malahan murid pak maman cuma ada 3 kayaknya yang cowok..apa mungkin faktor cca akhir2 akhir ni..ana nggak tahu..

Setalha semua buat shof-shof
Tiba-tiba ana dpati si Bunga didepan barisan anak-anak perempuan.ia nampak terpengkur, duduk dideket dinding ..bersentuha dengan barisan drum yang ada didekat dinding..

Ana segera ahmapirin..dan menyapa "lho..mbak Bunga kok nggak sholat??"
"nggak.."jawabya sambil menggelengkan kepala..
"kenapa??"tanyaku lagi
ia cuma menngelengkan kepala..
"mbak bunga lagi sedih ya??"tanyaku
ia cuma menjawab dengan gelengan kepala..

pyuh...tahu apa nih anak tentang sedih??
pikirku pun menerka dan coba bertanya penyebabnya..
belum ada jawaban..sampai akhirnya ana harus pergi ninggalin ia,karena dah dipanggil temenku ke SAung ada kajian untuk ibu2 wali murid...

Sebelum kejadian tadi,ana sempaet tanya juga ke bunga..
kenapa ia pindah ke sekolah ini..ya setahu ana ia baru aja pindah..
dan apa jawabnya " Bosen"
what..Bosen???
yah kata beliau karena disana temennya dikit dan disini banyak..

Sepuelang dari sekolah ana berfikir..apa sih yang ada dalamgambran anak tersebt seusia anak TK tentang gambara Bosen dan sedih...
*belajar lagi......belajar lagi...
 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design