Friday, April 3, 2009

bunda itu ...di mana bu??

"bu..bunda dimana ya??"tiba-tiba si dila bertanya seperti itu pasca kita belajar tentang anggota keluarga
hmm...sayapun binggung harus menjawab apa..
"bunda..ada disuatu tempat..memang dila kangen ya??tanyaku
"hmmm...iyalah.."tampak raut kerinduan diwajahnya
..................................................
..................................................
itu adalah bait petanyaan 4 tahun lalu..
dan sekarang...
"bu..bunda itu sayang nggak sih sama dilla..??"tanyanya membangkitkan sebuah gemuruh didada...
"Robb...aku harus jawab apa??"batin ini mulai bberkecamuk...
"kenapa dilla bertanya seperti itu..pastilah bunda sayang sama dilla..."jawabku saat itu
"mana ada sih bunda yang nggak sayang sama dilla"akupun mulai mencoba memberikan sebuah harapan baru..
"tapi bu..dilla udah gede segini tapi bunda nggak pernah nemuin dilla.."aku paham akan protesnya..ia udah remaja,,udah kelas 8..
"kata ayah..bunda masih hidup..iya ada didekat dilla..tapi mana???dilla nggak pernah lihat wajahnya"
hmm...Robbi,,dengan bahasa apa akan ku ceritakan...
"suatu saat dilla akan tahu..sabar ya.."pintaku sambil mengelus rambutnya..
..............................................................
..............................................................
posisiku disini hanya sebagai guru les dilla..ia les dengaku selama 4 tahun..
dan selalu saja pertanyaan akan bundanya dilontarkan kepadaku..
aku ingat akan puisi yang ia tunjukkan padaku..

Bunda ingin kulikas wajahmu..
Tapi aku binggung pena ini nggak tahu ujung
ia berputar-putar mencari sebentuk wajah

bunda,,,aku ingin nyanyikan lagu kerinduan
akan kasih sayang bunda kepadaku
tapi..apakah bunda mendengar sennandungku??

bunda..ada berjuta-juta cinta untukmu..
apa bunda juga punya juga 1 cinta untukku??
ya..hanya 1 cinta saja..ku rasa itu cukup..
karena pada detik ini..1 itu tak kunjung ku temui..

bunda,,,
dilla sayang bunda

aku nggak tahu,,bagaimana akan ku critakan..
bahwa aku adalah....
sosok yang engkau cari nak..
selama ini bunda selalu disampingmu..

bunda..bunda...
huh,,rasanya...aku tak layak engkau sebut bunda..
rasanya..aku tak layak engkau sebut bu,,,
dan sejuta sebutan serupa,,,
bunda sayang dilla..
tapi apakah dilla sayang bunda??

bunda harus pergi nak
esok hari,,sebuah kepergian menantiku..
aku seorang ibu yang terbuang dari ayahmu
hanya karena sebuah ego..
ego kita berdua,,
dan ia hanya memberiku waktru 5 tahun untuk menikmati kebersamaan denganmu...

karena sebuah doktrin kematian menantiku
dan ketidak trimaan suamiku
yang telah membuangku...

Aku terkena AIDS

*teruntuk seorang anak yang merindu..

6 comments:

  1. heheh,,kesian baed..dikirain Mba..yang kena..:D

    ReplyDelete
  2. bukan kok..
    hmm..bukan ukh diyah juga..tp ibunya dilla..

    ReplyDelete
  3. wadew....kaget jadinya kirain mbaknya....semoga dilla akan paham nantinya...

    ReplyDelete
  4. iya bunda...kisah ini adalah bentk keprihatinan ane terhadap anak2 yg kehilangan sih sayng bunda..dan wujud kepedulianku terhadap jeritan bunda yg g bsa secara utuh mencurahkan ksih sayangnya..

    ReplyDelete

 

Catatan sejarah Jiwa Template by Ipietoon Cute Blog Design